Tren Emas Terus Memburuk Sejak Pandemi: Ada Apa dengan Pasar China?

M Nurhadi

Jum'at, 05 Juni 2026 | 07:45 WIB
Tren Emas Terus Memburuk Sejak Pandemi: Ada Apa dengan Pasar China?
ilustrasi emas (freepik)
baca 10 detik
  • Pasar emas China mengalami kelesuan signifikan akibat penyusutan minat investor terhadap aset logam mulia dalam beberapa minggu terakhir.
  • Data per 3 Juni 2026 menunjukkan arus modal keluar ETF emas China mencapai USD 1,48 miliar dan penurunan transaksi fisik.
  • Saham perusahaan tambang emas di bursa Hong Kong mengalami kejatuhan massal akibat perubahan psikologi investor di pasar global.

Suara.com - Pasar emas China, yang selama ini menjadi salah satu pilar utama penopang reli harga emas global bersama dengan aksi borong bank sentral, menunjukkan tanda-tanda kelesuan yang nyata dalam beberapa minggu terakhir.

Tingginya ketidakpastian pasar membuat minat investor di negara tersebut terhadap logam mulia mulai menyusut.

Laporan dari Gelonghui Finance mengungkapkan adanya tren penurunan aset yang dikelola oleh reksa dana bursa emas. Berdasarkan data per 3/6/2026, sebanyak 14 produk ETF (Exchange-Traded Fund) emas di China mencatatkan akumulasi arus modal keluar (net outflow) yang cukup besar, yakni menembus angka lebih dari RMB 10 idiom atau setara sekitar USD 1,48 miliar dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Fenomena ini menandai adanya pergeseran psikologis di kalangan pemodal. Strategi investasi yang sebelumnya populer seperti membeli emas saat harganya sedang terkoreksi (buying on dips), kini mulai ditinggalkan akibat kondisi pasar global yang dinilai terlalu fluktuatif.

Sinyal kelesuan ini tidak hanya terjadi pada instrumen reksa dana, tetapi juga merembet ke sektor pasar modal. Saham perusahaan pertambangan dan produsen emas yang melantai di bursa efek Hong Kong secara serempak mengalami kejatuhan massal yang dinilai cukup tidak biasa oleh para analis.

Beberapa emiten besar yang mencatatkan penurunan signifikan antara lain:

  • China National Gold International Resources & Jihai Gold: Merosot sebesar 3,6 persen.
  • Zijin Mining: Anjlok sebesar 3,5 persen.
  • Shandong Gold & Zhaojin Mining: Melemah hingga mendekati 3 persen.
  • Zijin Gold International: Turun sebanyak 2,4 persen.

Tren pelemahan ini juga menyeret emiten emas lainnya ke zona merah, termasuk Chifeng Gold, Lingbao Gold, China Silver Group, Zhufeng Gold, serta Tongguan Gold.

Dilansir dari Kitco, hal ini berkebalikan dengan tren sangat masif pada awal tahun, saat harga emas internasional dan domestik berkali-kali memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah hampir setiap hari.

Data operasional terbaru yang dirilis oleh Shanghai Gold Exchange (SGE) memperlihatkan bahwa total penarikan emas fisik sepanjang bulan Mei hanya menyentuh angka 63,5 ton.

baca juga

Angka volume transaksi ini merupakan yang terendah sejak Februari 2020, saat China pertama kali dihantam oleh gelombang awal pandemi COVID-19. Jika dibandingkan dengan perolehan pada Maret tahun ini, aktivitas penarikan emas fisik tersebut telah merosot hingga separuhnya.

Meskipun terjadi penurunan secara jangka pendek, para pelaku industri dan pengamat pasar yang diwawancarai oleh Gelonghui Finance tetap optimistis.

Mereka menilai bahwa fluktuasi harga saat ini merupakan hal yang wajar. Alasan inti yang mendasari nilai alokasi strategis emas sebagai aset pelindung kekayaan dinilai masih sangat kokoh untuk horizon investasi jangka menengah hingga jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:50 WIB

Rupiah Nyaris Jebol ke Rp18.000! Himbara Ramai-ramai Tunjuk Thomas Djiwandono, Ada Apa?

Rupiah Nyaris Jebol ke Rp18.000! Himbara Ramai-ramai Tunjuk Thomas Djiwandono, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:25 WIB

Fatal Akibat Kurang Tidur: Belajar dari Kisah Influencer yang Meninggal Saat Live Streaming

Fatal Akibat Kurang Tidur: Belajar dari Kisah Influencer yang Meninggal Saat Live Streaming

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:29 WIB

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:47 WIB

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:50 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×