Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Tiga Tahun Jokowi, Kementerian PUPR Bangun 2.623 Km Jalan

Arsito Hidayatullah

Rabu, 18 Oktober 2017 | 01:56 WIB
Tiga Tahun Jokowi, Kementerian PUPR Bangun 2.623 Km Jalan
Presiden Joko Widodo beserta rombongan saat meninjau langsung pembangunan jalan Trans Papua ruas Wamena-Mamugu 1, di Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (10/5/2017). [Biro Pers Istana]

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan, selama tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla pihaknya telah membangun jalan nasional sepanjang 2.623 kilometer guna meningkatkan konektivitas.

Dalam paparan "3 Tahun Capaian Jokowi-JK" di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (17/10/2017), Kepala Balitbang PUPR, Danis H Sumalidaga mengatakan, total pembangunan jalan tersebut terdiri dari jalan nasional dan jalan tol.

"Terkait konektivitas ada capaian 2.623 km jalan. Ini kebanyakan jalan perbatasan di Kalimantan dan di Papua. Jalan perbatasan kurang lebih 2.000 km," kata Danis.

Danis menjelaskan, pembangunan jalan perbatasan sekitar 2.000 km antara lain berada di NTT, tepatnya di Pulau Timor, dalam rangka untuk meningkatkan konektivitas di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Hingga akhir 2017, Kementerian PUPR disebut akan membangun 568 km jalan tol baru dari target RPJMN 2015-2019 sepanjang 1.000 km. Total pembangunan jalan tol hingga akhir 2019 sendiri diproyeksikan bisa mencapai 1.852 km.

Sementara, terkait dengan konservasi air, penyediaan air baku dan potensi energi, ada 65 bendungan yang akan dikerjakan, terdiri dari 49 dibangun baru dan 16 pembangunan lanjutan yang sudah ada. Ke-65 bendungan tersebut tersebar di sejumlah daerah.

"Pada akhir 2019, 29 bendungan selesai dan akan ada 36 bendungan yang dikerjakan. Fungsinya (untuk) konservasi air, air baku dan potensi energi," ungkap Danis.

Dalam rangka ketahanan pangan, Kementerian PUPR juga dilaporkan membuat jaringan irigasi baru untuk 1 juta hektare lahan, membangun 30.000 meter jembatan, meningkatkan akses air bersih, sanitasi dan persampahan, serta perbaikan kawasan permukiman.

Hingga 2017, untuk penyediaan air minum disebut terdapat tambahan 16 ribu liter per detik, sementara sanitasi dan persampahan bertambah dari 12 juta menjadi 77 juta KK. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dalam 3 Tahun, Jokowi-JK Bangun 2 Ribu Km Jalan Baru di Indonesia

Dalam 3 Tahun, Jokowi-JK Bangun 2 Ribu Km Jalan Baru di Indonesia

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 19:29 WIB

Kementerian PUPR Tata Tujuan Wisata Kebanggaan Kabupaten Semarang

Kementerian PUPR Tata Tujuan Wisata Kebanggaan Kabupaten Semarang

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 09:44 WIB

PUPR dan Pemda DKI Bangun "Venue" Olahraga Air di Ancol

PUPR dan Pemda DKI Bangun "Venue" Olahraga Air di Ancol

News | Senin, 16 Oktober 2017 | 09:05 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×