Kesalahan yang Sering Dilakukan Investor Pemula

Angelina Donna

Jum'at, 31 Maret 2017 | 19:41 WIB
Kesalahan yang Sering Dilakukan Investor Pemula

Suara.com - “Manfaatkanlah waktu mudamu untuk terus belajar”, kita sering sekali mendengar kalimat itu. ya, memang benar, waktu muda harus digunakan untuk mempelajari hal-hal baru yang belum pernah dipelajari sebelumnya. Kalau mengalami kegagalan saat belajar, itu wajar saja. Namanya juga masih “tahap belajar”.

Bagaimana jika kali ini kesalahan yang dilakukan berhubungan dengan investasi? Tentu saja Anda langsung mengerutkan dahi. Pastinya tidak mau ya kalau sampai salah dengan apapun itu yang berhubungan dengan uang. Risikonya besar, bisa berdampak pada kehidupan di masa yang akan datang.

Namun nyatanya saat masuk di dunia investasi, pasti ada saja kesalahan yang dilakukan. Semua investor mengalami hal yang sama saat masih menjadi investor pemula. Anda kenal Warren Buffet, orang terkaya di dunia?  Warren Buffet juga pernah melakukan kesalahan saat pertama kali terjun di dunia investasi.

Nah kali ini akan dibahas tentang kesalahan umum yang sering dilakukan investor pemula, diantaranya:

Terlalu Memikirkan Untung
Memang benar jika tujuan awal Anda dalam berinvestasi adalah untuk mendapatkan keuntungan. Namun tahukah Anda, pikiran seperti inilah yang terkadang malah membuat kita terlalu cepat mengambil keputusan. Karena terlalu bersemangat untuk mencari untung, Anda jadi sering melakukan transaksi walaupun imbal hasil yang didapatkan dari hasil menjual saham itu kecil. Padahal jika mengesampingkan pikiran ini dan menunggu beberapa hari, beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan ke depan, harga saham Anda saat ini bisa saja naik hingga berkali-kali lipat.

Tidak Banyak Bertanya
Investor saham pemula biasanya terlalu semangat hingga tidak mau bertanya. Coba bayangkan dan resapi, Anda masih pemula.

Tentu saja masih membutuhkan bantuan, saran atau masukan dari orang yang sudah berpengalaman di bidang investasi. Orang yang berpengalaman tentu sudah lebih tahu daripada Anda tentang jenis saham mana yang lebih baik dibeli dan sering mengalami kenaikan harga. Selain mendapatkan ilmu, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar jika mau bertanya.

Terlalu Tertarik dengan Saham Gorengan
Anda yang sudah berpengalaman di dunia investasi pasti sudah akrab dengan saham gorengan. Kok bisa namanya saham gorengan? Ini contohnya, investor A yang punya banyak uang membeli beratus lot saham pada perusahaan tertentu. Dengan melakukan hal ini, otomatis saham tersebut harganya menjadi naik, naik, dan semakin naik karena didalamnya terus terjadi transaksi. Kalau sudah begini pasti Anda tergiur kan? Padahal sebenarnya Anda terkena jebakan.

Setelah Anda dan investor lainnya membeli saham tersebut, lantas si investor A menjual semua aset yang dimilikinya pada waktu yang sama. Hal ini menyebabkan saham tersebut menjadi turun drastis. Sehingga Anda dan investor lainnya mengalami kerugian yang sangat besar. Sedangkan investor A mendapatkan keuntungan yang sangat sangat besar.

Bukan hanya investor pemula saja yang sering terkena jebakan ini. Investor senior juga mengalami hal yang sama karena terlalu cepat tergiur karena grafik saham yang terus menerus mengalami kenaikan.

Mengikuti Rekomendasi Orang
Dalam hidup, Anda memang selalu meminta rekomendasi dari orang-orang terdekat. Meminta rekomendasi memang baik, tapi tidak dalam semua bidang. Apalagi investasi. Jika meminta rekomendasi dari investor profesional tidak apa-apa, namun jika hanya mendengar dan meminta saran dari investor yang notabenenya “investor pemula” ya sama saja. Jika sudah terjun dalam dunia investasi, ada baiknya untuk melakukan analisa sendiri.

Toh kalau terjadi kerugian, Anda tidak akan menyesal karena Anda yang mengabil keputusan. Bayangkan jika Anda mendengar kata orang dan Anda mengalami kerugian, pasti Anda akan merasa menyesal setengah mati. Jadi intinya percaya diri dan dengarkan kata hati nurani.

Kurang Memperhatikan Risiko
Ya namanya investor pemula, pasti belum tahu banyak dalam dunia investasi. Saat muncul keinginan untuk berinvestasi, kaum muda sering kurang memperhatikan risiko apa yang nantinya akan muncul. Hal inilah yang nantinya akan membuat Anda rugi. Sebaiknya sebelum merugi dan menghamburkan uang, perbanyak belajar dan jangan sesekali berspekulasi.

Nah, itulah beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh para investor pemula. Jika Anda tidak mengingat kesalahan yang sudah pernah dilakukan maka kesalahan tersebut akan terus berlanjut tanpa henti.

Baca artikel Cermati lainnya:

Apakah Dana Pensiun Perusahaan Menguntungkan? Cari Tahu di Sini

Antisipasi Buruknya Pelayanan BPJS dengan Langkah Berikut

Tips Aman untuk Kredit Kamera DSLR

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

10 Cara Usaha Grosir Baju Cepat Laris

10 Cara Usaha Grosir Baju Cepat Laris

Bisnis | Jum'at, 31 Maret 2017 | 17:34 WIB

Ini 4 Tanda Teman yang Gemar Berutang

Ini 4 Tanda Teman yang Gemar Berutang

Lifestyle | Senin, 27 Maret 2017 | 19:32 WIB

Intip Keuntungan Menjual Rumah Mewah

Intip Keuntungan Menjual Rumah Mewah

Bisnis | Jum'at, 24 Maret 2017 | 19:54 WIB

Ini 4 Cara Hemat Bos Facebook ini Perlu Anda Tiru

Ini 4 Cara Hemat Bos Facebook ini Perlu Anda Tiru

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 19:40 WIB

Lakukan Cara Ini Sebelum "Unpaid Leave"

Lakukan Cara Ini Sebelum "Unpaid Leave"

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 19:50 WIB

Tips Memulai Bisnis Hidroponik

Tips Memulai Bisnis Hidroponik

Bisnis | Senin, 20 Maret 2017 | 19:38 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×