Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:10 WIB
Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa
BMW M2. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)
baca 10 detik
  • Analisis AlixPartners menunjukkan biaya produksi mobil listrik di China jauh lebih murah dibandingkan Eropa.
  • Rantai pasok baterai yang mandiri dan kecepatan inovasi membuat pabrikan China mendominasi pasar global.
  • Produsen otomotif Eropa harus merombak efisiensi produksi untuk menghadapi dominasi kendaraan listrik asal China tersebut.

Suara.com - Keunggulan harga yang ditawarkan oleh kendaraan listrik asal China di pasar global ternyata bukan sekadar hasil dari sokongan subsidi pemerintah. Berdasarkan analisis terbaru dari AlixPartners, perbedaan biaya produksi antara kedua kawasan ini mencapai 35 persen.

Biaya produksi sebuah mobil listrik di China rata-rata hanya berkisar di angka USD20.000 atau setara Rp330 juta per unit. Sebaliknya, kendaraan sekelas yang diproduksi di Eropa membutuhkan biaya hingga USD31.000 atau sekitar Rp511 juta per unit.

Faktor utama yang memicu kesenjangan biaya tersebut berasal dari rantai pasok baterai. Industri baterai di Eropa masih sangat bergantung pada pasokan material luar negeri serta terkendala kapasitas daur ulang yang belum memadai, diperparah dengan tingginya biaya energi di kawasan tersebut.

Di luar aspek material, pabrikan Tiongkok memiliki keunggulan kompetitif berupa kecepatan inovasi dan pengambilan keputusan. Mereka mampu memangkas waktu pengembangan produk secara signifikan dengan memanfaatkan simulasi komputer sebelum masuk ke tahap pengujian fisik.

Kendati demikian, strategi pengembangan yang serba cepat ini tetap menyimpan potensi risiko teknis akibat celah masalah yang luput dari pengujian.

Menghadapi dominasi tersebut, penerapan tarif impor dinilai belum cukup untuk membendung persaingan. Produsen otomotif Eropa dituntut untuk segera merombak total efisiensi proses produksi serta metode operasional agar bisa kembali bersaing di kancah global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menperin Sarmuji Minta Toyota Ekspansi Mobil Listrik Murni dan Pabrik Baterai

Menperin Sarmuji Minta Toyota Ekspansi Mobil Listrik Murni dan Pabrik Baterai

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Polisi Selidiki Kecelakaan BYD Lindas Ojol di Panglima Polim, Sopir Diduga Mengantuk dan Panik

Polisi Selidiki Kecelakaan BYD Lindas Ojol di Panglima Polim, Sopir Diduga Mengantuk dan Panik

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China

Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:10 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Cak Imin Puji MBG: Program Terbaik dari APBN, 1,3 Juta Orang Miskin Jadi Pekerja

Cak Imin Puji MBG: Program Terbaik dari APBN, 1,3 Juta Orang Miskin Jadi Pekerja

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:36 WIB

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Cara Pakai Body Mist agar Wanginya Lebih Tahan Lama, Jangan Sembarang Layering!

Cara Pakai Body Mist agar Wanginya Lebih Tahan Lama, Jangan Sembarang Layering!

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super

Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

×