DPR Minta Pemerintah Lebih Serius Menambah Pembayar Pajak

Adhitya Himawan Suara.Com
Senin, 10 April 2017 | 06:32 WIB
DPR Minta Pemerintah Lebih Serius Menambah Pembayar Pajak
Warga mengantre di gedung Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (31/3). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Pemerintah saat ini tengah merancang aturan pajak baru untuk rumah/apartemen yang tidak ditempati/disewakan akan kena pajak tambahan. Selain itu, selisih jual beli rumah/apartemen juga akan dikenai pajak keuntungan/capital gain tax.

Menanggapi rencana pemerintah itu, anggota komisi XI DPR RI, M. Sarmuji meminta sebaiknya pemerintah lebih serius untuk menambah pembayar pajak atau ekstensifikasi mengingat jumlah pembayar pajak kita masih rendah.

"Penambahan jumlah pajak memiliki makna yang lebih baik dibanding intensifikasi, karena memiliki lebihdan berkelanjutàn bahkan memiliki potensi bertumbuh dibandingkan intensifikasi," kata Sarmuji di Gedung Parlemen, Senayan, Jumat (7/4/2017).



Sementara untuk intensifikasi, menurut politisi Golkar itu, sebaiknya pemerintah mengarahkan obyek pajak yang memang memiliki nilai tambah sehingga pajak yang dipungut tidak mengurangi aset.

Pada titik inilah, sambung Sarmuji, yang harus dilakukan adalah mengejar mereka yang tidak patuh membayar pajak, yaitu mereka yang melakukan pelanggaran dan mereka yang melakukan penghindaran pajak.

Pasalnya, pengenaan pajak pada objek pajak yang kurang tepat, justru akan memberatkan pembayar pajak.

"Jangan sampai rakyat yang sudah patuh membayar pajak merasa kehidupannya semakin berat," tukas Sarmuji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI