Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Sempat Gagal, Pemerintah Jemput Bola Lelang 15 Blok Migas

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 07 Juli 2017 | 14:53 WIB
Sempat Gagal, Pemerintah Jemput Bola Lelang 15 Blok Migas
Blok Migas ONWJ. [pheonwj.pertamina.com]

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini tengah berupaya melakukan berbagai cara menawarkan 15 Wilayah Kerja Minyak dan Gas guna menggairahkan kembali WK Minyak dan Gas.

Salah satu yang dilakukan adalah dengan menggundang sekitar 52 perusahaan minyak dan gas ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam, Jakarta Pusat, Jumat (7/7/2016).

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan, tahun ini pemerintah lebih pro aktif 'jemput bola' atau menarik investor agar lelang tak berakhir dengan kegagalan lagi seperti dua tahun belakangan terakhir. Pemerintah pun meminta masukan dari para investor agar blok yang ditawarkan lebih menarik.

"Persoalannya apakah blok itu yang kurang bagus, secara komerisial tidak atraktif, atau aturan kita tidak mendukung sehingga tidak diambil yang berminat," kata Arcandra.

Selain jemput bola, lanjut Arcandra, pemerintah memilih perusahaan-perusahaan besar untuk mengambil WK Migas ini. Tidak seperti tahun sebelumnya yang memilih perusahaan kecil untuk menggarap 15 blok migas ini.

"Tahun lalu konvensional pakai cost recovery, tahun ini pakai gross split. Tahun lalu yang seperti ini (mengundang perusahaan-perusahaan besar) belum ada, sekatang kita adakan. Tahun lalu peserta lelang enggak ada yang besar, tahun ini ada," ujarnya.

Arcandra mengaku optimis, dengam upaya yang dilakukan oleh pemerintah saat ini bisa laris, lantaran ada 3 perubahan besar yang dibuat. Pertama, tahun ini blok yang dilelang menggunakan kontrak bagi hasil (Production Sharing Contract/PSC) skema gross split, bukan lagi PSC cost recovery.

Seperti diketahui, 15 WK migas ini sudah ditawarkan oleh pemerintah sejak 2016 silam. Sejak akses dokumen lelang blok minyak dan gas bumi dibuka pada 29 Mei 2017, tercatat baru 12 perusahaan minyak dan gas bumi yang mengambil dokumennya.

baca juga

Pada Mei 2017, dalam acara pameran dan konvensi yang digelar Indonesian Petroleum Association (IPA), pemerintah telah menawarkan 15 wilayah kerja baru migas. Hal yang sama juga terjadi pada 2016 lalu. Dimana lelang ini sepi peminat.

Adapun 10 blok migas konvensional yang ditawarkan yakni Andaman I, Aceh Utara; Andaman II, Aceh Utara; Merak Lampung, Lampung; South Tuna, Natuna Timur; Tongkol, Natuna Timur; Pekawai, Kalimantan Timur; West Yamdena, Maluku; East Tanimbar, Maluku; Kasuri III, Papua Barat dan Memberamo, Papua Barat.

Sementara, sisanya, blok migas nonkonvensional yakni blok shale gas Jambi I dan Jambi II serta blok gas metana batubara Raja, Bungamas dan West Air Komering. Dari total 15 blok baru, tujuh blok ditawarkan melalui penawaran langsung. Ketujuh blok tersebut yakni Andaman I, Andaman II, South Tuna, Merak Lampung, Pekawai, West Yamdena dan Kasuri III.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Daftar Nama 15 Wilayah Kerja Migas yang Baru

Inilah Daftar Nama 15 Wilayah Kerja Migas yang Baru

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 13:18 WIB

Sarapan Bareng Bos Migas, Jonan Obral 15 Wilayah Kerja Migas

Sarapan Bareng Bos Migas, Jonan Obral 15 Wilayah Kerja Migas

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 13:11 WIB

Jonan Targetkan Perundingan Dengan Freeport Selesai Juli 2017

Jonan Targetkan Perundingan Dengan Freeport Selesai Juli 2017

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 14:22 WIB

Jonan Tolak Permintaan Freeport Soal Aturan Khusus Investasi

Jonan Tolak Permintaan Freeport Soal Aturan Khusus Investasi

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 14:14 WIB

Soal Isu Kontrak Freeport Diperpanjang, Jonan: Nggak Ada Itu

Soal Isu Kontrak Freeport Diperpanjang, Jonan: Nggak Ada Itu

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 14:06 WIB

Freeport Akui Negosiasi Dengan Pemerintah Belum Capai Titik Temu

Freeport Akui Negosiasi Dengan Pemerintah Belum Capai Titik Temu

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 11:41 WIB

Kementerian BUMN Bantah Kontrak Freeport Telah Diperpanjang

Kementerian BUMN Bantah Kontrak Freeport Telah Diperpanjang

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 08:54 WIB

Kementerian ESDM: Perpanjangan Kontrak Freeport Belum Diputuskan

Kementerian ESDM: Perpanjangan Kontrak Freeport Belum Diputuskan

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 08:40 WIB

Pemerintah Terbitkan PP yang Merevisi Cost Recovery Hulu Migas

Pemerintah Terbitkan PP yang Merevisi Cost Recovery Hulu Migas

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 13:58 WIB

Pertamina Tempatkan Satgas Khusus di Titik Rawan Macet Arus Mudik

Pertamina Tempatkan Satgas Khusus di Titik Rawan Macet Arus Mudik

Bisnis | Sabtu, 01 Juli 2017 | 15:51 WIB

Terkini

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×