Inilah Daftar Nama 15 Wilayah Kerja Migas yang Baru

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 07 Juli 2017 | 13:18 WIB
Inilah Daftar Nama 15 Wilayah Kerja Migas yang Baru
Blok Migas ONWJ. [bumn.go.id]

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hari ini, Jumat (7/7/2017) mengundang sekitar 52 perusahaan minyak dan gas di kantor Kementerian, Jakarta, untuk menghadiri acara coffee morning. Dalam pertemuan tersebut, Menteri ESDM Ignasius Jonan juga mengobral 15 Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (Migas) baru.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas IGN Wiratmadja mengatakan, dalam pertemuan kali jni Jonan menawarkan  10 WK konvensional dan 5 WK non konvensional kepada perusahaan migas yang hadir. 

"Seluruh WK yang ditawarkan menggunakan kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC) skema gross split sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2017. Ketentuan bagi hasil yang diterapkan sebesar 57 persen:43 persen untuk minyak dan gas 52persen;48 persen," katanya. 

Wirat berharap, dengan adanya pertemuan kali ini, para perusahaan minyak dan gas yang hadir berminat menggarap 15 wilayah kerja minyak dan gas yang ditawarkan oleh pemerintah. 

Sebagai informasi, Blok migas yang ditawarkan itu melalui mekanisme penawaran langsung dan lelang reguler. Ada tujuh Wilayah Kerja konvensional yang ditawarkan secara langsung (direct offer), berikut daftarnya:

1. Andaman I (di lepas pantai Aceh/offshore) luas 7.346 km2
2. Andaman II (di lepas pantai Aceh/
offshore) luas 7.399,85 km2
3. South Natuna (di lepas pantai Natuna/
offshore) luas 7.827,09 km2
4. Merak Lampun (di lepas pantai dan daratan Banten-Lampung) luas 5.104,17 km2
5. Pekawai (di lepas pantai Kalimantan Timur/
offshore) luas 7.775,83 km2
6. West Yamdena (di lepas pantai dan daratan Maluku) 8.209,96 km2
7. Kasuri III (daratan Papua Barat/
onshore) luas 752,39 km2

Lalu ada 3 Wilayah Kerja konvensional yang ditawarkan dengan lelang reguler:

1. Tongkol (lepas pantai Natuna/offshore) luas 583,98 km2
2. East Tanimbar (lepas pantai Maluku/
offshore) luas 8.242,81 km2
3. Mamberano (daratan/onshore dan lepas pantai Papua/
offshore) luas 7.783 km2.

baca juga

Sementara ada 3 Wilayah Kerja non konvensional yang dilelang direct offer:

1. MNK Jambi I (daratan Jambi/onshore) luas 2.823,93 km2
2. MNK Jambi I (daratan Jambi dan Sumatera Selatan/
onshore) luas 1.622,35 km2
3. GMB West Air Komering (daratan Sumatera Selatan/
onshore) luas 1.085 km2

Serta 2 Wilayah Kerja non konvensional yang dilelang secara reguler:

1. GMB Raja (daratan Sumatera Selatan/onshore) luas 580 km2
2. GMB Bungamas (daratan Sumatera Selatan/
onshore) luas 483,6 km.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sarapan Bareng Bos Migas, Jonan Obral 15 Wilayah Kerja Migas

Sarapan Bareng Bos Migas, Jonan Obral 15 Wilayah Kerja Migas

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 13:11 WIB

Jonan Tolak Permintaan Freeport Soal Aturan Khusus Investasi

Jonan Tolak Permintaan Freeport Soal Aturan Khusus Investasi

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 14:14 WIB

Soal Isu Kontrak Freeport Diperpanjang, Jonan: Nggak Ada Itu

Soal Isu Kontrak Freeport Diperpanjang, Jonan: Nggak Ada Itu

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 14:06 WIB

Freeport Akui Negosiasi Dengan Pemerintah Belum Capai Titik Temu

Freeport Akui Negosiasi Dengan Pemerintah Belum Capai Titik Temu

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 11:41 WIB

Kementerian BUMN Bantah Kontrak Freeport Telah Diperpanjang

Kementerian BUMN Bantah Kontrak Freeport Telah Diperpanjang

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 08:54 WIB

Kementerian ESDM: Perpanjangan Kontrak Freeport Belum Diputuskan

Kementerian ESDM: Perpanjangan Kontrak Freeport Belum Diputuskan

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 08:40 WIB

Pemerintah Terbitkan PP yang Merevisi Cost Recovery Hulu Migas

Pemerintah Terbitkan PP yang Merevisi Cost Recovery Hulu Migas

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 13:58 WIB

Pertamina Tempatkan Satgas Khusus di Titik Rawan Macet Arus Mudik

Pertamina Tempatkan Satgas Khusus di Titik Rawan Macet Arus Mudik

Bisnis | Sabtu, 01 Juli 2017 | 15:51 WIB

Biaya Pengeboran PLN di PLTP Tulehu Capai Rp15,4 Miliar

Biaya Pengeboran PLN di PLTP Tulehu Capai Rp15,4 Miliar

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 13:59 WIB

Terkini

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 17:25 WIB

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:20 WIB

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 17:03 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 17:00 WIB

×