Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Tips Menghindari Pinjaman Abal-Abal

Angelina Donna | Suara.com

Senin, 17 April 2017 | 19:25 WIB
Tips Menghindari Pinjaman Abal-Abal

Suara.com - Meminjam uang adalah solusi keuangan yang tepat bagi Anda yang membutuhkan dana secara cepat. Tawaran pinjaman dana secara tunai semakin menjamur dari hari ke hari. Hal ini disebabkan karena proses pencairannya yang mudah dan terbilang cukup cepat.

Saat ini, penawaran dana pinjaman tidak hanya disediakan oleh bank saja. Koperasi dan lembaga keuangan juga sudah menawarkannya baik secara offline maupun online.

Proses peminjaman uang saat ini tentu aja berbeda dengan beberapa tahun silam. Seiring dengan berjalannya waktu, pemberian pinjaman juga bisa dilakukan dengan jaminan dan tanpa jaminan (agunan). Pencairan dananya juga tergolong cukup cepat. Anda tidak perlu menunggu satu minggu atau bahkan satu bulan. Nyatanya, dana yang diajukan bisa cair hanya dalam kurun waktu satu hari!

Proses pinjaman yang seperti inilah yang sangat disukai oleh masyarakat. Mudah, cepat, tanpa agunan. Apalagi jika bunga yang dibebankan juga rendah. Hal inilah yang membuat banyak masyarakat yang berbalik haluan. Sebagian masyarakat tidak lagi mengajukan pinjaman kepada bank, melainkan kepada jasa keuangan yang belum jelas keberadaannya.

Jika dilihat, peristiwa seperti inilah yang banyak dijadikan sebagai peluang oleh jasa keuangan abal-abal. Jasa keuangan seperti ini biasanya menawarkan produk yang memang sangat menggiurkan.

Hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), maka dana yang diminta sudah dapat dicairkan dalam kurun waktu yang cepat. Mereka juga tidak segan-segan untuk memberikan pinjaman dalam jumlah yang cukup besar. Berapa jumlah yang Anda minta, segitu pula jumlah yang akan diberikan.

Kita termasuk Anda yang tergolong masyarakat “yang kurang jeli”, tentu saja akan dengan mudah kepincut dengan tawaran di atas. Kesempatan inilah yang dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sebagai awal tindakan kriminal yaitu penipuan.

Agar tidak terjerat oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut, simak beberapa tips untuk menghindari pinjaman abal-abal di bawah ini.

Proses Cepat dan Mudah
Poin yang satu ini memang kerap kali membuat Anda cepat tergiur. Ya, proses cepat dan mudah, hanya membutuhkan KTP dan nomor telepon tanpa adanya berkas lainnya seperti NPWP dan bukti slip gaji setiap bulannya. Jika ditelaah lebih dalam, apa memang benar prosedur melakukan pinjaman seperti itu? tentu saja, tidak!

Sebelum melakukan pinjaman, sebenarnya ada beberapa tahap yang harus dilalui. Jika Anda mengalami kegagalan pada tahap pertama, maka Anda tidak boleh melanjutkan ke tahap kedua. Begitu seterusnya. Selain itu, Anda juga akan diminta untuk melengkapi beberapa dokumen penting lainnya dan melakukan pengisian formulir pinjaman. Setelah semuanya beres, barulah Anda diverifikasi dan dianggap boleh melakukan pinjaman.

Jika ada oknum yang menawarkan proses pinjaman tidak seperti prosedur yang seharusnya, sudah dapat dipastikan bahwa oknum tersebut adalah penipu alias abal-abal.

Hindari Tawaran dari Media Sosial
Perkembangan teknologi memang memudahkan manusia dalam menyelesaikan pekerjaan. Namun hal ini juga terkadang disalahgunakan oleh oknum-oknum yang bertanggung jawab. Salah satunya adalah untuk melakukan penipuan.

Banyak langkah menuju Roma. Prinsip inilah yang digunakan oleh penipu tersebut untuk mencari mangsa. Jika sewaktu-waktu menemukan iklan yang menawarkan dana pinjaman dengan jumlah yang besar namun dengan proses yang cukup cepat, Anda perlu waspada terhadap iklan tersebut.

Iklan tentang pencairan uang biasanya dimuat dalam berbagai jenis media sosial, seperti twitter, facebook, blog pribadi, atau website. Selain media sosial, biasanya oknum ini juga menggunakan media komunikasi seperti penyebaran pesan singkat (SMS), dan melalui media cetak seperti brosur-brosur yang ditempel di pinggir jalan.

Memastikan Legalitas
Oknum atau jasa keuangan yang sering ditemukan di iklan online atau jalanan belum terjamin legalitasnya. Jika seseorang menawarkan kepada Anda surat berupa edaran terkait jasa keuangan, Anda tidak boleh langsung tergiur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Berinvestasi Sambil Membayar Utang

Cara Berinvestasi Sambil Membayar Utang

Bisnis | Kamis, 13 April 2017 | 19:22 WIB

Daftar Lokasi Apartemen dengan Potensi Tarif Sewa Tinggi

Daftar Lokasi Apartemen dengan Potensi Tarif Sewa Tinggi

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 19:39 WIB

Hidup Sukses Seperti Steve Jobs

Hidup Sukses Seperti Steve Jobs

Bisnis | Selasa, 11 April 2017 | 19:20 WIB

7 Hal yang Bisa Anda Pelajari dari Miliarder GoDaddy, Bob Parsons

7 Hal yang Bisa Anda Pelajari dari Miliarder GoDaddy, Bob Parsons

Bisnis | Selasa, 11 April 2017 | 08:31 WIB

Tips Memilih Jasa Arsitek untuk Membangun Rumah

Tips Memilih Jasa Arsitek untuk Membangun Rumah

Bisnis | Sabtu, 08 April 2017 | 19:31 WIB

5 Penyebab Orang Kaya Makin Kaya dan Si Miskin Makin Miskin

5 Penyebab Orang Kaya Makin Kaya dan Si Miskin Makin Miskin

Bisnis | Sabtu, 08 April 2017 | 07:56 WIB

Terkini

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:04 WIB

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:31 WIB

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:29 WIB

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:53 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:37 WIB

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:31 WIB

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:30 WIB

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:13 WIB

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:02 WIB