Darmin Bantah Perekonomian Indonesia Melambat

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 14 Agustus 2017 | 13:52 WIB
Darmin Bantah Perekonomian Indonesia Melambat
Deretan gedung bertingkat di wilayah Jakarta, terlihat dari salah satu jendela gedung pencakar langit, Selasa (14/2/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution membantah perekonomian di Indonesia saat ini mengalami perlambatan.

Menurut Darmin, jika dlinat dari Pembentukan Modal Tetap Bruto atau investasi sebagai sumber perekonomian saat ini mengindikasikan perekonomian Indonesia masih cukup baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau dilihat sumber pertumbuhan ekonominya sebenarnya pertama itu PMTB, ekspor impor sudah mulai sedikit menurun growthnya, melambat tapi masih tumbuh. Kalau dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih 4,95 perse, masih lebih baik dari kuartal pertama 4,94 persen (yoy)," kata Darmin saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (14/8/2017).

Kendati demikian, Darmin mengakui di sektor konsumsi rumah tangga melemah karena di bulan Juni. Hal ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri. Sehingga masyarakat banyak menahan daya belinya untuk belanja di kampung halaman.

"Itu data per akhir Juni pada saat Lebaran, tahun lalu Juli sebelum tanggal 10-an. Itu juga jangan lupa masyarakat kita pas mau Lebaran nahan uang dulu karena mau pulang, mau belanja dia di kampung supaya keren, itu sangat normal, umumnya begitu. Jadi memang wajar," katanya.

Jika dilihat dari sektor lainnya, perekonomian Indonesia tetap mengalami pertumbuhan dan masih berjalan cukup baik sampai saat ini.

"Jangan dilihat satu sisi. Lihat sektor pertanian oke, telekomunikasi oke, bangunan, ada hubungannya dengan investasi. Yang agak lambat itu konsumsi pemerintah itu gaji dan belanja rutin, jadi memang dia malah negatif, yang sebenarnya kalau itu membaik saja, angka 5,1 persen masih mungkin terjadi," kata Darmin.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik sumber pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2017 sebesar 5,01 persen. Pertumbuhan ini masih didominasi oleh konsumsi rumah tangga sebesar 2,65 persen (yoy), melambat dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 2,72 persen (yoy). Adapun pertumbuhan PMTB atau investasi meningkat menjadi 1,69 persen (yoy), dari kuartal sebelumnya sebesar 1,53 persen (yoy).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Darmin Optimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 Persen di 2017

Darmin Optimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 Persen di 2017

Bisnis | Senin, 14 Agustus 2017 | 13:14 WIB

Darmin Sebut Masyarakat Kini Suka Rekreasi Ketimbang Beli Baju

Darmin Sebut Masyarakat Kini Suka Rekreasi Ketimbang Beli Baju

Bisnis | Senin, 14 Agustus 2017 | 12:57 WIB

BPS: Masyarakat Lebih Pilih Menabung Dibanding Belanja

BPS: Masyarakat Lebih Pilih Menabung Dibanding Belanja

Bisnis | Senin, 07 Agustus 2017 | 15:59 WIB

Harus Ada Insentif Untuk Perkuat Daya Beli Masyarakat

Harus Ada Insentif Untuk Perkuat Daya Beli Masyarakat

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2017 | 10:48 WIB

Menko Darmin Minta Pengelola KEK Aktif Menarik Investasi

Menko Darmin Minta Pengelola KEK Aktif Menarik Investasi

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 14:33 WIB

Kawasan KEK Dinilai Bisa Perbanyak Investor ke Indonesia

Kawasan KEK Dinilai Bisa Perbanyak Investor ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 13:42 WIB

Menko Darmin Pamerkan Proyek Strategis Nasional, Ini Rinciannya

Menko Darmin Pamerkan Proyek Strategis Nasional, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 12:35 WIB

Bank UOB Indonesia Prediksi PDB RI Tumbuh 5,2 Persen

Bank UOB Indonesia Prediksi PDB RI Tumbuh 5,2 Persen

Bisnis | Jum'at, 28 Juli 2017 | 18:07 WIB

Jokowi Optimis Indonesia Jadi Negara Terkuat Ekonomi di 2045

Jokowi Optimis Indonesia Jadi Negara Terkuat Ekonomi di 2045

Bisnis | Jum'at, 28 Juli 2017 | 16:10 WIB

Jokowi: Asal Jangan Turbulensi politik, 2045 Kita Negara Terkuat

Jokowi: Asal Jangan Turbulensi politik, 2045 Kita Negara Terkuat

Bisnis | Jum'at, 28 Juli 2017 | 11:46 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB