Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hari ini, Jumat (7/7/2017) mengundang sekitar 52 perusahaan minyak dan gas di kantor Kementerian, Jakarta, untuk menghadiri acara coffee morning. Dalam pertemuan tersebut, Menteri ESDM Ignasius Jonan juga mengobral 15 Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (Migas) baru.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas IGN Wiratmadja mengatakan, dalam pertemuan kali jni Jonan menawarkan 10 WK konvensional dan 5 WK non konvensional kepada perusahaan migas yang hadir.
"Seluruh WK yang ditawarkan menggunakan kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC) skema gross split sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2017. Ketentuan bagi hasil yang diterapkan sebesar 57 persen:43 persen untuk minyak dan gas 52persen;48 persen," katanya.
Wirat berharap, dengan adanya pertemuan kali ini, para perusahaan minyak dan gas yang hadir berminat menggarap 15 wilayah kerja minyak dan gas yang ditawarkan oleh pemerintah.
Sebagai informasi, Blok migas yang ditawarkan itu melalui mekanisme penawaran langsung dan lelang reguler. Ada tujuh Wilayah Kerja konvensional yang ditawarkan secara langsung (direct offer), berikut daftarnya:
1. Andaman I (di lepas pantai Aceh/offshore) luas 7.346 km2
2. Andaman II (di lepas pantai Aceh/offshore) luas 7.399,85 km2
3. South Natuna (di lepas pantai Natuna/offshore) luas 7.827,09 km2
4. Merak Lampun (di lepas pantai dan daratan Banten-Lampung) luas 5.104,17 km2
5. Pekawai (di lepas pantai Kalimantan Timur/offshore) luas 7.775,83 km2
6. West Yamdena (di lepas pantai dan daratan Maluku) 8.209,96 km2
7. Kasuri III (daratan Papua Barat/onshore) luas 752,39 km2
Lalu ada 3 Wilayah Kerja konvensional yang ditawarkan dengan lelang reguler:
1. Tongkol (lepas pantai Natuna/offshore) luas 583,98 km2
2. East Tanimbar (lepas pantai Maluku/offshore) luas 8.242,81 km2
3. Mamberano (daratan/onshore dan lepas pantai Papua/offshore) luas 7.783 km2.
Sementara ada 3 Wilayah Kerja non konvensional yang dilelang direct offer:
1. MNK Jambi I (daratan Jambi/onshore) luas 2.823,93 km2
2. MNK Jambi I (daratan Jambi dan Sumatera Selatan/onshore) luas 1.622,35 km2
3. GMB West Air Komering (daratan Sumatera Selatan/onshore) luas 1.085 km2
Serta 2 Wilayah Kerja non konvensional yang dilelang secara reguler:
1. GMB Raja (daratan Sumatera Selatan/onshore) luas 580 km2
2. GMB Bungamas (daratan Sumatera Selatan/onshore) luas 483,6 km.