Komisi V DPR Dorong Jalur Puncak II Jadi Jalan Nasional

Adhitya Himawan

Jum'at, 07 April 2017 | 19:17 WIB
Komisi V DPR Dorong Jalur Puncak II Jadi Jalan Nasional
Antrean kendaraan di jalur puncak Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/12) sore. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Komisi V DPR RI mendorong pemerintah menjadikan jalur puncak II sebagai jalan nasional. Akses yang menghubungkan Jakarta- Cianjur diharapkan proses pembangunannya mulai dilaksanakan pada 2018 mendatang.

Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djamy Francis mengatakan, ditahun 2012-2015 tidak ada intervensi Komisi V DPR RI. Kemudian pada tahun 2016 Komisi V DPR RRI telah melakukan rapat dengan DPRD dan juga telah melakukan rapat kerja dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Hasilnya, sambung Fary, mendorong kembali pembangunan Jalan strategis nasional jalur puncak II ini dan sudah direncanakan dialokasi anggaran 2019. Ini dengan catatan pada 2017-2018 ini persoalan pembebasan lahan serta masalah sosial lainnya sudah diselesaikan.

"Sebetulnya rencana pembangunan jalur puncak II ini telah diusulkan pada 2015. Tapi itu belum dibahas oleh Komisi V karena usulan pemerintah daerah kepemerintah pusat. Olleh karena itu Komisi V tidak intervensi dan alhasil pembangunannya mangkrak padahal telah ada alokasi anggaran dari pemerintah," ungkap Fary usai melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Cianjur Jawa Barat, bersama para anggota Komisi V DPR RI lainnya, seperti Neng Eem Marhamah Zulfa dan Djoni Rolindrawan, Kamis (5/4/2017).

Dari hasil kunjungan kerja Komisi V DPR RI, lanjutnya, dengan melihat secara langsung maka dihasilkan sebuah solusi yaitu, apabila pemerintah khususnya pemerintah daerah sudah dapat menyelesaikan permasalahan lahan dan sosial yang selama ini menjadi catatan dapat didorong dan dipercepat pelaksanaan pembangunannya pada 2018 nanti.

"Untuk itu disegerakan permasalahan lahan dan sosial diselesaikan maka kami dapat lebih mengintervensi tahun depan sudah dapat dilaksanakan," tegas politisi Partai Gerindra itu.

Untuk alokasi anggaran pembangunannya, kata Fary, kurang lebih sekitar Rp679 miliar dan ditambah anggaran padaa 2015 Rp50 miliar.

Disinggung wilayah mana saja di Indonesia yang juga didorong untuk percepatan pembangunan infrastruktur mulai dari jalan, jembatan dan pertumbuhan ekonomi.

baca juga

Anggota Komisi V DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa menambahkan, jalur puncak II ini adalah suatu solusi yang paling tepat, karena jalur puncak I itu telah krowdit. "Jalur puncak kita ketahui macetnya bukan main. Terlebih dihari libur," kata politisi PKB itu dilokasi yang sama.

Jalur puncak II ini nantinya, urai Eem, akan menghubungkan langsung Jakarta-Cianjur. Dengan begitu pertumbuhan ekonomi warga Cianjur akan timbuh pesat.

"Dengan akses Jalan yang memadai maka secara tidak langsung roda perekonomian bagi warga akan membaik. Khususnya wargaa Cianjur, destinasi wisata mereka pasti akan semakin ramai dikunjungi. Karena selama ini kurang ramai lantaran akses jalan yang kurang memadai," papar Eem.

Dia menambahkan, dia Cianjur terdapat Istana Presiden dan tepatnya di wilayah Cipanas, dengan adanya jalur puncak II nanti, presiden saat mengunjungi istana itu kemungkinan akan lebih dekat.

"Bila melintasi jalur puncak I sudah kerap macet akan bertambah macet bila presiden melintasi jalur itu. Semakin mengganggu masyarakat. Tapi bila melalui jalur puncak II nantinya justru akan semakin dekat," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hingga Februari, KPR Subsidi Telah Capai Rp28,26 Triliun

Hingga Februari, KPR Subsidi Telah Capai Rp28,26 Triliun

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 20:05 WIB

Amankan Sistem e-FLPP, Kementerian PUPR Gandeng Lemsaneg

Amankan Sistem e-FLPP, Kementerian PUPR Gandeng Lemsaneg

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 19:57 WIB

Indonesia dan Cina akan Bekerjasama Bangun 4 Waduk

Indonesia dan Cina akan Bekerjasama Bangun 4 Waduk

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 19:43 WIB

Penanganan Lumpur Sidoarjo Tetap Jadi Prioritas Kementerian PUPR

Penanganan Lumpur Sidoarjo Tetap Jadi Prioritas Kementerian PUPR

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 19:38 WIB

4 Menteri Sepakat Mempercepat Pembangunan Infrastruktur

4 Menteri Sepakat Mempercepat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 19:05 WIB

Jalan Tol Medan-Binjai Ditargetkan Beroperasi Saat Lebaran 2017

Jalan Tol Medan-Binjai Ditargetkan Beroperasi Saat Lebaran 2017

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 18:50 WIB

Menteri PUPR Groundbreaking Peremajaan Rusun Sukaramai Medan

Menteri PUPR Groundbreaking Peremajaan Rusun Sukaramai Medan

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 18:09 WIB

Pertemuan Awal Komite Tapera Bahas Pembentukan BP Tapera

Pertemuan Awal Komite Tapera Bahas Pembentukan BP Tapera

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 18:01 WIB

Usai Teken Kontrak, Pembangunan KA Cepat Jakarta-Bandung Dikebut

Usai Teken Kontrak, Pembangunan KA Cepat Jakarta-Bandung Dikebut

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:50 WIB

Kementerian PUPR Bangun 62 Tower Rusun Ponpes Tahun 2015-2017

Kementerian PUPR Bangun 62 Tower Rusun Ponpes Tahun 2015-2017

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:43 WIB

Terkini

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:49 WIB

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 08:30 WIB

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:28 WIB

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:15 WIB

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 08:11 WIB

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

×