Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Tren Emas Terus Memburuk Sejak Pandemi: Ada Apa dengan Pasar China?

M Nurhadi

Jum'at, 05 Juni 2026 | 07:45 WIB
Tren Emas Terus Memburuk Sejak Pandemi: Ada Apa dengan Pasar China?
ilustrasi emas (freepik)
baca 10 detik
  • Pasar emas China mengalami kelesuan signifikan akibat penyusutan minat investor terhadap aset logam mulia dalam beberapa minggu terakhir.
  • Data per 3 Juni 2026 menunjukkan arus modal keluar ETF emas China mencapai USD 1,48 miliar dan penurunan transaksi fisik.
  • Saham perusahaan tambang emas di bursa Hong Kong mengalami kejatuhan massal akibat perubahan psikologi investor di pasar global.

Suara.com - Pasar emas China, yang selama ini menjadi salah satu pilar utama penopang reli harga emas global bersama dengan aksi borong bank sentral, menunjukkan tanda-tanda kelesuan yang nyata dalam beberapa minggu terakhir.

Tingginya ketidakpastian pasar membuat minat investor di negara tersebut terhadap logam mulia mulai menyusut.

Laporan dari Gelonghui Finance mengungkapkan adanya tren penurunan aset yang dikelola oleh reksa dana bursa emas. Berdasarkan data per 3/6/2026, sebanyak 14 produk ETF (Exchange-Traded Fund) emas di China mencatatkan akumulasi arus modal keluar (net outflow) yang cukup besar, yakni menembus angka lebih dari RMB 10 idiom atau setara sekitar USD 1,48 miliar dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Fenomena ini menandai adanya pergeseran psikologis di kalangan pemodal. Strategi investasi yang sebelumnya populer seperti membeli emas saat harganya sedang terkoreksi (buying on dips), kini mulai ditinggalkan akibat kondisi pasar global yang dinilai terlalu fluktuatif.

Sinyal kelesuan ini tidak hanya terjadi pada instrumen reksa dana, tetapi juga merembet ke sektor pasar modal. Saham perusahaan pertambangan dan produsen emas yang melantai di bursa efek Hong Kong secara serempak mengalami kejatuhan massal yang dinilai cukup tidak biasa oleh para analis.

Beberapa emiten besar yang mencatatkan penurunan signifikan antara lain:

  • China National Gold International Resources & Jihai Gold: Merosot sebesar 3,6 persen.
  • Zijin Mining: Anjlok sebesar 3,5 persen.
  • Shandong Gold & Zhaojin Mining: Melemah hingga mendekati 3 persen.
  • Zijin Gold International: Turun sebanyak 2,4 persen.

Tren pelemahan ini juga menyeret emiten emas lainnya ke zona merah, termasuk Chifeng Gold, Lingbao Gold, China Silver Group, Zhufeng Gold, serta Tongguan Gold.

Dilansir dari Kitco, hal ini berkebalikan dengan tren sangat masif pada awal tahun, saat harga emas internasional dan domestik berkali-kali memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah hampir setiap hari.

Data operasional terbaru yang dirilis oleh Shanghai Gold Exchange (SGE) memperlihatkan bahwa total penarikan emas fisik sepanjang bulan Mei hanya menyentuh angka 63,5 ton.

baca juga

Angka volume transaksi ini merupakan yang terendah sejak Februari 2020, saat China pertama kali dihantam oleh gelombang awal pandemi COVID-19. Jika dibandingkan dengan perolehan pada Maret tahun ini, aktivitas penarikan emas fisik tersebut telah merosot hingga separuhnya.

Meskipun terjadi penurunan secara jangka pendek, para pelaku industri dan pengamat pasar yang diwawancarai oleh Gelonghui Finance tetap optimistis.

Mereka menilai bahwa fluktuasi harga saat ini merupakan hal yang wajar. Alasan inti yang mendasari nilai alokasi strategis emas sebagai aset pelindung kekayaan dinilai masih sangat kokoh untuk horizon investasi jangka menengah hingga jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:50 WIB

Rupiah Nyaris Jebol ke Rp18.000! Himbara Ramai-ramai Tunjuk Thomas Djiwandono, Ada Apa?

Rupiah Nyaris Jebol ke Rp18.000! Himbara Ramai-ramai Tunjuk Thomas Djiwandono, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:25 WIB

Fatal Akibat Kurang Tidur: Belajar dari Kisah Influencer yang Meninggal Saat Live Streaming

Fatal Akibat Kurang Tidur: Belajar dari Kisah Influencer yang Meninggal Saat Live Streaming

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:29 WIB

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:47 WIB

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:50 WIB

Terkini

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:32 WIB

Registrasi SIM Biometrik Disalahgunakan, Kemkomdigi Temukan Penjual Aktivasi Pakai Wajah Sendiri

Registrasi SIM Biometrik Disalahgunakan, Kemkomdigi Temukan Penjual Aktivasi Pakai Wajah Sendiri

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:25 WIB

Lebih dari Sekadar Perjalanan, Ini Pelajaran Berharga dari Naik Transportasi Umum

Lebih dari Sekadar Perjalanan, Ini Pelajaran Berharga dari Naik Transportasi Umum

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:24 WIB

Sambut Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

Sambut Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:19 WIB

Diproyeksi Menguat, IHSG Terus Ngebut ke Level 6.200 Pagi Ini

Diproyeksi Menguat, IHSG Terus Ngebut ke Level 6.200 Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:18 WIB

Kabar Mediasi AS - Iran Meredam Kenaikan Harga Minyak Dunia

Kabar Mediasi AS - Iran Meredam Kenaikan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:09 WIB

Lupakan Piala Dunia 2026, Kini Saatnya Piala AFF 2026: Vietnam Panaskan Mesin Lawan Indonesia

Lupakan Piala Dunia 2026, Kini Saatnya Piala AFF 2026: Vietnam Panaskan Mesin Lawan Indonesia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:05 WIB

Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi

Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi

Bali | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:01 WIB

Cek Saham yang Bisa Cuan Hari Ini, Ada BBCA hingga Saham Telekomunikasi

Cek Saham yang Bisa Cuan Hari Ini, Ada BBCA hingga Saham Telekomunikasi

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:00 WIB

Jangan Lama-lama Pegang Saham DCII, Ada Warning

Jangan Lama-lama Pegang Saham DCII, Ada Warning

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:58 WIB

×