Hingga 2019, ADB Beri Pinjaman 10 Miliar Dollar AS Ke Indonesia

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 21 Maret 2017 | 15:08 WIB
Hingga 2019, ADB Beri Pinjaman 10 Miliar Dollar AS Ke Indonesia
Acara Meeting Asia's Infrastructure Needs di Jakarta. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Asian Development Bank (ADB) telah berkomitmen memberikan pinjaman sejumlah 2 miliar dollar AS per tahun kepada Indonesia dalam jangka waktu lima tahun.

Anggaran ini dikucurkan sejak tahun 2015 lalu dan akan berlanjut hingga 2019 mendatang atau setara 10 miliar dollar AS atau sekitar Rp 133 triliun (kurs Rp 13.300/Dollar AS dari 2014-2019.

Deputy Country Director ADB Sona Shrestha menjelaskan, pinjaman yang diberikan ADB kepada Indonesia itu dengan tujuan membantu Indonesia untuk membangun infrastruktur di Indonesia.

"Meliputi sektor energi, pengembangan kawasan, proyek irigasi, dan waduk," kata Sona dalam acara Meeting Asia's Infrastructure Needs di Ballroom Grand Hyatt Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (21/3/2017).

Ditempat yang sama, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Wismana Adi Suryabrata menjelaskan, pinjaman yang diberikan ADB ini bisa berupa hibah, loan, atau direct lending (pinjaman langsung).

"Misalnya, PLN langsung pinjam, bentuknya macam-macam," katanya.

Ia mengatakan, pinjaman ADB ini sangat membantu pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. Pasalnya, Indonesia membutuhkan dana yang begitu besar dalam membangun proyek infrastruktur di berbagai daerah.

"Perlu sekitar 73 miliar dollar AS per tahun. Nah yang bisa disediakan pemerintah tidak semuanya, sisanya dari mana? BUMN. Misalnya PMN, capital expenditure kan bisa hasilkan pinjaman 30 persen PMN dan 70 persen pinjaman, 41 persen pemerintah 22 persen BUMN dan sisanya dari swasta," ungkapnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah: Bank Infrastruktur Bukan Opsi Utama

Pemerintah: Bank Infrastruktur Bukan Opsi Utama

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 14:16 WIB

BCA Bergabung di Proyek Kredit Sindikasi PLN Rp12 Triliun

BCA Bergabung di Proyek Kredit Sindikasi PLN Rp12 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 12:49 WIB

Ini Produk yang Disiapkan OJK untuk Pembiayaan Pembangunan

Ini Produk yang Disiapkan OJK untuk Pembiayaan Pembangunan

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 13:05 WIB

OJK Perkuat Pasar Modal Sebagai Sumber Pembiayaan Pembangunan

OJK Perkuat Pasar Modal Sebagai Sumber Pembiayaan Pembangunan

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 12:58 WIB

HIPMI: Timur Tengah Potensial untuk Pendanaan Infrastruktur

HIPMI: Timur Tengah Potensial untuk Pendanaan Infrastruktur

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 13:36 WIB

Pendanaan Infrastruktur Dalam 5 Tahun Butuh Rp800 Triliun

Pendanaan Infrastruktur Dalam 5 Tahun Butuh Rp800 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2017 | 17:00 WIB

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi 317 Miliar Dolar AS

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi 317 Miliar Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 18 Februari 2017 | 06:39 WIB

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tahun Lalu Rp57,3 Triliun

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tahun Lalu Rp57,3 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 15:24 WIB

Bank Mandiri Kucurkan Rp25,5 Triliun untuk Infrastruktur Listrik

Bank Mandiri Kucurkan Rp25,5 Triliun untuk Infrastruktur Listrik

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 14:43 WIB

Tingkatkan Konektivitas, Kemenhub Gandeng Bank Mandiri

Tingkatkan Konektivitas, Kemenhub Gandeng Bank Mandiri

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 08:56 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×