Presiden Jokowi Beri Hadiah Perpanjangan Kontrak Ke Freeport

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 29 Agustus 2017 | 12:28 WIB
Presiden Jokowi Beri Hadiah Perpanjangan Kontrak Ke Freeport
Menteri ESDM Ignasius Jonan bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Negosiasi antara pemerintah dengan PT. Freeport Indonesia akhirnya menemui titik temu. Dimana anak perusahaan dari raksasa industri tambang asal Amerika Serikat tersebut telah menerima sejumlah poin-poin yang diajukan pemerintah dalam tahap perundingan seperti divestasi 51 persen dan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian hingga Januari 2022.

Lantaran Freeport telah menyepakati poin-poin tersebut, pemerintah akan memberikan perpanjangan kontrak atau izin operasi Freeport pertama 10 tahun atau sampai 2031 dan kedua sampai 2041.

"Jadi 2 x 10 tahun. Secara hukum tidak bisa dilihat otomatis, tapi kan ada persyaratan untuk perpanjangannya. Bagaimana PNBP, pajak royalti apakah sudah dipenuhi. Jika terpenuhi akan diberikan perpanjangan sampai 2041," kata Jonan dalam konferensi pers di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Selasa (29/8/2017).

Menurut Jonan, perjanjian perpanjangan masa operasi 2 x 10 ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Pasalnya, dalam bisnis dibutuhkan suatu kepastian dalam melakukan investasi.

"Dalam usaha kan dibutuhkan kepastian investasi, ini untuk menjaga investasi tetap kondusif," ujarnya.

Adapun kesepakatan yang dihasilakan dari negosiasi selama lima bulan ini adalah:

1. Landasan hukum yang mengatur hubungan antara Pemerintah dan PT Freeport Indonesia akan berupa Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), bukan berupa Kontrak Karya (KK).

2. Divestasi saham PT Freeport Indonesia sebesar 51 persen untuk kepemilikan Nasional Indonesia. Hal-hal teknis terkait tahapan divestasi dan waktu pelaksanaan akan dibahas oleh tim dari Pemerintah dan PT Freeport Indonesia.

3. PT Freeport Indonesia membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian atau smelter selama 5 tahun, atau selambat-lambatnya sudah harus selesai pada Oktober 2022, kecuali terdapat kondisi force majeur.

4. Stabilitas Penerimaan Negara. Penerimaan negara secara agregat lebih besar dibanding penerimaan melalui Kontrak Karya selama ini, yang didukung dengan jaminan fiskal dan hukum yang terdokumentasi untuk PT Freeport Indonesia.

5. Setelah PT Freeport Indonesia menyepakati 4 poin di atas, sebagaimana diatur dalam IUPK maka PT Freeport Indonesia akan mendapatkan perpanjangan masa operasi maksimal 2x10 tahun hingga tahun 2041.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Lima Kesepakatan Pemerintah dengan Freeport Indonesia

Inilah Lima Kesepakatan Pemerintah dengan Freeport Indonesia

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2017 | 12:21 WIB

ESDM Klaim Mobil Listrik Lebih Ramah Kantong Ketimbang Mobil BBM

ESDM Klaim Mobil Listrik Lebih Ramah Kantong Ketimbang Mobil BBM

Otomotif | Senin, 28 Agustus 2017 | 19:53 WIB

LBH Jakarta Bandingkan SBY dan Jokowi Dalam Penanganan Kasus

LBH Jakarta Bandingkan SBY dan Jokowi Dalam Penanganan Kasus

News | Senin, 28 Agustus 2017 | 18:47 WIB

Cina Tertarik Bangun Pabrik Mobil Listrik di Bali

Cina Tertarik Bangun Pabrik Mobil Listrik di Bali

Otomotif | Senin, 28 Agustus 2017 | 18:21 WIB

Tak Cuma Istri Novel, Jokowi Juga Mau Bertemu Ibunda Novel

Tak Cuma Istri Novel, Jokowi Juga Mau Bertemu Ibunda Novel

News | Senin, 28 Agustus 2017 | 17:46 WIB

Ini Alasan Jokowi agar Karnaval Kemerdekaan Digelar di Daerah

Ini Alasan Jokowi agar Karnaval Kemerdekaan Digelar di Daerah

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 14:48 WIB

Akhir Bulan Depan, Jokowi akan Hadiri Aksi Kebangsaan di Bali

Akhir Bulan Depan, Jokowi akan Hadiri Aksi Kebangsaan di Bali

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 10:50 WIB

Jokowi Akan Naik Kereta Pancasila Hasil Kolaborasi Para Seniman

Jokowi Akan Naik Kereta Pancasila Hasil Kolaborasi Para Seniman

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 10:34 WIB

Hari Ini Jokowi Hadiri Karnaval Kemerdekaan di Bandung

Hari Ini Jokowi Hadiri Karnaval Kemerdekaan di Bandung

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 10:27 WIB

Fahri Hamzah: Jangan Ngomong Kalau Nggak Diperintah Presiden!

Fahri Hamzah: Jangan Ngomong Kalau Nggak Diperintah Presiden!

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:24 WIB

Terkini

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:38 WIB

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:03 WIB

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB