Jokowi: Investasi Swedia Meningkat 1400 Persen di Tahun 2016

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Rabu, 24 Mei 2017 | 10:21 WIB
Jokowi: Investasi Swedia Meningkat 1400 Persen di Tahun 2016
Presiden Jokowi bersama Raja Swedia Carl XVII Gustaf di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. [Foto Cahyo - Biro Pers Setpres]

Indonesia dan Swedia merupakan negara yang memiliki banyak persamaan dalam hal politik luar negeri. Melalui kesamaan tersebut, Indonesia berharap hubungan dan kerja sama, utamanya dalam hal ekonomi, kedua negara dapat lebih ditingkatkan lagi. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pernyataan pers bersama dengan Raja Swedia Carl XVII Gustaf di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (22/5/2017).

"Indonesia dan Swedia memiliki banyak sekali persamaan dalam politik luar negeri. Berperan aktif dalam pasukan perdamaian PBB, mendukung kemerdekaan Palestina, dan bahkan kita sepakat kerja sama trilateral untuk membantu Palestina sejak 2015. Kita mengutamakan penyelesaian damai dalam menangani konflik-konflik yang ada. Hal ini tentu saja merupakan aset yang harus dikapitalisasi," ujarnya.

Untuk diketahui, kunjungan Raja Swedia ini merupakan sebuah kunjungan yang bersejarah. Untuk pertama kalinya sejak 65 tahun menjalin hubungan bilateral, seorang Kepala Negara Swedia melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.

Presiden menyebut bahwa Swedia merupakan mitra perdagangan terbesar bagi Indonesia di kawasan Nordic. Hal tersebut salah satunya ditandai dengan angka investasi yang telah dikeluarkan Swedia pada tahun 2016 kemarin.

"Angka investasi Swedia meningkat lebih dari 1.400 persen di tahun 2016 dibandingkan tahun 2015. Jumlah turis juga meningkat 15 persen pada tahun 2016 dan merupakan kunjungan terbesar dari negara Nordic," ucap Presiden.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya bersepakat untuk menjalin kerja sama antarkedua negara yang lebih konkret. Dalam hal bisnis, kedua negara direncanakan akan menyelenggarakan Forum Eksekutif Indonesia-Swedia.

"Yang Mulia Sri Baginda Raja Carl Gustaf ke-16 juga membahas upaya pengembangan kerja sama di bidang energi baru terbarukan melalui kerja sama yang konkret. Raja Swedia didampingi 35 delegasi bisnis dan akan diselenggarakan Indonesia-Sweden Executive Forum," Presiden menjelaskan.

Selain itu, kedua negara juga sepakat melakukan kerja sama di berbagai bidang yang dituangkan dalam bentuk tiga nota kesepahaman. Yakni kerja sama mengenai bebas visa untuk paspor diplomatik dan dinas, kerja sama di bidang transportasi, navigasi udara, dan airport, serta kerja sama dalam bidang industri kreatif.

baca juga

"Beberapa kerja sama juga ditandatangani secara terpisah, yaitu kerja sama di bidang inovasi, kewirausahaan, science park, dan pembiayaan pendidikan," sambungnya.

Menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo terkait dengan kesamaan kedua negara, Raja Swedia memiliki pandangan yang sama dengan hal tersebut. Baginya, kerja sama antara Indonesia dan Swedia dapat tercapai oleh karena kesamaan akan nilai-nilai fundamental yang dianut oleh kedua negara.

"Kolaborasi ini didasarkan pada nilai fundamental yang sama-sama kami anut. Seperti demokrasi, kebebasan berpendapat, dan toleransi," ujar Raja Carl.

Raja Swedia juga memuji pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan oleh pemerintah. Kebijakan yang digulirkan sejak awal masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla tersebut disebutnya sebagai sebuah investasi terbaik bagi masa depan Indonesia.

"Saat ini Indonesia membuat sebuah investasi yang sangat baik untuk masa depan, seperti misalnya pembangunan infrastruktur dan pengembangan energi. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk dapat bekerja bersama-sama," tuturnya.

Sebagai seorang yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan, keduanya juga membicarakan seputar pengelolaan hutan di samping topik-topik kerja sama lainnya. Raja Swedia ingin bekerja sama lebih lanjut dalam hal ini.

"Pengelolaan hutan berkelanjutan merupakan isu penting untuk Swedia, sama seperti Indonesia," ucapnya.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Kepala BKPM Thomas Lembong dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Terima Raja Swedia

Presiden Jokowi Terima Raja Swedia

Foto | Senin, 22 Mei 2017 | 17:54 WIB

Isi Pertemuan Jokowi dengan Raja Swedia

Isi Pertemuan Jokowi dengan Raja Swedia

Bisnis | Senin, 22 Mei 2017 | 15:50 WIB

Presiden Jokowi Ajak Raja Swedia Kelilingi Kebun Raya Bogor

Presiden Jokowi Ajak Raja Swedia Kelilingi Kebun Raya Bogor

News | Senin, 22 Mei 2017 | 13:42 WIB

Jokowi: Hilangkan Persepsi Islam Musuh Amerika

Jokowi: Hilangkan Persepsi Islam Musuh Amerika

News | Senin, 22 Mei 2017 | 08:55 WIB

Jokowi Serukan Persatuan Negara Muslim untuk Perangi Radikalisme

Jokowi Serukan Persatuan Negara Muslim untuk Perangi Radikalisme

News | Senin, 22 Mei 2017 | 07:05 WIB

Jokowi: Umat Islam Adalah Korban Terbanyak Dari Radikalisme

Jokowi: Umat Islam Adalah Korban Terbanyak Dari Radikalisme

News | Senin, 22 Mei 2017 | 06:21 WIB

Sambut Raja & Ratu Swedia, Pemkot Bogor Kerahkan Ratusan Pelajar

Sambut Raja & Ratu Swedia, Pemkot Bogor Kerahkan Ratusan Pelajar

News | Minggu, 21 Mei 2017 | 09:21 WIB

Presiden Sebut "Gebuk" Organisasi Anti Pancasila, Apa Maksudnya?

Presiden Sebut "Gebuk" Organisasi Anti Pancasila, Apa Maksudnya?

News | Minggu, 21 Mei 2017 | 03:32 WIB

Ke Arab Saudi, Jokowi Hadiri Arab Islamic-American Summit

Ke Arab Saudi, Jokowi Hadiri Arab Islamic-American Summit

News | Sabtu, 20 Mei 2017 | 17:13 WIB

Jokowi, Soeharto, dan Kata 'Gebuk'

Jokowi, Soeharto, dan Kata 'Gebuk'

News | Sabtu, 20 Mei 2017 | 15:18 WIB

Terkini

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis:TWS Unik denganDesain Jepit Telingadan Baterai Awet

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis:TWS Unik denganDesain Jepit Telingadan Baterai Awet

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

×