Pertamina Diminta Terbuka Soal Kendala di Blok Mahakam

Adhitya Himawan

Sabtu, 08 Juli 2017 | 15:38 WIB
Pertamina Diminta Terbuka Soal Kendala di Blok Mahakam
Kantor Pusat Pertamina di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman mengakui ada persoalan dalam pengelolaan Blok Mahakam oleh PT Pertamina. Namun menurutnya, persoalan ini bukan karena Pertamina tidak percaya diri.

"Diduga ada kelompok mafia yang mempengaruhi elit kekuasaan yang bisa menekan Direksi Pertamina untuk menyikapinya seolah olah kurang percaya diri. Yaitu sebagai jalan menambahkan porsi saham Total mencapai 39 persen dan agar publik bisa memaklumi sikap Pertamina ini," kata Yusri di Jakarta, Sabtu (8/7/2017).

Padahal perlu diketahui, Blok Mahakam adalah blok produksi, bukan lapangan eksplorasi yang beresiko tinggi tingkat kegagalannya. Apalagi jumlah sumber daya manusia selama ini di Total Indonesia itu ada sekitar 97 persen adalah orang Indonesia asli.

"Kemudian kalau bicara kendala sumber pembiayaan untuk investasi, apa mereka tidak paham bahwa sudah antri perbankkan nasional dan lembaga pembiayaan Internasional untuk membiayai investasi pemboran sumur pengembangan dan membangun fasilitas infrasrtuktur produksinya," jelas Yusri.

Mengenai persoalan teknologi, hampir semua Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)yang bekerja juga dikerjakan oleh kontraktor pihak ketiga. Sehingga alasannya menjadi aneh dan tidak masuk akal kalau Pertamina tidak mampu. "Untuk apa selama ini Pertamina sibuk mencari dan memburu lapangan lapangan migas baru di luar negeri untuk kepentingan ketahanan energi nasional. Bahkan tahun 2016 telah mengakuisisi 72, 65 persen saham blok migas di Afrika (Gabon , Tanzania & Nigeria ), dari perusahaan swasta Maurel & Prom Prancis," tambahnya.

Yusri menyarankan Dirut Pertamina Ellia Massa Manik untuk bicara secara terbuka ke publik ada apa di Pertamina saat ini. Sebelumnya, direksi yang lama dibawah Dwi Sutjipto sangat percaya diri mampu mengoperasikan Blok Mahakam secara mandiri 100 persen.

"Kok sekarang jadi "letoy"? Ada apa ini? Jangan sampai "wong ndeso akan membacanya sikap Pertamina ini ibarat "kambing kurus di negeri orang diburu buru, tapi sapi gemuk dikandang sendiri dibiarkan disembelih oleh tamunya," tutupnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Genjot Investasi Migas, Pemerintah akan Buat PP Gross Split

Genjot Investasi Migas, Pemerintah akan Buat PP Gross Split

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 15:01 WIB

Sempat Gagal, Pemerintah Jemput Bola Lelang 15 Blok Migas

Sempat Gagal, Pemerintah Jemput Bola Lelang 15 Blok Migas

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 14:53 WIB

Inilah Daftar Nama 15 Wilayah Kerja Migas yang Baru

Inilah Daftar Nama 15 Wilayah Kerja Migas yang Baru

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 13:18 WIB

Sopir Tangki Pertamina Patra Niaga Demo Kemenaker

Sopir Tangki Pertamina Patra Niaga Demo Kemenaker

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 14:15 WIB

Pemerintah Terbitkan PP yang Merevisi Cost Recovery Hulu Migas

Pemerintah Terbitkan PP yang Merevisi Cost Recovery Hulu Migas

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 13:58 WIB

Bisa Hemat 40 Persen, Pabrik Kertas Ini Beralih ke Gas Bumi PGN

Bisa Hemat 40 Persen, Pabrik Kertas Ini Beralih ke Gas Bumi PGN

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 10:59 WIB

Mantan Dirut Pertamina Trans Kontinental Ditahan Kejagung

Mantan Dirut Pertamina Trans Kontinental Ditahan Kejagung

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 02:06 WIB

Jelang Puncak Arus Mudik, Pertamina Pastikan Penyaluran Lancar

Jelang Puncak Arus Mudik, Pertamina Pastikan Penyaluran Lancar

Bisnis | Jum'at, 23 Juni 2017 | 15:47 WIB

Pertamina Siapkan Tim Bermotor, Suplai Bensin Mobil Pemudik

Pertamina Siapkan Tim Bermotor, Suplai Bensin Mobil Pemudik

Otomotif | Jum'at, 23 Juni 2017 | 13:23 WIB

Berupaya Maksimal Layani Pemudik, Pertamina Tambah Fasilitas Baru

Berupaya Maksimal Layani Pemudik, Pertamina Tambah Fasilitas Baru

Bisnis | Kamis, 22 Juni 2017 | 11:31 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×