5 Kota Ini Jadi 10 Besar Terbaik di Dunia, Jakarta Nomor Berapa?

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 12 Oktober 2017 | 12:27 WIB
5 Kota Ini Jadi 10 Besar Terbaik di Dunia, Jakarta Nomor Berapa?
Suasana perumahan padat penduduk di Ibu Kota Jakarta, Kamis (24/8).

Suara.com - Lima kota besar di kawasan Asia Pasifik masuk ranking 10 besar dalam laporan 2017 Global Power City Index (GPCI). Lima kota itu jadi yang terbaik dari sisi kemampuan untuk menarik bakat dan perusahaan yang kreatif dan potensial dari seluruh dunia.

Lima kota itu adalah Tokyo, Singapura, Seoul, Hong Kong, dan Sydney. Laporan itu dipublikasikan The Mori Memorial Foundation's Institute for Urban Strategies, Kamis (12/10/2017) hari ini. The Mori Memorial Foundation's Institute for Urban Strategies adalah lembaga riset yang dibentuk oleh Mori Building, pengembang terkemuka asal Tokyo. Laporan ini pertama kali diluncurkan pada 2008.

Laporan GPCI tahunan mengevaluasi dan menilai 44 kota besar mengacu pada faktor magnetisme yang dimiliki, atau kemampuan untuk menarik bakat dan perusahaan yang kreatif dan potensial dari seluruh dunia. Penilaian terbagi dalam enam kategori: Ekonomi, R&D, Interaksi Kebudayaan, Kelayakan Hidup, Lingkungan, dan Aksesibilitas.

Tokyo, untuk pertama kalinya mengambilalih ranking tiga yang sebelumnya dipegang oleh Paris, terus memperbaiki skor di kategori interaksi kebudayaan dan aksesibilitas. Tidak terlalu jauh dari pemeringkat kedua, New York.

Singapura, yang dinilai sebagai kota dengan salah satu keseimbangan kualitas keseluruhan terbaik, berhasil masuk 10 besar di semua kategori kecuali kelayakan Hidup. Yang paling tertinggi, kota ini berhasil menghuni ranking tiga di kategori lingkungan karena memiliki kekayaan alam dan kualitas udara yang luar biasa.

Untuk keenam tahun berturut-turut, Seoul menghuni peringkat enam dengan keunggulan di kategori R&D karena menguasai jumlah hak paten yang banyak dan menjadi sumber peneliti terkemuka dunia.

Sementara itu, Hong Kong harus turun dari ranking ke-7 ke ranking ke-9 secara keseluruhan, meskipun memperoleh penilaian tinggi di kategori aksesibilitas. Sedangkan, Sydney berhasil masuk dalam ranking 10 besar secara keseluruhan untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun, dengan kekuatan utama di kategori kelayakan hidup.

Jakarta nomor berapa? Baca halaman dua.

Dua kota besar di Cina, Beijing dan Shanghai, terus menunjukan performa yang kuat di kategori ekonomi, di mana masing-masing menghuni ranking ke-3 dan ke-5 sebagai hasil dari jumlah populasi dan tingkat PDB, dan dalam hal jumlah perusahaan top 500 yang beroperasi disana.

Shanghai juga berhasil menempati posisi ke-3 di kategori aksesibilitas, mengingat tingginya jumlah penumpang yang tiba dan berangkat dari penerbangan domestik dan internasional. Kota-kota lain yang juga masuk dalam daftar ini adalah Osaka (ke-26), Kuala Lumpur (ke-31), Bangkok (ke-33), Taipei (ke-36), Fukuoka (ke-37), Jakarta (ke-41), dan Mumbai (ke-42).

"Singapura adalah model untuk kota-kota Asia lain yang tengah berkembang," ujar Direktur Eksekutif The Mori Memorial Foundation Hiroo Ichikawa.

"Mengacu pada pertumbuhan ekonomi terkini, kebanyakan kota di Asia menunjukan performa yang solid di kategori Ekonomi dan Aksesibilitas, tapi mereka tetap perlu meningkatkan faktor-faktor kecil untuk benar-benar menjadi kota magnet," tambahnya.

Sementara itu Direktur The Mori Memorial Foundation dan CEO Mori Building Shingo Tsuji mengatakan para profesional dari seluruh dunia ingin bekerja di kota-kota yang tidak hanya memiliki lingkungan bisnis yang baik. Tapi juga menawarkan gaya hidup yang mutakhir dari sisi hunian berkualitas tinggi, kebudayaan yang beragam, fasilitas ritel yang melimpah, jaringan transportasi bebas macet, dan alam yang kaya.

Kota-kota besar di seluruh dunia harus mampu memaksimalkan keunggulan mereka sambil mengatasi kelemahan. Dengan demikian, hal ini akan membantu mereka mendorong daya magnetik mereka, sehingga akan menarik minat banyak bakat dan investasi dari seluruh dunia.

The Mori Memorial Foundations Institute for Urban Strategies telah mempublikasikan laporan GPCI sejak 2007 untuk menganalisa keunggulan dan kelemahan kota-kota besar di seluruh dunia di tengah kompetisi yang semakin sengit.

Dari peringkat ini, tidak ada nama Jakarta. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wali Kota Jakarta Pusat Canangkan Imunisasi Measles Rubela

Wali Kota Jakarta Pusat Canangkan Imunisasi Measles Rubela

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 11:44 WIB

Sekda DKI Optimis Meski Polusi Udara Jakarta Melebihi WHO

Sekda DKI Optimis Meski Polusi Udara Jakarta Melebihi WHO

News | Senin, 31 Juli 2017 | 13:26 WIB

Dua Orang Ini Dipromosikan Pimpin Jakut dan Kepulauan Seribu

Dua Orang Ini Dipromosikan Pimpin Jakut dan Kepulauan Seribu

News | Senin, 10 Juli 2017 | 17:22 WIB

Wali Kota Jakut dan Bupati Kepulauan Seribu Terancam Dicopot

Wali Kota Jakut dan Bupati Kepulauan Seribu Terancam Dicopot

News | Senin, 10 Juli 2017 | 16:45 WIB

Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara

Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara

Foto | Rabu, 05 Juli 2017 | 13:08 WIB

Sekda DKI Sebut Pemecatan 4 Wali Kota Jakarta Jadi Hak Anies

Sekda DKI Sebut Pemecatan 4 Wali Kota Jakarta Jadi Hak Anies

News | Selasa, 25 April 2017 | 14:25 WIB

Mendagri: Pemindahan Ibu Kota Negara Baru Wacana

Mendagri: Pemindahan Ibu Kota Negara Baru Wacana

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 21:42 WIB

Hari Ini Sylviana Diperiksa Kasus Korupsi Pembangunan Masjid

Hari Ini Sylviana Diperiksa Kasus Korupsi Pembangunan Masjid

News | Senin, 30 Januari 2017 | 09:41 WIB

TPDI Desak Polisi Selidiki Harta Sylviana Murni

TPDI Desak Polisi Selidiki Harta Sylviana Murni

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 17:35 WIB

Terkini

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:44 WIB

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:10 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:51 WIB

×