Apa itu Hunian Berkonsep TOD? Simak Ulasannya

Angelina Donna | Suara.com

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 07:00 WIB
Apa itu Hunian Berkonsep TOD? Simak Ulasannya

Suara.com - Perkembangan dalam dunia properti secara umum memang begitu pesat. Tak heran jika banyak orang atau pihak yang ikut-ikutan terjun ke bidang bisnis tersebut karena iming-iming mendapatkan keuntungan yang berlipat. Berkaitan dengan konsep pembangunan perumahan, sekarang sudah ditemukan Transit Oriented Deelopmet atau disingkat TOD. Lalu, apakah Anda sudah mengetahuinya?

Perlu Anda sekalian ketahui bahwa TOD adalah program pengembangan kawasan properti yang memaksimalkan fungsi transportasi massal, seperti commuter line, MRT, dan LRT. Selain transportasi, juga memfasilitasi jalan untuk pejalan kaki dan sepeda.

Dengan begitu, semua lapisan masyarakat dapat terlayani sebaik-baiknya. Beberapa negara yang sudah menerapkan konsep ini, yaitu Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan. Sementara untuk di Indonesia, beberapa developer atau pengembang mulai menawarkan konsep TOD tersebut untuk produk hunian yang mereka jual.

Lalu, apa saja keuntungan atau keunggulan kompleks hunian yang berkonsep TOD? Untuk lebih jelasnya, silakan membaca uraian berikut.
Lebih murah

Konsep perumahan TOD tentu saja membutuhkan lahan cukup luas. Oleh karena itu, pihak pengembang tak mungkin membangunnya di tengah kota. Pasalnya, keterbatasan lahan serta harganya cukup tinggi. Oleh karena itu, pengembang lebih memilih membangun perumahan berkonsep TOD di wilayah pinggiran dengan harga tanahnya lebih murah.

Secara tidak langsung, kondisi seperti ini juga mempengaruhi harga produk hunian yang mereka tawarkan akan lebih murah. Lagipula, pihak pengembang juga harus mempromosikan perumahan konsep TOD yang mereka bangun kepada masyarakat luas dengan keunggulan dan ciri khasnya masing-masing.

Konsep perumahan TOD secara langsung atau tidak memang menguntungkan banyak orang. Terutama mereka para pemilik rumahnya karena semakin bisa menikmati tempat tinggal yang aman dan nyaman. Apalagi Anda sekalian yang berdomisili di wilayah kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, atau Surabaya. Tentu saja Anda ingin memiliki rumah pribadi yang mempunyai aksesibilitas tinggi, sehingga lebih mudah saat beraktivitas sehari-hari. Jadi, semua sudah terintegrasi khususnya pada faktor transportasi yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sebuah perumahan.

Lalu, apa lagi keuntungan hunian yang berkonsep TOD?

Praktis dan bebas macet
Sudah sedikit disinggung di atas bahwa hunian berkonsep TOD sudah terintegrasi dengan faktor transportasi. Sementara itu, transportasi yang dimaksud di sini adalah bersifat massal. Dengan efektivitas tansportasi massal yang dikembangkan, maka bisa mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan raya. Jika seperti itu, kemacetan yang biasa dialami oleh masyarakat di perkotaan bisa ditanggulangi, minimal dapat dikurangi. Anda sebagai salah satu bagian dari masyarakat juga bisa merasakan keuntungan tersebut.

Lebih berhemat
Inilah keuntungan yang memang seharusnya Anda rasakan dan nikmati saat menghuni rumah berkonsep TOD. Terutama dalam mengaplikasikan transportasi massal sehari-hari. Di mana Anda tak lagi mengendarai kendaraan pribadi lagi, tetapi sudah beralih ke angkutan umum massal. Meskipun jenis kendaraan umum, tetapi terjamin keamanan dan kenyamanannya saat berkendara. Lagipula, ongkosnya sangat terjangkau dan lebih murah dibanding Anda membeli bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan pribadi.

Meningkatkan kualitas hidup
Perlu Anda ketahui bahwa hunian berkonsep TOD akan semakin mendekatkan jarak tempuh dari rumah ke terminal angkutan massal. Dengan begitu, Anda tak perlu buang-buang waktu lagi untuk sekedar menunggu atau sejenisnya. Apalagi Anda sebagai seorang pekerja yang sangat menghargai waktu. Semua aktivitas menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Dengan kata lain, kualitas hidup Anda sehari-hari seakin meningkat sejak bertempat tinggal di hunian berkonsep TOD.

Investasi yang menjanjikan
Tidak menutup kemungkinan konsep TOD yang diaplikasikan pada kompleks perumahan akan banyak dilirik para investor. Anda pun jangan sampai ketinggalan untuk membelinya. Pasalnya, bisa jadi harga hunian yang masuk dalam TOD harga jualnya semakin melambung tinggi di beberapa tahun ke depan. Dengan begitu, Anda pun bisa berinvestasi dengan membelinya. Lalu, bisa juga menjual atau menyewakannya di kemudian hari untuk mendapatkan keuntungan berlipat.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya Banyak Barang Bekas di Rumah? Lakukan Ini

Punya Banyak Barang Bekas di Rumah? Lakukan Ini

Bisnis | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 18:12 WIB

Ingin Beli Rumah di Kompleks Perumahan? Baca Dulu Tipsnya

Ingin Beli Rumah di Kompleks Perumahan? Baca Dulu Tipsnya

Bisnis | Rabu, 16 Agustus 2017 | 20:50 WIB

Inilah Tips Mengatasi Bau Pesing Bekas Ompol di Kasur

Inilah Tips Mengatasi Bau Pesing Bekas Ompol di Kasur

Bisnis | Senin, 07 Agustus 2017 | 20:00 WIB

Tips Memilih Roller Cat yang Baik dan Benar

Tips Memilih Roller Cat yang Baik dan Benar

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2017 | 21:28 WIB

Terkini

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:18 WIB

Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026

Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:34 WIB

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:25 WIB

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:00 WIB

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:47 WIB

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:05 WIB

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:52 WIB

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:39 WIB