Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Di Depan Jokowi, Maruf Amin Dapat Gelar Profesor Ekonomi Syariah

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 24 Mei 2017 | 13:01 WIB
Di Depan Jokowi, Maruf Amin Dapat Gelar Profesor Ekonomi Syariah
Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Kamis (30/1/2017). [Foto Biro Pers Setpres]

Suara.com - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menganugerahkan gelar profesor (guru besar) bidang Ilmu Ekonomi Muamalat Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kepada Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Maruf Amin. Pemberian gelar ini tidak biasa.

Pengukuhan itu dilakukan dalam rapat senat terbuka UIN Maulana Malik Ibrahim, di Malang, Jawa Timur, Rabu (24/5/2017).

"Pemberian gelar guru besar tidak bisa sembarangan, terutama bagi dosen tidak tetap. Gelar itu haruslah disandang oleh orang yang dianggap memberikan jasa besar bagi keilmuan, sosial masyarakat, atau negara," ujar Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir.

Pengukuhan tersebut dihadiri antara lain oleh Presiden Joko Widodo, Menristekdikti Mohamad Nasir, dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa. Pemberian gelar tersebut berdasarkan Keputusan Menristekdikti No. 69195/A2.3/KP/2017.

Nasir menjelaskan bahwa syarat untuk menjadi profesor sebagai dosen tidak tetap ini antara lain yakni bergelar doktor, diajukan oleh perguruan tinggi yang berakreditasi A, memiliki pengetahuan luar biasa yang dibuktikan dengan karya ilmiahnya, dan direkomendasikan oleh para ilmuwan di bidang yang sama dari perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

"Maruf Amin merupakan contoh bagi Kita semua bagaimana seseorang itu kuat dalam hal keimanan dan keilmuan. Beliau adalah ulama besar, seorang Ketua MUI dan Rais Am PBNU, di lain sisi perannya dalam mengembangkan bidang perekonomian syariah islam juga patut kita apresiasi. Fatwa-fatwa beliau dalam bidang ekonomi islam banyak yang menjadi rujukan baik di dalam Negeri maupun internasional. Salah satu bentuk apresiasi tersebut Kemristekdikti berikan berdasarkan usulan dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yaitu ada gelar profesor didepan nama beliau," papar dia.

Sementara itu Plt Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Mudjia Rahardjo mengatakan bahwa sosok Maruf Amin merupakan tepat untuk menyandang gelar Profesor, karena sampai saat ini menurutnya sosok yang dapat menyatukan keberagaman bangsa melalui peran ulama, pemuka agama sangat jarang ditemukan. Belum lagi kecerdasan Maruf Amin dalam meramu perekonomian syariah di Indonesia, belum tentu setiap orang dapat melakukannya.

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan atas kiprah beliau selama ini, " kata Mudjia.

Mudjia menambahkan bahwa Maruf Amin merupakan sosok yang berita ulul albab yang memiliki kedalaman spritual, keluhuran akhlak, keluasan ilmu dan kematangan profesional serta dilandasi oleh semangat ajaran dan nilai-nilai Islam.

"Beliau merupakan tokoh penting, ulama kontemporer, yang berperan dan berkarya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, "lanjut Mudjia.

Dalam pengukuhan itu, Maruf membacakan orasi ilmiah berjudul "Solusi Hukum Islam (Makharij Fiqhiyyah) sebagai Pendorong Arus Baru Ekonomi Syariah di Indonesia (Kontribusi Fatwa DSN-MUI dalam Peraturan Perundang-undangan RI). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Akui Korsel Jadi Mitra Penting Pertumbuhan Ekonomi RI

Jokowi Akui Korsel Jadi Mitra Penting Pertumbuhan Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 10:37 WIB

Presiden Jokowi Minta Investment Grade Indonesia Terus Didongkrak

Presiden Jokowi Minta Investment Grade Indonesia Terus Didongkrak

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 10:29 WIB

Tinjau Asian Games, Menteri PUPR-Menkeu-Menhub Sambangi Palembang

Tinjau Asian Games, Menteri PUPR-Menkeu-Menhub Sambangi Palembang

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 10:22 WIB

Jokowi: Investasi Swedia Meningkat 1400 Persen di Tahun 2016

Jokowi: Investasi Swedia Meningkat 1400 Persen di Tahun 2016

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 10:21 WIB

Inikah Cawapres Pendamping Jokowi Usulan Partai Golkar?

Inikah Cawapres Pendamping Jokowi Usulan Partai Golkar?

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 07:03 WIB

Setnov: Golkar Targetkan 120 Kursi di DPR untuk Periode 2019-2024

Setnov: Golkar Targetkan 120 Kursi di DPR untuk Periode 2019-2024

News | Selasa, 23 Mei 2017 | 22:29 WIB

Jokowi Cerita Nasib di Afghanistan yang Bertikai

Jokowi Cerita Nasib di Afghanistan yang Bertikai

News | Selasa, 23 Mei 2017 | 19:23 WIB

Bertemu Jokowi, Para Tokoh Agama Diterbangkan dengan Pesawat VVIP

Bertemu Jokowi, Para Tokoh Agama Diterbangkan dengan Pesawat VVIP

News | Selasa, 23 Mei 2017 | 14:47 WIB

Jokowi: Indonesia Dibentuk Bukan untuk Berseteru dan Bertikai

Jokowi: Indonesia Dibentuk Bukan untuk Berseteru dan Bertikai

News | Selasa, 23 Mei 2017 | 14:23 WIB

Terkini

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:29 WIB

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:17 WIB

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:12 WIB

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB