Surabaya Punya 24 Ribu Unit Jaringan Gas Rumah Tangga Baru

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 07 Mei 2017 | 13:32 WIB
Surabaya Punya 24 Ribu Unit Jaringan Gas Rumah Tangga Baru
PT Perusahaan Gas Negara Tbk membangun pipa gas bumi ruas Gresik-Lamongan-Tuban sepanjang 141 kilometer. [Dok PGN]

Suara.com - Menteri ESDM Ignasius Jonan meresmikan jaringan gas untuk 24.000 unit sambungan rumah tangga di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pembangunan ini dibiayi duit APBN 2016 senilai Rp221,9 miliar.

"Pemanfaatan gas ini menghemat pengeluaran biaya satu rumah tangga sekitar Rp20 ribu per bulan," katanya saat peresmian jaringan gas rumah tangga di Rumah Susun Penjaringan Sari, Rungkut, Surabaya, Minggu (7/5/2017).

Dalam peresmian itu hadir Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wakil Ketua Komisi VII DPR Syaikhul Islam Ali, Dirjen Migas Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, dan Dirut PT PGN (Persero) Tbk Jobi Triananda Hasjim.

"Sesuai kebijakan pemerintah, gas diprioritaskan untuk listrik dan rumah tangga sederhana," ujar Jonan.

Pemerintah akan terus mendorong dan mempercepat program konversi elpiji ke gas bumi. Setiap tahunnya pemerintah mengeluarkan dana APBN untuk menambah jaringan gas bumi di berbagai daerah.

Pembangunan jaringan gas tersebut ditujukan untuk masyarakat kelas menengah ke bawah agar dapat menikmati gas setiap saat dengan harga yang relatif murah, bersih, dan aman.

"Dana APBN harus digunakan untuk membangun sesuatu yang memang dibutuhkan oleh masyarakat paling bawah," kata Jonan.

Pasokan gas untuk kebutuhan rumah tangga di Surabaya berasal dari PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore sebesar 0,6 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Total pipa yang dibangun untuk mengalirkan gas bumi ke 24.000 rumah tangga di Surabaya mencapai lebih dari 196 kilometer.

Rismaharini mengapresiasi upaya Kementerian ESDM dan PGN yang sudah membangun 24.000 sambungan rumah tangga di Surabaya.

baca juga

"Warga sangat terbantu dengan adanya gas ini, karena bisa menghemat pengeluaran, selain juga praktis, ada setiap saat, bersih, dan aman," katanya.

Wiratmaja Puja menambahkan pemerintah sudah membangun 186 ribu sambungan jarigan gas untuk rumah tangga di 14 provinsi selama periode 2009-2016. Pembangunan tersebut melalui penugasan kepada dua BUMN, PT PGN (Persero) Tbk dan PT Pertamina (Persero).

Khusus 2016, pemerintah membangun 89.000 ribu sambungan rumah tangga di enam kota yang 24.000 di antaranya di Surabaya. Selain penghematan bagi pengguna, menurut dia, pemanfatan gas rumah tangga juga mengurangi impor elpiji sebesar 20 ribu ton per tahun secara nasional dan khusus Surabaya sebanyak 2.600 ton per tahun.

"Penghematan subsidi pemerintah sebesar Rp141 miliar per tahun," kata Wirat.

Pada 2017, pemerintah akan membangun lagi 59 ribu sambungan di 16 wilayah.

"Untuk satu sambungan perlu investasi sekitar Rp10 juta," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PGN Kuasai 80 Persen Pipa Gas Bumi Hilir Nasional

PGN Kuasai 80 Persen Pipa Gas Bumi Hilir Nasional

Bisnis | Selasa, 25 April 2017 | 06:56 WIB

Menteri ESDM Akui Subsidi LPG 3 Kg Memberatkan APBN

Menteri ESDM Akui Subsidi LPG 3 Kg Memberatkan APBN

Bisnis | Kamis, 13 April 2017 | 11:04 WIB

2016, Infrastruktur Pipa Gas PGN Telah Bertambah 252 Kilometer

2016, Infrastruktur Pipa Gas PGN Telah Bertambah 252 Kilometer

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 16:11 WIB

LPG sebagai Energi Alternatif Pengganti BBM

LPG sebagai Energi Alternatif Pengganti BBM

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2017 | 16:45 WIB

PGN Bangun Pipa Gas Bumi Gresik-Lamongan-Tuban Sepanjang 141 Km

PGN Bangun Pipa Gas Bumi Gresik-Lamongan-Tuban Sepanjang 141 Km

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 22:46 WIB

Pertagas Niaga Amankan Pasokan Gas Industri di Jawa Timur

Pertagas Niaga Amankan Pasokan Gas Industri di Jawa Timur

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2016 | 03:00 WIB

PGN Relokasi Pipa Gas Untuk Dukung LRT Palembang

PGN Relokasi Pipa Gas Untuk Dukung LRT Palembang

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 07:32 WIB

Jaringan Gas Kota di Kota Sidoarjo dan Pekanbaru Mulai Mengalir

Jaringan Gas Kota di Kota Sidoarjo dan Pekanbaru Mulai Mengalir

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 19:34 WIB

Iran Kapalkan LPG Perdana untuk Indonesia 26 September

Iran Kapalkan LPG Perdana untuk Indonesia 26 September

Bisnis | Kamis, 22 September 2016 | 01:48 WIB

Perkuat Infrastruktur, PGN Bangun Pipa Gas Bumi 1.685 Kilometer

Perkuat Infrastruktur, PGN Bangun Pipa Gas Bumi 1.685 Kilometer

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 12:51 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×