Ekspor Indonesia Naik 17,58 Persen, Presiden Jokowi Puas

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 11 Oktober 2017 | 16:11 WIB
Ekspor Indonesia Naik 17,58 Persen, Presiden Jokowi Puas
Presiden Jokowi membuka Trade Expo Indonesia ke-32 di BSD City, Tangerang Selatan, Banten. [Foto Intan - Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo mengatakan nilai ekspor Indonesia pada tahun ini meningkat. Pada periode Januari hingga Agustus 2017, tercatat nilai ekspor sebesar 108,79 miliar dolar Amerika Serikat berhasil dibukukan. Angka tersebut meningkat 17,58 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Begitu juga ekspor nonmigas pada Januari-Agustus 2017 mencapai 98,76 miliar dolar AS atau mengalami kenaikan 17,73 persen. Naiknya lumayan tinggi bila dibanding periode yang sama di 2016," kata Jokowi saat membuka Trade Expo Indonesia ke-32 tahun 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten, Rabu (11/10/2017).

Menurutnya peningkatan itu tercapai karena kerja sama beriringan antara eksportir swasta, dunia usaha dengan pemerintah, serta pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang terus dikejar dalam tiga tahun belakangan. Dengan berbagai upaya itu, Indonesia mampu memperbaiki posisi dalam Indeks Kompetitif Global yang disusun World Economic Forum (WEF) tahun ini.

"Posisi Indonesia berada di peringkat ke-36, naik dari posisi ke-41 tahun sebelumnya. Bahkan, menurut World Economic Forum, kondisi Indonesia saat ini sama seperti yang dialami Korea saat pertama bangkit menuju negara industri dunia," ujar dia.

Melihat perkembangan tersebut, Jokowi meminta seluruh pihak untuk memanfaatkan segala momentum yang ada. Secara khusus ia berharap agar perdagangan Indonesia mampu menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi negara.

“Karena memang kunci pertumbuhan ekonomi ada dua, yaitu ekspor dan investasi yang harus naik. Tanpa dua hal (itu) nggak mungkin pertumbuhan kita akan ikut meningkat,” kata Kepala Negara.

Untuk mencapai hal itu, ada beberapa hal yang diminta Jokowi untuk menjadi perhatian bersama.

"Pertama, kualitas produksi dan pengiriman barang harus dijaga bahkan ditingkatkan," ujar dia.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Jokowi pernah mengingatkan bahwa dalam melakukan transaksi perdagangan, pembeli sangat memperhatikan tiga aspek utama dari pelayanan: spesifikasi barang yang sesuai, harga barang yang kompetitif, dan pemenuhan pemesanan yang tepat waktu. Ia pun meminta kepada kementerian terkait untuk segera menyelesaikan persoalan yang terkait dengan tiga hal tersebut.

"Saya kalau ke daerah banyak yang bisiki, 'Pak, jalan di sini rusak,'. Suara-suara itu selalu saya dengar dan sering kali bahan baku jadi mahal sehingga membuat produksi tidak kompetitif karena dipersulit dengan administrasi dan biaya. Ini harus diperbaiki, silakan menyampaikan terbuka saja apa yang harus kita perbaiki dan benahi," ujar dia.

Hal kedua yang harus terus diperhatikan ialah kemauan untuk menembus pasar-pasar baru yang potensial bagi perdagangan Indonesia.

"Seperti kawasan Afrika, Eurasia, Timur Tengah, Asia Selatan, Turki, dan Vietnam. Lihat kebutuhan mereka yang belum dipenuhi dan munculkan industri baru kita di indonesia. Ini harus cepat sebelum didahului negara lain," kata dia.

Selain itu, perubahan global yang utamanya dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi juga disebutnya harus segera diantisipasi. Perubahan digital semacam ini menurut Presiden tidak bisa dibendung dan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan perdagangan Indonesia.

"Contohnya kenapa kita tidak membuat virtual showroom yang bisa diakses oleh pembeli-pembeli dari luar negeri? Jadi interaksinya dan komunikasinya bisa langsung tanpa harus menunggu waktu expo," ujar Jokowi memberi gambaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa Kata Yenny Wahid tentang Presiden Jokowi?

Apa Kata Yenny Wahid tentang Presiden Jokowi?

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 03:13 WIB

Menperin Klarifikasi Pernyataan Jokowi Soal Isu Penjualan BUMN

Menperin Klarifikasi Pernyataan Jokowi Soal Isu Penjualan BUMN

Bisnis | Rabu, 11 Oktober 2017 | 01:11 WIB

Jokowi Optimis Pengembangan Bandara Semarang Selesai 2018

Jokowi Optimis Pengembangan Bandara Semarang Selesai 2018

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2017 | 18:41 WIB

Usulkan Menteri Pondok Pesantren, Ini Komentar Presiden Jokowi

Usulkan Menteri Pondok Pesantren, Ini Komentar Presiden Jokowi

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 01:16 WIB

Jokowi Pakai Sarung dan Jas Kunjungi Ponpes di Jawa Timur

Jokowi Pakai Sarung dan Jas Kunjungi Ponpes di Jawa Timur

News | Minggu, 08 Oktober 2017 | 07:46 WIB

Pakai Kaus, Jokowi Menarik Perhatian Pengunjung Synchronize Fest

Pakai Kaus, Jokowi Menarik Perhatian Pengunjung Synchronize Fest

News | Minggu, 08 Oktober 2017 | 05:14 WIB

Ini Tiga Syarat Cawapres Jokowi Versi Kedai Kopi

Ini Tiga Syarat Cawapres Jokowi Versi Kedai Kopi

News | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 16:12 WIB

Pemilu 2019, Pengamat: Tidak Yakin Jokowi Bakal Melirik GN

Pemilu 2019, Pengamat: Tidak Yakin Jokowi Bakal Melirik GN

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 21:16 WIB

Terjebak Macet, Jokowi Jalan Kaki 2 Km ke Acara HUT TNI

Terjebak Macet, Jokowi Jalan Kaki 2 Km ke Acara HUT TNI

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 10:07 WIB

Jokowi Jadi Inspektur Upacara Perayaan HUT TNI di Cilegon

Jokowi Jadi Inspektur Upacara Perayaan HUT TNI di Cilegon

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 09:45 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB