Orang Kaya Sulit Ditemui, Sri Mulyani: Belum Ada Anjingnya

Tomi Tresnady | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 17 April 2017 | 13:26 WIB
Orang Kaya Sulit Ditemui, Sri Mulyani: Belum Ada Anjingnya
Suasana kawasan kumuh di Jakarta. Foto diambil pada Selasa (20/9/2016). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, saat ini pemerintah tengah berusaha untuk mengatasi gini rasio (ketimpangan) yang masih terjadi di Indonesia hingga saat ini.

Pasalnya, gini rasio salah satu yang harus diwasapadi oleh pemerintah jika perekonomian di Indonesia ingin mengalami pertumbuhan yang lebih baik.

"Gini rasio Indonesia meningkat dari 0,35 jadi 0,41, ini angka yang perlu kita waspada," kata Sri saat mengisi kuliah umum di Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN), Tangerang, Senin (16/4/2017).

Salah satu caranya adalah dengan memperbaiki survei ketimpangan di Indonesia. Namun, untuk memperbaiki survei ini bukan hal yang mudah.

Pasalnya, ada beberapa kendala yang dihadapi, salah satunya ketika otoritas terkait yaitu Badan Pusat Statistik ingin mengambil data orang kaya.

"Mana bisa disurvei orang kaya. Masuk rumahnya saja susah, belum pembantunya ada 15. Belum ada anjingnya," ungkapnya.

Namun, Sri mengaku bahwa pemerintah akan tetap berusaha untuk memperbaiki masalah ketimpangan yang terjadi di Indonesia yang dimulai dengan membangun perekonomian dari daerah pinggiran.

"Seperti yang sudah dikatakan pak Presiden, bangun semua dari pinggiran yang selama ini tidak tersentuh pembangunan. Mulai dari ekonomi hingga infrastrukturnya. Hal ini diharapkan bisa mengurangi ketimpangan yang ada," kata Ani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun 2018, Kemensos Target 10.000 e-Warong Berdiri

Tahun 2018, Kemensos Target 10.000 e-Warong Berdiri

Bisnis | Sabtu, 15 April 2017 | 13:26 WIB

Khofifah: Kemiskinan di Desa Dua Kali Lipat Dibanding Kota

Khofifah: Kemiskinan di Desa Dua Kali Lipat Dibanding Kota

Bisnis | Jum'at, 14 April 2017 | 14:43 WIB

Mensos Minta Pemda Integrasikan Bansos Daerah dengan KKS

Mensos Minta Pemda Integrasikan Bansos Daerah dengan KKS

Bisnis | Jum'at, 14 April 2017 | 11:50 WIB

Sri Mulyani Merasa Nilai Barang Rp1,16 Triliun di Gudang, Kurang

Sri Mulyani Merasa Nilai Barang Rp1,16 Triliun di Gudang, Kurang

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 19:35 WIB

Sri Mulyani Klaim Biaya Logistik Bisa Murah

Sri Mulyani Klaim Biaya Logistik Bisa Murah

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 17:56 WIB

Peringatan Satu Tahun Pusat Logistik Berikat

Peringatan Satu Tahun Pusat Logistik Berikat

Foto | Rabu, 12 April 2017 | 17:38 WIB

Salut! 9 Orang Terkenal di Dunia Ini Memilih Hidup Sederhana

Salut! 9 Orang Terkenal di Dunia Ini Memilih Hidup Sederhana

Lifestyle | Rabu, 12 April 2017 | 19:20 WIB

Khofifah Resmikan e-Warong KUBE PKH di Nganjuk

Khofifah Resmikan e-Warong KUBE PKH di Nganjuk

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 09:20 WIB

Kemensos Siapkan Peta Jalan Jangkau 10 Juta Penerima PKH dan BPNT

Kemensos Siapkan Peta Jalan Jangkau 10 Juta Penerima PKH dan BPNT

Bisnis | Sabtu, 08 April 2017 | 20:13 WIB

Mensos Apresiasi Aplikasi "Kembang Desa" di Bangka Belitung

Mensos Apresiasi Aplikasi "Kembang Desa" di Bangka Belitung

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 20:38 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB