Politisi Golkar Bantah Audit BPK Bisa Diperjualbelikan

Adhitya Himawan

Selasa, 30 Mei 2017 | 08:00 WIB
Politisi Golkar Bantah Audit BPK Bisa Diperjualbelikan
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar, Muhammad Misbakhun. [Dok DPR]

Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menegaskan, soal jual beli Opini atau Pendapat Hasil Audit BPK itu sebuah rumor yang sulit dibuktikan. Menurutnya, tidak mungkin sebuah audit program dan kertas kerja pemeriksaan yang punya standar dan ukuran yang jelas, kemudian bisa merubah sebuah kenyataan dan realitas kinerja keuangan yang buruk dari pemerintahan Kota, Kabupaten, Propinsi, atau Kementerian dan Lembaga.

"Sangat tidak mungkin kinerja keuangan yang lemah dalam internal kontrol, lemah dalam prosedur, pelaksanaan proyek yang tidak memenuhi proses dan prosedur kerja bisa lolos dari audit program BPK," katanya di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (29/5/2017).

Politisi Golkar itu menambahkan, kalau kondisinya sangat buruk pasti akan mendapatkan supervisi untuk dilakukan perbaikan, karena BPK juga mempunyai tugas dan peran memperbaiki sistem akuntansi keuangan negara dengan rekomendasi-rekomendasi atas temuan yang material yang harus ditindak lanjuti. Apabila rekomendasi tidak ada tindak lanjut, maka jangan berharap opini WTP diperoleh dari BPK.

"Kinerja Keuangan yang buruk dengan audit program dan kertas pemeriksaan BPK pasti akan terkena rekomendasi perbaikan dan lobby, apapun bentuknya akan sulit memperbaiki opini bila rekomendasi BPK tidak diikuti," terang dia.

Oleh karena itu, sambung Misbakhun, tuduhan jual beli opini WTP atas hasil audit BPK adalah tuduhan yang bertujuan merusak kredibiltas kelembagaan BPK, apalagi saat ini BPK sedang diuji kredibilitas kinerjanya karena kasus OTT KPK terkait hasil audit Kemendes.

Perlu diketahui, hanya Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2016 di jaman Presiden Jokowi yang mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sejak 14 tahun sistem Akuntansi Keuangan Negara diterapkan. Predikat WTP untuk LKPP 2016 tersebut diperoleh dengan susah payah dan melalui proses yang rumit setelah 6 rekomendasi BPK pada hasil audit WDP tahun 2015 dijalankan dengan tertib.

Kendati demikian, predikat opini WTP untuk LKPP 2016 pun masih menyisakan 6 kementerian dan lembaga negara yang masih mendapatkan predikat disclaimer, dimana BPK masih menolak memberikan pendapatnya terhadap laporan keuangan kementerian dan lembaga tersebut. Fakta ini menunjukkan bahwa dalam memberikan predikat opini BPK memberikan kualifikasi yang sangat ketat dan syarat yang berat.

"Saya mengingatkan, supaya berhati-hati dengan adanya upaya yang sistematis yang mengatakan bahwa opini dan predikat hasil audit BPK bisa "diperjual belikan" karena itu sangat tidak benar dan mendeskredikatkan BPK secara kelembagaan," tukas Misbakhun. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPK Diminta Seleksi Kembali Mekanisme Pemberian Audit

BPK Diminta Seleksi Kembali Mekanisme Pemberian Audit

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 07:55 WIB

Misbakhun: Sebagai Supreme Auditor, BPK Adalah Lembaga Kredibel

Misbakhun: Sebagai Supreme Auditor, BPK Adalah Lembaga Kredibel

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 07:50 WIB

KPK Temukan Uang Ratusan Juta Rupiah saat Geledah Kantor Kemendes

KPK Temukan Uang Ratusan Juta Rupiah saat Geledah Kantor Kemendes

News | Senin, 29 Mei 2017 | 19:47 WIB

Wiranto Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Suap Auditor BPK

Wiranto Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Suap Auditor BPK

News | Senin, 29 Mei 2017 | 15:41 WIB

BPK Periksa Persenjataan TNI dan Kemenhan Sehabis Lebaran

BPK Periksa Persenjataan TNI dan Kemenhan Sehabis Lebaran

News | Senin, 29 Mei 2017 | 14:26 WIB

Auditor Utama BPK yang Dibekuk KPK Dinonaktifkan

Auditor Utama BPK yang Dibekuk KPK Dinonaktifkan

News | Senin, 29 Mei 2017 | 12:51 WIB

Demi Predikat WTP dari BPK, Kemendagri Pecat 97 Pegawai

Demi Predikat WTP dari BPK, Kemendagri Pecat 97 Pegawai

News | Senin, 29 Mei 2017 | 12:46 WIB

Dapat Opini WTP dari BPK, Menteri Agama: Alhamdulillah

Dapat Opini WTP dari BPK, Menteri Agama: Alhamdulillah

News | Senin, 29 Mei 2017 | 11:59 WIB

BPK Serahkan Hasil Pemeriksaan 15 Laporan Keuangan, Ini Temuannya

BPK Serahkan Hasil Pemeriksaan 15 Laporan Keuangan, Ini Temuannya

News | Senin, 29 Mei 2017 | 11:34 WIB

Ini yang Bikin Mendes PDTT Tak Percaya Sugito Jadi Tersangka

Ini yang Bikin Mendes PDTT Tak Percaya Sugito Jadi Tersangka

News | Minggu, 28 Mei 2017 | 02:12 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×