Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Pemerintah Targetkan Bangun 1000 Kilometer Jalan Tol di 2015-2019

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 04 April 2017 | 20:39 WIB
Pemerintah Targetkan Bangun 1000 Kilometer Jalan Tol di 2015-2019
Pendanaan pengadaan tanah jalan tol dilakukan melalui BLU LMAN. [Dok Kementerian PUPR]

Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas Pemerintah saat ini, tidak hanya untuk meningkatkan daya saing nasional dan pertumbuhan ekonomi, namun juga untuk mendorong pemerataan pembangunan. Dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah dan menurunkan biaya logistik, Pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 Km jalan tol pada 2015-2019 baik dibangun dengan dana APBN maupun skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Untuk meningkatkan akselerasi pembangunan jalan tol, Pemerintah meluncurkan Skema Pendanaan Pengadaan Tanah untuk Proyek Strategis Nasional yang ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Badan Layanan Umum Lembaga Manajemen Aset Negara (BLU LMAN), Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR dan 23 Perusahaan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Ardan Adiperdana di Jakarta, Selasa (4/4/2017).

“Keberadaan LMAN merupakan terobosan yang meningkatkan kepastian dalam pengadaan tanah, sehingga pembangunan jalan tol bisa berlangsung lebih cepat dan tidak membebani alokasi belanja Kementerian PUPR. Dengan demikian, anggaran yang ada, bisa dialokasikan untuk meningkatkan konektivitas seperti pembangunan jalan di kawasan pinggiran," jelas Menteri Basuki.

Dalam sambutannya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa kebutuhan pengadaan tanah tidak bisa diikat hanya dalam satu tahun anggaran. Belanja untuk mengadakan tanah adalah merupakan salah satu belanja modal yang sifatnya belanja investasi sehingga Pemerintah melakukan keputusan untuk mengalokasikan sebagian dari anggaran infrastruktur terutama untuk pengadaan tanah dalam apa yang disebut pendanaan below the line.

"_Below the line_ artinya adalah belanja investasi yang merupakan suatu bentuk penanaman modal seperti penanaman modal kepada BUMN. Sedangkan BLU LMAN, tujuannya adalah untuk membeli lahan dalam rangka untuk pembangunan infrastruktur," jelasnya. LMAN memiliki peran dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pembangunan infrastruktur terutama dalam hal pengadaan tanah.

Sementara itu Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan sesuai visi dari Pemerintah untuk mewujudkan Nawacita, penyediaan infrastruktur merupakan sasaran prioritas dari Pemerintah. Dalam RPJMN 2015 – 2019 bahwa pemerintah menargetkan penurunan biaya logistik dari 23,5 persen menjadi 19 persen.

Pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Presiden No. 102 Tahun 2016 tentang Pendanaan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum dalam Rangka Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Peraturan Menteri Keuangan No. 21/PMK. 06/2017 tentang Tata Cara Pendanaan Pengadaan Tanah Bagi Proyek Strategis Nasional dan Pengelolaan Aset Hasil Pengadaan Tanah Oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (BLU LMAN).

“Peraturan tersebut menjadi landasan hukum dalam pendanaan pengadaan tanah proyek strategis nasional dan prioritas oleh BLU LMAN,” kata Menko Perekonomian.

Kepala BPJT Kementerian PUPR Herry TZ mengatakan skema dana talangan yang menggunakan dana BUJT terlebih dahulu dan kemudian dibayarkan oleh BLU LMAN telah bisa mengatasi permasalahan pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol saat ini.

baca juga

“Kenaikan harga tanah signifikan, sehingga bilamana kita menunda pengadaan tanah, harganya akan semakin tinggi. Dahulu pembangunan Tol Trans Jawa berkisar Rp 20 miliar per kilometer, tetapi hari ini nilainya sudah mendekati Rp 40 miliar per kilometer,” katanya

Dalam APBN-P 2016, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 16 triliun untuk pengadaan tanah bagi Proyek Strategis Nasional melalui BLU LMAN. Sementara itu tahun 2017, Pemerintah telah mengalokasikan sebesar Rp 20 triliun untuk BLU LMAN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Rincian Program Keterpaduan Infrastruktur Indonesia Timur

Ini Rincian Program Keterpaduan Infrastruktur Indonesia Timur

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:30 WIB

Kementerian PUPR Rencanakan Keterpaduan Infrastruktur 2018

Kementerian PUPR Rencanakan Keterpaduan Infrastruktur 2018

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:24 WIB

Kementerian PUPR Gelar Bedah Buku Karya Najwa Shihab

Kementerian PUPR Gelar Bedah Buku Karya Najwa Shihab

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:18 WIB

Kementerian PUPR Luncurkan Akun Media Sosial Dan PUPR TV

Kementerian PUPR Luncurkan Akun Media Sosial Dan PUPR TV

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:11 WIB

KCIC dan HSRCC Resmi Garap Bersama KA Cepat Jakarta-Bandung

KCIC dan HSRCC Resmi Garap Bersama KA Cepat Jakarta-Bandung

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 19:17 WIB

Pembangunan Sambungan Listrik Bandara Kertajati Dimulai

Pembangunan Sambungan Listrik Bandara Kertajati Dimulai

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 21:02 WIB

Konservasi Pantai di Bali Tahap II Akan Dimulai Pada 2019

Konservasi Pantai di Bali Tahap II Akan Dimulai Pada 2019

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 17:55 WIB

Kementerian PUPR akan Rekategorisasi MBR Rumah Subsidi

Kementerian PUPR akan Rekategorisasi MBR Rumah Subsidi

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 17:48 WIB

Jembatan Cinta di Bali  Sudah  Berfungsi  Kembali

Jembatan Cinta di Bali Sudah Berfungsi Kembali

News | Senin, 03 April 2017 | 10:07 WIB

Menteri Basuki Ajak REI Tingkatkan Porsi Perumahan Untuk MBR

Menteri Basuki Ajak REI Tingkatkan Porsi Perumahan Untuk MBR

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 20:59 WIB

Terkini

DPR Tegaskan Tak Ada PHK PPPK dan Pemotongan Gaji ASN Meski Daerah Alami Krisis Anggaran

DPR Tegaskan Tak Ada PHK PPPK dan Pemotongan Gaji ASN Meski Daerah Alami Krisis Anggaran

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:54 WIB

Buntut Viral Video Viola Putri, DPR Cium Dugaan Sindikat di Kasus Curanmor Bekasi

Buntut Viral Video Viola Putri, DPR Cium Dugaan Sindikat di Kasus Curanmor Bekasi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:52 WIB

Staf KPK Dicecar Penyidik soal Mekanisme Pemerasan Terkait Perkara Bupati Pemalang

Staf KPK Dicecar Penyidik soal Mekanisme Pemerasan Terkait Perkara Bupati Pemalang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:49 WIB

Media Singapura soal Pagar Tinggi di Mal Jakarta: Khawatir Ada Demo Besar-besaran Agustus Ini

Media Singapura soal Pagar Tinggi di Mal Jakarta: Khawatir Ada Demo Besar-besaran Agustus Ini

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:47 WIB

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bakal Ajukan Praperadilan Terhadap Kejagung dan Polri

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bakal Ajukan Praperadilan Terhadap Kejagung dan Polri

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:47 WIB

Memprihatinkan! Hampir Semua Pesantren di Indonesia Belum Penuhi Standar Air Minum dan Sanitasi

Memprihatinkan! Hampir Semua Pesantren di Indonesia Belum Penuhi Standar Air Minum dan Sanitasi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Perbanyak Gerai AZKO, ACES Raup Cuan Rp390,3 Miliar di Semester I

Perbanyak Gerai AZKO, ACES Raup Cuan Rp390,3 Miliar di Semester I

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja

Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Curhat ke IMF dan World Bank, Purbaya: Saya Menteri Paling Apes di Dunia

Curhat ke IMF dan World Bank, Purbaya: Saya Menteri Paling Apes di Dunia

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:44 WIB

×