Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

7-Eleven Bangkrut, Bagaimana Kondisi Ritel Lainnya?

Ririn Indriani | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 27 Juni 2017 | 10:50 WIB
7-Eleven Bangkrut, Bagaimana Kondisi Ritel Lainnya?
Suasana 7-Eleven Cikini, Jakarta, Senin (26/6). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pada 30 Juni 2017 gerai 7-Eleven atau Sevel terpaksa harus tutup lantaran perusahaan ritel tersebut tidak dapat mencapai target. Sejak 2015, pendapatan Sevel menurun karena situasi ekonomi sedang melemah, terdapat daya saing yang tinggi antarminimarket.

Meski perusaahn ritel yang dikelola oleh PT. Modern Putra Indonesia harus gulung tikar, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Rosan Roeslani memastikan bisnis ritel di Indonesia masih mengalami pertumbuhan yang positif hingga saat ini.

Berdasarkan laporan pengusaha ritel, kata Rosan, kenaikan transaksi penjualan saat bulan puasa hanya 10-15 persen. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang mencapai peningkatan hingga 50 persen.

"Tetap naik sih tapi tidak sebanyak dulu. Pengusaha ritel di mal-mal untuk barang-barang mewah juga mengalami kenaikan yang tidak signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya," katanya saat dihubungi Suara.com, Selasa (27/6/2017).

Selain itu, Rosan memastikan hingga saat ini belum ada pengurangan atau Pemutusan Hubungan Kerja secara masif akibat bisnis ritel yang lesu. Hal ini lantaran, perusahaan ritel di Indonesia masih bisa berkembang meski kondisi perekonomian di Indonesia belum cukup stabil.

"Belum kok, belum ada PHK, semua masih baik. Tapi ya memang kemabli lagi kuncinya di pemerintah. Daya beli masyarakat harus dijaga, karena sebenarnya duit ada, tapi membelanjakannya tidak seagresif tahun-tahun sebelumnya karena masalah psikologis, seperti ada tensi di perpolitikan," ujarnya.

Seperti diketahui, dilansir dari laman resmi Bursa Efek Indonesia, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk telah memastikan tidak mengakuisisi semua gerai 7-eleven atau Sevel yang dimiliki oleh PT. Modern SevelIndonesia.

Atas dasar tersebut, PT. Modern Internasional akan menutup semua gerai sevelpada akhir bulan ini atau tepatnya pada tanggal 30 Juni 2017.

"Bersama surat ini, kami bermaksud untuk menginformasikan bahwa per 30 Juni 2017, seluruh gerai 7-Eleven di bawah PT Modern Sevel Indonesia akan menghentikan kegiatan operasionalnya," kata Direktur Modern Internasional Chandra Wijaya‎ Di Jakarta, Jumat (23/6/2017).

Chandra melanjutkan, penutupan seluruh gerai Sevel sebagai imbas dari batalnya rencana akuisisi seluruh gerai Sevel beserta aset-asetnya oleh PT. Charoen Pokphand Restu Indonesia yang merupakan anak usaha dari PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk.

Pembatalan tersebut lantaran tidak tercapainya kesepakatan atas pihak-pihak yang berkepentingan.

"Hal-hal material yang berkaitan dan yang timbul sebagai akibat dari pemberhentian operasional gerai 7-Eleven ini akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku dan akan diselesaikan secepatnya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendag Akan Kontrol Harga Di Pasar Ritel Modern

Mendag Akan Kontrol Harga Di Pasar Ritel Modern

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 15:12 WIB

Sejumlah Peritel Global Masih Ekspansi Bisnis di Jabodetabek

Sejumlah Peritel Global Masih Ekspansi Bisnis di Jabodetabek

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 20:24 WIB

JLL: Sewa Pasar Ritel Meningkat 1,5 Persen di Q2 2016

JLL: Sewa Pasar Ritel Meningkat 1,5 Persen di Q2 2016

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 20:49 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB