Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5,4 Persen, Menkeu: Kami Akan Kejar

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 31 Agustus 2017 | 15:50 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5,4 Persen, Menkeu: Kami Akan Kejar
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat berbicara dalam Rapat Paripurna DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (31/8/2017). [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini bahwa pemerintah dapat mengejar target pertumbuhan ekonomi yang dipatok 5,4 persen dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018.

Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi tersebut memang terlihat sangat optimis. Tetapi hal itu menurutnya tidak menandakan pemerintah terlalu ambisius, karena masih dalam kategori realistis dapat dicapai.

"Target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2018 sebesar 5,4 persen tersebut Insya Allah akan secara maksimal diupayakan dicapai. Angka tersebut memang optimis, namun tetap realistis," kata Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, mengakui bahwa untuk mencapai target pertumbuhan tersebut sangat tidak mudah, terutama di tengah situasi geopolitik keamanan dan perekonomian global yang masih tak menentu. Namun menurutnya, pemerintah terus waspada dalam mengelola risiko global maupun domestik yang akan dapat mengancam momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pemerintah pun menurutnya telah menyusun beberapa strategi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di 2018, salah satunya adalah konsumsi rumah tangga yang diharapkan dapat tumbuh 5,1 persen.

"Untuk itu stabilitas harga barang pokok dan ketersediaan pasokan pangan akan dijaga. Program bantuan sosial yang komprehensif dan lebih tepat sasaran akan diperkuat," katanya.

Sementara itu, konsumsi pemerintah diproyeksikan dapat tumbuh 3,8 persen dengan fokus anggaran belanja yang makin efisien, konsisten dengan prioritas untuk menunjang pemberantasan kemiskinan, sekaligus mengurangi kesenjangan dan memperbaiki produktivitas ekonomi.

Investasi juga akan didorong melalui keberlanjutan pembangunan proyek utama nasional, serta berbagai kebijakan simplikasi peraturan, percepatan, dan mempermudah kegiatan usaha serta proses bisnis yang dilakukan pemerintah. Dengan demikian, investasi pada tahun 2018 diharapkan dapat tumbuh 6,3 persen.

Kinerja ekspor pada tahun 2018 juga diharapkan tumbuh 5,1 persen. Selain upaya peningkatan daya saing dan produktivitas secara terus-menerus melalui belanja infrastruktur, pendidikan dan pelatihan untuk para pekerja, pemerintah menurut Ani, akan mendorong ekspor melalui pengembangan pasar baru yang potensial, peningkatan peran UKM berorientasi ekspor, serta promosi destinasi wisata Indonesia.

"Jika semua upaya tersebut dilakukan, saya yakin target pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2018 tersebut dapat tercapai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenko Perekonomian Luncurkan Infografik Ekonomi RI 1945-2017

Kemenko Perekonomian Luncurkan Infografik Ekonomi RI 1945-2017

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 20:27 WIB

Jokowi Minta Manfaatkan Momentum Kepercayaan Internasional

Jokowi Minta Manfaatkan Momentum Kepercayaan Internasional

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2017 | 17:36 WIB

Jokowi Sadar Investasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Jokowi Sadar Investasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2017 | 16:58 WIB

Terkini

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:21 WIB

7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap

7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara

Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong

Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara

Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara

Sumut | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan

Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:13 WIB

3 Pemain Singapura Paling Bahaya: Statistik Bicara, Timnas Indonesia Wajib Waspada

3 Pemain Singapura Paling Bahaya: Statistik Bicara, Timnas Indonesia Wajib Waspada

Video | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS

Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:05 WIB

×