Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

KPPU Temukan Dugaan Praktik Kartel Bawang Putih

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 02 Juni 2017 | 06:24 WIB
KPPU Temukan Dugaan Praktik Kartel Bawang Putih
Pedagang bawang putih impor di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (16/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Rapat Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) pada Selasa (23/5/2017) memutuskan untuk meningkatkan status dugaan kartel bawang putih dari penelitian ke tahap penyelidikan.

Keputusan ini diambil setelah dalam Rapat Komisi digelar hasil penelitian yang dilakukan oleh Investigator KPPU menunjukkan fakta-fakta adanya dugaan pengaturan distribusi bawang putih oleh beberapa pelaku usaha yang menguasai pasar hingga sekitar 50 persen.

Ketua KPPU, Syarkawi Rauf, menyatakan bahwa terdapat indikasi dugaan pengaturan distribusi bawang putih, mulai dari proses importasinya hingga distribusinya.

"Kami menduga terjadi pengaturan pasokan ke pasar mulai dari impornya melalui dua pintu masuk utama impor bawang putih ke Indonesia, yaitu pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan pelabuhan Belawan Medan. Dugaan pengaturan ini telah berujung pada naiknya harga jual bawang putih di pasaran" ujar Syarkawi di Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Komposisi volume impor bawang putih di dua pintu masuk utama tersebut 94 persen melalui pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sedangkan sisanya melalui pelabuhan Belawan Medan. Diduga terdapat lima group pelaku usaha yang menguasai impor bawang putih di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan satu kelompok pelaku usaha menguasai di pelabuhan Belawan Medan.

Saat ini, Indonesia mengimpor sekitar 97 persen kebutuhan bawang putih Dalam negeri. Hanya sekitar tiga persen yang dihasilkan sendiri di Dalam negeri. Impor bawang putih Indonesia hampir semuanya berasal dari Cina.

Langkah KPPU ini juga seiring dengan upaya pemerintah yang tengah berusaha keras untuk menjaga stabilitas harga pangan, baik melalui pembentukan Satgas Pangan yang digagas oleh Polri maupun istrumen pengawasan HET oleh kementerian perdagangan.

Syarkawi mengingatkan pentingnya antisipasi kondisi ini, terlebih saat ini akan memasuki bulan Ramadhan dan Idul Fitri, yang biasanya akan dimanfaatkan oleh beberapa pelaku usaha tertentu untuk mengambil keuntungan tidak wajar.

"Kita harus segera memberikan sinyal ke pasar bagaimana posisi ketersediaan pangan, dan langkah konkret apa yang dilakukan bila terjadi kenaikan harga, langkah KPPU masuk dalam tahap penyelidikan untuk komoditas bawang putih ini menjadi penting sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus early warning kepada pelaku usaha agar tidak coba-coba permainkan harga" tegas Syarkawi.

Selain itu, KPPU akan segera berkoordinasi dengan tim satgas pangan Polri terkait penyelidikan dugaan kartel bawang putih yang telah diputuskan pada Selasa (23/5/2017).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sidak Pasar, Setnov Temui Kenaikan Harga Gawang Putih

Sidak Pasar, Setnov Temui Kenaikan Harga Gawang Putih

Bisnis | Senin, 22 Mei 2017 | 10:58 WIB

Bawang Putih Mahal, Bulog Serang Mulai Intervensi Turunkan Harga

Bawang Putih Mahal, Bulog Serang Mulai Intervensi Turunkan Harga

Bisnis | Minggu, 21 Mei 2017 | 17:26 WIB

KPPU: Tidak Ada Ruang Pembenar Naikkan Harga Daging Sapi

KPPU: Tidak Ada Ruang Pembenar Naikkan Harga Daging Sapi

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 19:37 WIB

Stok Daging Sapi Surplus, KPPU Optimis Tak Ada Lonjakan Harga

Stok Daging Sapi Surplus, KPPU Optimis Tak Ada Lonjakan Harga

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 19:29 WIB

Tekan Lonjakan Harga Bawang Putih

Tekan Lonjakan Harga Bawang Putih

Foto | Selasa, 16 Mei 2017 | 14:35 WIB

Jelang Puasa dan Lebaran, KPPU Ancam Praktik Kartel Pangan

Jelang Puasa dan Lebaran, KPPU Ancam Praktik Kartel Pangan

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 21:01 WIB

Inilah Tujuh Substansi Baru Dalam RUU Persaingan Usaha

Inilah Tujuh Substansi Baru Dalam RUU Persaingan Usaha

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 20:58 WIB

Mentan Marah Kartel Cabai Raih Untung Rp2 Miliar per Orang

Mentan Marah Kartel Cabai Raih Untung Rp2 Miliar per Orang

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 15:02 WIB

Sadis! Ada Mayat Dilempar dari Pesawat

Sadis! Ada Mayat Dilempar dari Pesawat

News | Kamis, 13 April 2017 | 05:32 WIB

KPPU Beri 3 Rekomendasi untuk Atasi Polemik Taksi Online

KPPU Beri 3 Rekomendasi untuk Atasi Polemik Taksi Online

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 03:30 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB