Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Jangan Berbisnis Dulu Jika Masih Lakukan Ini

Angelina Donna | Suara.com

Jum'at, 12 Mei 2017 | 19:38 WIB
Jangan Berbisnis Dulu Jika Masih Lakukan Ini

Suara.com - Saat merasa punya panggilan jiwa buat jadi entrepreneur tapi merasa gak enjoy jadi karyawan, lalu gimana? Mengambil keputusan resign bukan hal mudah. Kebanyakan pilih main aman. Nggak sedikit orang yang bangun bisnis tapi enggan lepaskan status karyawan kantoran. Apakah ini solusi jitu?

Belum tentu juga. Peluangnya pun penuh ketidakpastian. Ada yang berhasil tapi banyak juga yang gagal. Lakoni peran jadi orang kantoran sekaligus pebisnis mensyaratkan banyak hal.

Sebenarnya nggak perlu memaksakan diri berbisnis kalau hati masih condong sama status karyawan. Di samping itu, ada alasan lain mengapa keinginan bisnis ditunda dulu. Ini dia alasannya:

Baru sekadar niat kumpulkan modal
Suka tidak suka, modal itu jadi nyawanya bisnis. Makanya, nggak perlu terlalu muluk-muluk bikin resolusi tahun depan ingin buka bisnis tapi baru niat mengumpulkan modal. Secara logika bakal susah masuk. Misalnya saja sebagai karyawan yang cuma ngandelin gaji. Apa mungkin sisihkan duit sekarang bisa cukup buat modal buka bisnis tahun depan?

Tahapan yang afdol itu pertama-tama adalah menentukan kapan atau waktu yang tepat ingin buka bisnis. Yang kedua, pilih jenis bisnis yang cocok. Nah, ketiga baru kalkulasi modal awal yang cukup.

Yang nggak kalah penting lagi, pertimbangkan juga apakah penghasilan sekarang sudah cukup buat living cost atau gak. Jauhi deh keinginan buat memaksakan kehendak berbisnis padahal masih punya utang. Kalau arus keuangan belum sehat, tunda dulu.

Motif berbisnis masih kabur
Jujur dulu, motif berbisnis itu sekadar keinginan atau kebutuhan? Ini beda lho. Misalnya orang yang menganggap bisnis suatu kebutuhan karena perlu banget tambahan penghasilan. Atau bisa juga motif berbisnis karena ingin menyalurkan jiwa entrepreneurship yang sudah bergelora di dada.

Bisa ditebak, orang model beginian bakal menggarap bisnisnya dengan motivasi yang tinggi. Penuh totalitas.  Lain halnya kalau sekadar keinginan. Kemungkinan besar melakoninya sebatas coba-coba.

Konsentrasi pecah
Jujur deh, ketika lagi bangun bisnis sambil kerja kantoran, pasti konsentrasi pecah. Susah lagi membagi waktu. Batas-batas kerjakan bisnis maupun kantor jadi kabur.

Nah, masalahnya orang lebih dahului bisnis pribadinya ketimbang tanggung jawab di kantor. Ini bisa jadi masalah serius. Secara nggak sadar jadi pelaku ‘korupsi waktu’ karena jam kantor diribetkan dengan urusan bisnis.

Belum lagi kalau kelelahan mengurus bisnis bakal menyenggol produktivitas kerja di kantor. Performa kerja menukik turun karena konsentrasi beralih pada urusan bisnis.

Terlalu sibuk sama urusan kantor
Bangun bisnis itu menuntut dedikasi waktu khusus lho! Sekarang bagaimana mau ngurusi bisnis wong waktu kumpul keluarga aja jarang.  Ketika hari-hari disibukkan dengan deadline kerjaan, presentasi, temu klien dan lain sebagainya, masih bisa sisihkan waktu ngurus bisnis?

Menjalankan satu pekerjaan kantoran saja sudah sulit. Ini masih mau ditambah beban menggarap bisnis.

Empat alasan itu yang sebaiknya jadi pertimbangan sebelum benar-benar ambil keputusan. Cuma bukan berarti mengubur dalam-dalam niat punya bisnis sendiri. Niatan itu tetap dipelihara. Tinggal bagaimana merumuskan situasi dan kondisi yang tepat buat eksekusinya.

Baca juga artikel Duit Pintar lainnya:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nilai Transaksi Shopee di Asia Tenggara Capai 3 Miliar Dolar AS

Nilai Transaksi Shopee di Asia Tenggara Capai 3 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 10 Mei 2017 | 06:00 WIB

Sediakan Layanan Kirim Gratis, Shopee Gandeng PT Pos Indonesia

Sediakan Layanan Kirim Gratis, Shopee Gandeng PT Pos Indonesia

Bisnis | Selasa, 09 Mei 2017 | 23:05 WIB

Tumbuhkan Wirausaha, UMKM Kumpul Gelar Pesta Wirausaha

Tumbuhkan Wirausaha, UMKM Kumpul Gelar Pesta Wirausaha

Bisnis | Selasa, 09 Mei 2017 | 13:48 WIB

James Tjahaja Riady, Nahkoda Penerus Lippo Group

James Tjahaja Riady, Nahkoda Penerus Lippo Group

Bisnis | Senin, 08 Mei 2017 | 06:00 WIB

Pembeli Rumah Pertama Masih Dominasi Pasar Properti Indonesia

Pembeli Rumah Pertama Masih Dominasi Pasar Properti Indonesia

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 13:52 WIB

Terkini

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:57 WIB

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:31 WIB

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:20 WIB

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:18 WIB

420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital

420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138

Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:11 WIB

S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara

S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:09 WIB