Dugaan Monopoli Aqua, KPPU Hadirkan Saksi Pedagang yang dirugikan

Adhitya Himawan Suara.Com
Kamis, 20 Juli 2017 | 05:17 WIB
Dugaan Monopoli Aqua, KPPU Hadirkan Saksi Pedagang yang dirugikan
Persidangan KPPU dugaan Monopoli  Perdagangan yang dilakukan oleh PT Balina Agung Perkasa sebagai distributor tunggal Aqua dan PT Tirta Investama yang memproduksi Aqua. [Dok KPPU]

Kebenaran sepertinya akan segera terungkap. Itulah kalimat yang tepat untuk melukiskan sidang lanjutan yang digelar oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dengan nomor perkara 22/KPPU-L/2016 tentang dugaan Monopoli  Perdagangan yang dilakukan oleh PT Balina Agung Perkasa sebagai distributor tunggal Aqua dan PT Tirta Investama yang memproduksi Air Minum dalam kemasan merek Aqua.

Pada sidang keempat ini, tim investigator KPPU menghadirkan saksi pedagang air minum dalam kemasan yang telah diintimidasi dan diturunkan statusnya dari Star Outlet (SO) menjadi Whole Seller (WS). Saksi yang dihadirkan di depan sidang majelis adalah Yatim Agus Prasetyo pemilik toko Vanny yang beralamat di jalan KH Ahmad Dahlan no 1 Karawang, Jawa Barat. Di depan majelis,Agus menjelaskan menjual berbagai merek AMDK ditokonya, namun yang terbesar adalah Aqua.Oleh karena nya Agus mendapat status SO Aqua dari PT Balina Agung Perkasa sejak tahun 2006.

Pada tahun 2015, seiring dengan melesatnya penjualan Le Minerale, Agus juga mendapat status SO  dari Le Minerale. Nah sejak menjual Le Minerale  inilah Agus kerap didatangi pejabat dari PT Tirta Investama dan PT Balina Agung Perkasa. Pada tahun 2016 Agus mendapat teguran dari Pramono pegawai dari PT Tirta Investama yang intinya kalau masih mau menjual Aqua jangan menjual Le Minerale.

"Jadi saya dibilangin Pak Pramono, kalau masih mau jual Aqua, tolong jangan jual Le Minerale. Kalau tetap jual Le Minerale status akan diturunkan menjadi Whole seller (WS)," ungkap Agus di persidangan.

Mendapat ancaman itu, Agus tetap menjual produk Le Minerale. Menurut pengakuannya dirinya menjual produk merek apapun seharusnya bebas karena diperoleh dengan cara membeli, bukan dikasih.

Rupanya ancaman itu bukan hanya sekadar kata - kata. Tapi benar - benar terjadi. Pada bulan Mei 2016 status SO Agus diturunkan menjadi Whole Seller (WS).

" Status saya benar - benar diturunkan menjadi WS sejak Mei 2016,  dampaknya jelas ada. Saya tidak bisa beli  Aqua langsung tapi beli ke teman dgn harga lebih tinggi, " tutur Agus.

Selain dimintai kesaksianya oleh Helmi Nurjamil dari Tim Investigator, Agus juga diminta menunjukkan bukti - bukti tentang ancaman dan surat penurunan status dari SO ke WS. Sejauh ini Agus bisa menunjukkan bukti bukti otentik yang diminta tersebut.

Baca Juga: KPPU Periksa Dugaan Monopoli Tirta Investama dan Balina Agung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI