Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini Penjelasan Ditjen Pajak Soal Brosur Yesus Bayar Pajak

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 09 Oktober 2017 | 15:20 WIB
Ini Penjelasan Ditjen Pajak Soal Brosur Yesus Bayar Pajak
Foto brosur Yesus Bayar Pajak yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Direktorat Jenderal Perpajakan Kementerian Keuangan mengklarifikasi leaflet sosialisasi membayar pajak yang dipersoalkan karena mengutip ayat di Injil, kitab suci agama Kristen. Ternyata materi leaflet itu sudah dibuat sejak program pengampunan pajak dan dari perspektif semua agama.

Direktur P2P Humas Ditjen Pajak Kemenkeu Iqbal Alamsyah mengatakan, pihaknya dalam menyosialisasikan pajak memang memanfaatkan berbagai sarana dan berusaha menjangkau sebanyak mungkin kalangan masyarakat, termasuk umat beragama.

"Salah satunya dengan membuat materi berupa leaflet sosialisasi pajak dari perspektif agama yang diakui di Indonesia," kata Iqbal, di Jakarta, Senin (9/10/2017).

Di antara sosialisasi yang digunakan Ditjen Pajak adalah menerbitkan leaflet "Yesus juga membayar pajak" yang belakangan jadi ramai. Menurutnya, leaflet itu merupakan tinjauan pajak dari perspektif agama Kristen.

Ditjen Pajak juga membuat leaflet sosialisasi pajak dari perspektif agama Islam, Hindu, Buddha dan Khonghucu. Materi-materi leaflet tersebut sudah ada sejak awal tahun 2017 dan telah banyak diedarkan pada saat sosialisasi program pengampunan pajak atau tax amnesty.

"Dalam pembuatan leaflet sosialisasi dari perspektif agama tersebut, Ditjen Pajak melibatkan para penulis-penulis buku dari masing-masing agama," katanya.

Yang jelas, sambung Iqbal, materi yang ada dalam leaflet tersebut juga disesuaikan dengan materi kesadaran pajak yang sudah dimasukkan ke dalam Mata Kuliah Wajib Umum Pendidikan Agama Islam, Kristen/Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu untuk pendidikan tinggi.

"Semua itu dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran dan pemahaman pajak di Indonesia," katanya.

Dia menambahkan, materi sosialisasi pajak berdasarkan ajaran agama tersebut tentunya diperuntukkan bagi penganut masing-masing agama. Sehingga diharapkan tidak menimbulkan permasalahan yang tidak semestinya.

baca juga

Walau demikian, untuk pihak yang merasa kurang nyaman dengan beredarnya leaflet tersebut, Ditjen Pajak memohon pengertian, kelegawaan dan maaf.

Sebelumnya, selebaran Ditjen Pajak untuk mengajak masyarakat bersedia membayar pajak dipermasalahkan oleh sejumlah pemilik akun twitter. Rata-rata merasa tersinggung karena salah satu leafletnya berjudul 'Yesus juga membayar pajak', mengutip ayat-ayat kitab Injil. Ayat itu memang ada di dalam kitab dimaksud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

September 2017, Penerimaan Pajak  Baru 60 Persen dari Target

September 2017, Penerimaan Pajak Baru 60 Persen dari Target

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2017 | 15:03 WIB

Dana Besar Sembunyi di Singapura, Ini Dugaan Sementara PPATK

Dana Besar Sembunyi di Singapura, Ini Dugaan Sementara PPATK

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2017 | 13:56 WIB

Transfer Dana Jumbo Janggal ke Singapura, Standchart Ditanyai OJK

Transfer Dana Jumbo Janggal ke Singapura, Standchart Ditanyai OJK

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2017 | 13:38 WIB

Diduga Hindari Pajak, PPATK Lacak Dana Besar di Singapura

Diduga Hindari Pajak, PPATK Lacak Dana Besar di Singapura

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2017 | 13:01 WIB

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Lewat ATM 4 Bank Ini Saja

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Lewat ATM 4 Bank Ini Saja

News | Minggu, 08 Oktober 2017 | 13:02 WIB

Misbakhun Minta PPATK dan DJP Selidiki Dana Besar di Singapura

Misbakhun Minta PPATK dan DJP Selidiki Dana Besar di Singapura

Bisnis | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 17:21 WIB

Dana 1,4 Miliar Dolar AS di Singapura Milik Pejabat Militer?

Dana 1,4 Miliar Dolar AS di Singapura Milik Pejabat Militer?

Bisnis | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 14:44 WIB

Diduga Hindari Pajak, 1,4 Miliar Dolar AS Mengendap di Singapura

Diduga Hindari Pajak, 1,4 Miliar Dolar AS Mengendap di Singapura

Bisnis | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 14:29 WIB

Eks Tentara Merah Uni Soviet Ngaku Titisan Yesus

Eks Tentara Merah Uni Soviet Ngaku Titisan Yesus

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 12:40 WIB

Apa Pentingnya Laporkan Smartphone di SPT Pajak?

Apa Pentingnya Laporkan Smartphone di SPT Pajak?

Tekno | Kamis, 21 September 2017 | 16:36 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×