Indonesia dan Cina akan Bekerjasama Bangun 4 Waduk

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 06 April 2017 | 19:43 WIB
Indonesia dan Cina akan Bekerjasama Bangun 4 Waduk
Menteri Basuki Hadimuljono menerima kunjungan Menteri Sumber Daya Air (SDA) China Chen Lei di Jakarta, Kamis (6/4/2017). [Dok Kementerian PUPR]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima kunjungan Menteri Sumber Daya Air (SDA) Cina Chen Lei didampingi Duta Besar China untuk Indonesia Xie Feng beserta rombongan di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (6/4/2017). Kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan, dimana pada akhir bulan lalu Menteri Basuki melakukan kunjungan kerja ke China untuk membahas isu pembangunan bidang sumber daya air.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir, Sekretaris Jenderal PUPR Anita Firmanti, Direktur Jenderal SDA Imam Santoso, Kepala Badan Litbang Danis H Sumadilaga, Staf Khusus Menteri PUPR Bidang SDA Firdaus Ali, dan seluruh pejabat tinggi pratama di lingkungan Ditjen SDA.

Menteri Basuki menjelaskan kunjungan Menteri SDA Cina adalah kunjungan persahabatan antar-menteri untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan China serta bertukar ilmu mengenai pembangunan dan pengalaman dalam pengelolaan sumber daya air.

“Pengelolaan SDA di China hampir sama dengan Indonesia, namun mereka sudah memiliki tujuh pengelolaan seperti Perum Jasa Tirta (PJT) di sini, kita baru dua yakni PJT 1 Brantas dan PJT 2 Jatiluhur,” kata Basuki.

Pada pertemuan tersebut dibahas kebijakan pengelolaan dan perbaikan SDA, manajemen integrasi SDA, konservasi dan perlindungan air, perubahan iklim dan juga pembangunan waduk.

Dalam pertemuan, Menteri Basuki menawarkan kerjasama pembangunan empat waduk senilai Rp 4,5 triliun yang juga memiliki potensi pembangkit listrik cukup besar. Keempat bendungan tersebut yaitu, Waduk Pelosika di Sulawesi Tenggara, Waduk Rokan Kiri (Lompatan Harimau) di Riau, Waduk Jenelata di Sulawesi Selatan, dan Waduk Riam Kiwa di Kalimantan Selatan.

Waduk Pelosika ditargetkan akan menyediakan air untuk mengairi daerah irigasi mencapai 16.358 hektare serta menyediakan air baku hingga 0,2 m3 per detik. Waduk di Sulawesi Tenggara tersebut juga memiliki potensi pembangkit tenaga listrik mencapai 21 megawatt (MW).

Sedangkan Waduk Rokan Kiri atau biasa disebut Waduk Lompatan Harimau akan bermanfaat untuk mengaliri daerah irigasi seluas 4.000 hektar, menjadi sumber air baku, pengendali banjir dan pembangkit listrik dengan kapasitas mencapai 74,40 MW.

baca juga

Kemudian Waduk Jenelata di Sulawesi Selatan memiliki daya tampung mencapai 223 juta m3 dan bisa menjadi sumber pembangkit listrik untuk daerah Gowa dan Kota Makassar. Selain itu, diharapkan bisa menjadi air irigasi untuk mengaliri sawah seluas 24.400 hektar dan mereduksi banjir di kawasan Gowa.

Waduk Riam Kiwa dengan daya tampung 127 juta m3 diharapkan bisa mengairi jaringan irigasi baru hingga 5000 hektar lahan, air baku mencapai 0,1 m3/detik, dan juga menjadi pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas 2,7 MW.

Sementara itu, Menteri Chen Lei mengatakan saat ini hubungan Indonesia dan Cina berjalan dengan sangat baik dan akan mempertimbangkan dengan serius terkait penawaran kerjasama tersebut. "Proyek ini sangat baik dan berkontribusi besar dalam pengelolaan air di Indonesia, tentu kami akan mempertimbangkan hal ini dengan serius," kata Chen Lei.

Sementara itu Direktur Jenderal Sumber Daya Air Imam Santoso mengatakan empat waduk ini dipilih untuk diajukan untuk mendapatkan pendanaan dari China dikarenakan memiliki kapasitas pembangkit listrik yang cukup besar. "Mereka menginginkan partisipasi pembangunan waduk di luar Jawa dengan kapasitas tinggi dan multiguna. Selain itu, mereka ingin mempelajari geologi dan pengetahuan lain di luar Jawa," kata Imam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penanganan Lumpur Sidoarjo Tetap Jadi Prioritas Kementerian PUPR

Penanganan Lumpur Sidoarjo Tetap Jadi Prioritas Kementerian PUPR

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 19:38 WIB

4 Menteri Sepakat Mempercepat Pembangunan Infrastruktur

4 Menteri Sepakat Mempercepat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 19:05 WIB

Jalan Tol Medan-Binjai Ditargetkan Beroperasi Saat Lebaran 2017

Jalan Tol Medan-Binjai Ditargetkan Beroperasi Saat Lebaran 2017

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 18:50 WIB

Menteri PUPR Groundbreaking Peremajaan Rusun Sukaramai Medan

Menteri PUPR Groundbreaking Peremajaan Rusun Sukaramai Medan

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 18:09 WIB

Pertemuan Awal Komite Tapera Bahas Pembentukan BP Tapera

Pertemuan Awal Komite Tapera Bahas Pembentukan BP Tapera

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 18:01 WIB

Usai Teken Kontrak, Pembangunan KA Cepat Jakarta-Bandung Dikebut

Usai Teken Kontrak, Pembangunan KA Cepat Jakarta-Bandung Dikebut

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:50 WIB

Kementerian PUPR Bangun 62 Tower Rusun Ponpes Tahun 2015-2017

Kementerian PUPR Bangun 62 Tower Rusun Ponpes Tahun 2015-2017

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:43 WIB

Pemerintah Targetkan Bangun 1000 Kilometer Jalan Tol di 2015-2019

Pemerintah Targetkan Bangun 1000 Kilometer Jalan Tol di 2015-2019

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:39 WIB

Ini Rincian Program Keterpaduan Infrastruktur Indonesia Timur

Ini Rincian Program Keterpaduan Infrastruktur Indonesia Timur

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:30 WIB

Kementerian PUPR Rencanakan Keterpaduan Infrastruktur 2018

Kementerian PUPR Rencanakan Keterpaduan Infrastruktur 2018

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:24 WIB

Terkini

Cuaca Panas Terik? Ini 5 Mist Spray Aloe Vera untuk Menyegarkan Kulit Wajah

Cuaca Panas Terik? Ini 5 Mist Spray Aloe Vera untuk Menyegarkan Kulit Wajah

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 19:00 WIB

Ini Dia Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Hibah Italia untuk TNI AL

Ini Dia Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Hibah Italia untuk TNI AL

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 18:58 WIB

Dari Romcom hingga Aksi, 5 Drama Korea 2026 Ini Wajib Masuk Watchlist

Dari Romcom hingga Aksi, 5 Drama Korea 2026 Ini Wajib Masuk Watchlist

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 18:50 WIB

Militer AS Akui Miliki Senjata di Luar Angkasa, Apa Respon China?

Militer AS Akui Miliki Senjata di Luar Angkasa, Apa Respon China?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 18:48 WIB

Detik-Detik Crane Proyek Tol Surabaya-Gempol Terguling, Tiang Listrik Ikut Ambruk

Detik-Detik Crane Proyek Tol Surabaya-Gempol Terguling, Tiang Listrik Ikut Ambruk

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 18:44 WIB

3 Keunggulan Air Purifier Terbaik Daikin untuk Wujudkan Hunian Sehat

3 Keunggulan Air Purifier Terbaik Daikin untuk Wujudkan Hunian Sehat

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 18:36 WIB

Genjot Penjualan, Emiten MARK Bidik Pasar Internasional

Genjot Penjualan, Emiten MARK Bidik Pasar Internasional

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:33 WIB

Hyundai Stargazer Cartenz Punya Fitur 'Anti Pegal' Hadapi Macet hingga Tanjakan, Cocok Buat Keluarga

Hyundai Stargazer Cartenz Punya Fitur 'Anti Pegal' Hadapi Macet hingga Tanjakan, Cocok Buat Keluarga

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 18:31 WIB

Warga Cilincing Minta Kompensasi Jangka Panjang Imbas Debu Proyek KCN

Warga Cilincing Minta Kompensasi Jangka Panjang Imbas Debu Proyek KCN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

NASA Pensiunkan Laptop ThinkPad Setelah 33 Tahun di ISS, Apa Penggantinya?

NASA Pensiunkan Laptop ThinkPad Setelah 33 Tahun di ISS, Apa Penggantinya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

×