Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

PLN Teken 8 Kontrak Pembangkit Listrik Senilai Rp6,28 Triliun

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 18 Mei 2017 | 19:42 WIB
PLN Teken 8 Kontrak Pembangkit Listrik Senilai Rp6,28 Triliun
Direktur Utama PLN, Sofyan Basir dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/4/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus percepat penyelesaian Program 35.000 MW. Caranya dengan mendorong percepatan penyelesaian kontrak pembangunan proyek pembangkit, transmisi, dan distribusi.

Hari ini, Kamis (18/5/2017) PLN telah menandatangani 8 kontrak yang terdiri dari pembangunan pembangkit EPC (Engineering, Procurement, Construction) total sebesar 735,5 Megawatt dengan biaya Rp6,28 triliun. Proyek ini masih ditambah jaringan transmisi 150 kilo Volt (kV) sepanjang 246 kilometer sirkit (kms) dari Kabupaten Tayan sampai Sekadau, Kalimantan Barat dengan biaya mencapai Rp299 miliar.

"Total biaya keseluruhan proyek ini mencapai Rp7,2 triliun," kata Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, di Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Adapun 8 proyek tersebut adalah :

5 kontrak proyek pembangkitan sebesar 735,5 MW:
1. MPP Paket 3 (PLTMG Tanjung Selor 15 MW, PLTMG Biak 15 MW, PLTMG Merauke 20 MW, PLTMG Langgur 20 MW, dan PLTMG Seram 20 MW), total 90 MW
2. MPP Paket 4 (PLTMG Maumere 40 MW, PLTMG Bima 50 MW, dan PLTMG Sumbawa 50 MW), total 140 MW
3. MPP Paket 5 (PLTMG Ambon 30 MW, PLTMG Bau-Bau 30 MW dan PLTMG Jayapura 40 MW), total 100 MW
4. PLTD tersebar Lot III, total 77,5 MW 64 lokasi
5. PLTD tersebar Lot IV, total 328 MW 60 lokasi

2 kontrak pengadaan pembangunan transmisi 150 kV di Kalimantan Barat :
1. SUTT 150 kV Tayan – Sanggau,Kalbar, total 146 KMS
2. SUTT 150 kV Sanggau - Sekadau, Kalbar, total 100 KMS

Surat Penunjukan (LOI) proyek pembangkitan sebesar 25 MW:
1. MPP Nias, total 25 MW

Sofyan Basir mengatakan proyek yang ditandatangani ini sangat penting dan strategis untuk bangsa Indonesia, khususnya untuk pembangkit diesel (PLTD). "Hal ini disebabkan lokasinya sangat banyak, lebih dari 400 lokasi yang tersebar di pulau-pulau di Indonesia," ujar Sofyan.

Sebelumnya PLN telah menandatangani proyek pembangunan PLTD tersebar yakni Lot I total 10,3 MW dan Lot II total 27,2 MW. Sehingga secara keseluruhan total proyek pembangunan PLTD tersebar di seluruh Indonesia mencapai 772 unit atau setara dengan 443 MW.

“Nilainya kalau kita bandingkan dengan pembangkit-pembangkit di jawa tentu tidak besar. Tetapi nilai bagi penduduk pulau-pulau tersebut adalah manfaat yang sangat besar yang akan dirasakan. 1-2 Megawatt di pulau itu sama besarnya, sama pentingnya dengan nilai 1.000 MW di Jawa,” jelas Sofyan.

“Apa yang kita tandatangani hari ini adalah bagian dari rencana ke depan yang sangat besar yakni 35 ribu megawatt pembangkit dan 46 ribu kilometer transmisi. Sampai hari ini yang sudah ditandatangani hampir 23 ribu MW dari total 35 ribu MW, jadi masih ada 12 ribu, yang Insya Allah tahun ini semua selesai untuk proyek 35 ribu,” lanjut mantan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk tersebut.

Penandatanganan 8 proyek pembangkit dan transmisi ini diharapkan menjadi sebuah awal yang baik bagi kesuksesan Program 35.000 MW. Pembangunan proyek pembangkit ini sendiri direncanakan rampung pada 2018. Dengan begitu, rencana Pemerintah untuk mewujudkan target rasio elektrifikasi sebesar 99 persen pada 2019 dapat tercapai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontrak Jual Beli Gas PLN Dengan Tangguh Berlangsung 16 Tahun

Kontrak Jual Beli Gas PLN Dengan Tangguh Berlangsung 16 Tahun

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 18:30 WIB

PGN Teken Perjanjian Jual Beli Gas Dengan ConocoPhillips

PGN Teken Perjanjian Jual Beli Gas Dengan ConocoPhillips

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 17:35 WIB

PLN Gandeng Empat Pengembang Energi Terbarukan di Kalimantan

PLN Gandeng Empat Pengembang Energi Terbarukan di Kalimantan

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 16:57 WIB

Hanura: Pertamina Akan Jadi Sapi Perah Perusahaan Jusuf Kalla

Hanura: Pertamina Akan Jadi Sapi Perah Perusahaan Jusuf Kalla

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 16:29 WIB

PLN Akui Ada 3.214 Desa di Indonesia Belum Dialiri Listrik

PLN Akui Ada 3.214 Desa di Indonesia Belum Dialiri Listrik

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 20:03 WIB

1800 Desa Akan Dialiri Listrik, PLN Akan Investasi Rp1,8 Triliun

1800 Desa Akan Dialiri Listrik, PLN Akan Investasi Rp1,8 Triliun

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 19:49 WIB

PLN Optimis PLTMG Akan Bikin Listrik Jayapura Surplus

PLN Optimis PLTMG Akan Bikin Listrik Jayapura Surplus

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 19:40 WIB

Tanpa Pemetaan Pelanggan, Penaikan TDL PLN akan Serampangan

Tanpa Pemetaan Pelanggan, Penaikan TDL PLN akan Serampangan

Bisnis | Jum'at, 12 Mei 2017 | 06:17 WIB

Alasan PLN Menaikkan Tarif Dasar Listrik Dipertanyakan

Alasan PLN Menaikkan Tarif Dasar Listrik Dipertanyakan

Bisnis | Jum'at, 12 Mei 2017 | 06:07 WIB

SPBU Pasti Prima, Terobosan Baru Pertamina

SPBU Pasti Prima, Terobosan Baru Pertamina

Bisnis | Jum'at, 12 Mei 2017 | 05:53 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB