Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

AM Hendropriyono, Jenderal Intelijen yang Kini Jadi Pengusaha

Adhitya Himawan

Senin, 19 Juni 2017 | 06:58 WIB
AM Hendropriyono, Jenderal Intelijen yang Kini Jadi Pengusaha
Ketua Umum PKPI, Abdullah Makhmud Hendropriyono sekaligus pengusaha nasional, di Jakarta, Senin (12/6/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Abdullah Makhmud Hendropriyono. Nama yang sangat tersohor dalam dunia intelijen dan milter tanah air. Pria kelahiran Yogyakarta, 7 Mei 1945 ini memang memiliki rekam jejak yang panjang dalam dunia militer dan intelijen.

Pria yang pensiun dengan pangkat Jenderal Bintang Empat ini memiliki masa karir militer sejak 1967-2000. Sepanjang hidupnya, Hendropriyono mengalami tiga karier, sebagai militer, politikus, dan intelijen. Ia juga mengajar di beberapa tempat. Ia juga mengetuai Komisi Tinju Indonesia pada rentang waktu 1994 hingga 1998.

Hendropriyono pernah menjadi Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan dalam Kabinet Pembangunan VII dan Kabinet Reformasi Pembangunan dari tahun 1998 hingga 1999. Ia saat ini menjadi Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sejak 27 Agustus 2016.

Pada periode tahun 2001-2004, Hendropriyoni diangkat menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di Kabinet Gotong Royong yang dipimpin oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. Hendropriyono merupakan penggagas lahirnya Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di Sentul, Bogor, Dewan Analis Strategis (DAS) Badan Intelijen Negara, Sumpah Intelijen, Mars Intelijen, menetapkan hari lahir badan intelijen, mencipta Logo dan Pataka BIN, mempopulerkan bahwa intelijen sebagai "ilmu" dan menggali "filsafat intelijen", serta menggagas berdirinya tugu Soekarno-Hatta di BIN.

Namun selain kiprah militer, politik, dan intelijen dirinya yang panjang, belum banyak yang menyadari bahwa Hendropriyono juga termasuk pengusaha yang sukses.

Karier Hendropriyono dalam dunia bisnis dimulai setelah dirinya pensiun dari dunia intelijen. Menurut situs Hendropriyono Corporation Indonesia, karier Hendropriyono bermula dari kantor hukum yang bernama Hendropriyono dan Law Office di 2001. Kala itu, Presiden Megawati meresmikan kantor hukumnya.

Setelah berjalan selama enam tahun, nama Hendropriyono dan Law Office berganti menjadi Hendropriyono and Associates. Satu tahun kemudian, tepatnya pada 2006, nama Hendropriyono and Associates berubah lagi menjadi Hendropriyono Corporation Indonesia.

Grup usaha ini membawahi beberapa anak usaha yang kuat di bidangnya. Tercatat ada perusahaan yang terbilang cukup kuat dari sisi permodalan.

baca juga

Salah satunya adalah PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK), yang sebelumnya bernama PT Duta Graha Indah Tbk dan menjadi pemenang tender dalam proyek wisma atlet Hambalang, Bogor. Di perusahaan konstruksi tersebut, Hendropriyono duduk sebagai komisaris utama.

Satu perusahaan lain yang dikomandoi Hendropriyono adalah Mega Maroci Lines, perusahaan jasa pelayaran di minyak dan gas bumi (migas). Di sini, Hendropriyono memegang jabatan presiden direktur.

Selain berkarier, AM Hendropriyono juga duduk di posisi penting beberapa perusahaan.

2014 - sekarang - Chief Executive PT Adiperkasa Citra Lestari
2010 - sekarang - Chairman Andalusia Group.
2010 - sekarang - Commissioner Carrefour Indonesia.
2009 - sekarang - Presdir PT Mahagaya.
2009 - 2012 - Chairman Blitzmegaplex.
2004 - sekarang - Chairman Hendropriyono & Associates.
2000 - 2001 - Chairman Hendropriyono Law Office.
1999 - 2001 - Presiden Komisaris PT KIA Mobil Indonesia.

Beberapa waktu lalu, muncul berita yang membuat heboh tanah air. Kabar itu adalah soal kolaborasi bisnisnya dengan Proton Holdings Berhad (Bhd) asal Malaysia. Hendropriyono langsung merambah bisnis otomotif yang selama ini dikuasai oleh pebisnis Jepang. Ia mengklaim ingin membuat mobil made in Indonesia.

Tudingan miring langsung mengarah ke jenderal bintang empat ini. Kedekatan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap menjadi jalan lapang Hendropriyono untuk bisa berkibar di ranah bisnis.

Sayangnya, kerjasama dengan Proton ternyata belakangan tidak berlanjut. "Sekarang kita tidak lagi bekerjasama dengan Proton. Kita akan membangun industri mobil sendiri," kata Hendropriyono pada Suara.com di Jakarta, Senin(12/6/2017).

Sayangnya Hendropriyono tidak menjelaskan alasan pembatalan kolaborasi perusahaan miliknya dengan Proton. "Yang pasti selain kita akan bangun sendiri, kita juga akan merekrut tenaga yang expert dari mana-mana," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral! Kisah Pemotor Bantu Kakek yang Tersesat

Viral! Kisah Pemotor Bantu Kakek yang Tersesat

Tekno | Jum'at, 16 Juni 2017 | 09:15 WIB

Juara Dunia Bulutangkis di Usia Muda, Ini Rahasia Caroline Marin

Juara Dunia Bulutangkis di Usia Muda, Ini Rahasia Caroline Marin

Lifestyle | Selasa, 13 Juni 2017 | 12:09 WIB

Desi Kurnia, Pebisnis Parsel Online ParselMart

Desi Kurnia, Pebisnis Parsel Online ParselMart

Bisnis | Minggu, 11 Juni 2017 | 06:26 WIB

Astrid Wibisono, Pendiri Jasa Tukang Online Klik Tukang

Astrid Wibisono, Pendiri Jasa Tukang Online Klik Tukang

Bisnis | Sabtu, 03 Juni 2017 | 13:37 WIB

Agung Suryamal, Pengusaha Penggagas "Jihad Ekonomi"

Agung Suryamal, Pengusaha Penggagas "Jihad Ekonomi"

Bisnis | Sabtu, 27 Mei 2017 | 06:47 WIB

Andhy Koesnandar, Pegawai Microsoft yang Jadi Bos Cermati.com

Andhy Koesnandar, Pegawai Microsoft yang Jadi Bos Cermati.com

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 20:45 WIB

Billy Boen, Pakar Pengembangan Diri Young On Top

Billy Boen, Pakar Pengembangan Diri Young On Top

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2017 | 21:06 WIB

James Tjahaja Riady, Nahkoda Penerus Lippo Group

James Tjahaja Riady, Nahkoda Penerus Lippo Group

Bisnis | Senin, 08 Mei 2017 | 06:00 WIB

Inspiratif! Petani Tanpa Kaki Ini Rawat Keluarga Selama 40 Tahun

Inspiratif! Petani Tanpa Kaki Ini Rawat Keluarga Selama 40 Tahun

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:31 WIB

Kisah Danny, Resign dari Bank, Sukses Bisnis Baju Anjing

Kisah Danny, Resign dari Bank, Sukses Bisnis Baju Anjing

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 12:19 WIB

Terkini

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB

PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus

PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:06 WIB

Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen

Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:36 WIB

Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual

Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:32 WIB

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:27 WIB

Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096

Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:15 WIB

Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:05 WIB

Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO

Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:34 WIB