Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Bank Dunia Proyeksi Harga Minyak Dunia 2018 56 Dolar AS per Barel

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 27 Oktober 2017 | 19:04 WIB
Bank Dunia Proyeksi Harga Minyak Dunia 2018 56 Dolar AS per Barel
Bank Dunia. [Shutterstock]

Publikasi terbaru Bank Dunia menyatakan harga minyak dunia akan mengalami peningkatan menjadi sebesar rata-rata 56 dolar AS per barel pada 2018 dari rata-rata 53 dolar AS per barel pada 2017. Kenaikan harga minyak tersebut disebabkan oleh permintaan yang meningkat, pemotongan produksi yang disepakati oleh eksportir minyak serta stabilnya produksi "shale oil" di Amerika Serikat.

"Harga energi mulai pulih akibat permintaan yang stabil dan turunnya pasokan. Namun hal ini akan banyak tergantung pada produsen minyak yang berupaya melanjutkan penurunan produksi," kata Ekonom Senior Bank Dunia John Baffes menanggapi penerbitan "Commodity Markets Outlook" Oktober 2017 dalam pernyataaannya di Jakarta, Jumat (27/10/2017).

Publikasi tersebut menyatakan perkiraan harga minyak dunia mengalami revisi turun dibanding proyeksi pada April 2017 dan memiliki risiko karena pasokan dari negara produsen minyak seperti Libya, Nigeria, dan Venezuela dapat berubah-ubah.

Selain itu, anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen telah menyepakati untuk melakukan pemangkasan produksi lebih lanjut dan mempertahankan tekanan pada harga. Namun, kegagalan untuk memperbarui kesepakatan tersebut dan peningkatan produksi industri "shale oil" di Amerika Serikat dapat menurunkan harga minyak.

Sementara itu, harga gas alam diperkirakan meningkat sebesar tiga persen pada 2018 dengan harga batubara mulai mengalami penurunan setelah naik hampir sebesar 30 persen pada 2017. Laporan "Commodity Markets Outlook" ini juga menyebutkan antisipasi terhadap kebijakan lingkungan di Tiongkok menjadi faktor penting yang dapat menentukan tren pasar batubara di masa depan.

Secara keseluruhan, harga untuk komoditas energi, termasuk minyak, gas alam dan batubara akan mengalami kenaikan sebesar empat persen pada 2018, setelah meningkat sebesar 28 persen pada 2017. Publikasi itu ikut memproyeksikan adanya penurunan harga bijih besi sebesar 10 persen pada 2018, namun pasokan yang kuat akan mendorong peningkatan harga logam dasar termasuk timbal, nikel dan seng.

Risiko penurunan tersebut mencakup permintaan dari Cina yang lebih lambat dari perkiraan atau pelonggaran pembatasan produksi pada industri berat Cina. Harga emas juga diantisipasi bergerak lancar pada 2018 seiring dengan perkiraan adanya kenaikan suku bunga acuan dari Bank Sentral Amerika Serikat.

Untuk itu, indeks logam diperkirakan akan stabil pada 2018, setelah mengalami kenaikan 22 persen pada 2018, seperti harga bijih besi yang terkoreksi dan bisa diimbangi oleh kenaikan harga logam dasar lainnya.

Laporan ini juga mencantumkan proyeksi harga hasil pertanian yang diperkirakan meningkat pada 2018 karena berkurangnya pasokan, dengan harga gandum, minyak dan makanan sedikit naik. Pasar komoditas pertanian juga dipasok dengan baik disertai rasio suplai dan permintaan beberapa jenis biji-bijian yang diperkirakan berada pada level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, pola cuaca yang menguntungkan, pasokan yang cukup baik untuk pasar pangan global, dan harga pangan dunia yang relatif rendah tidak selalu berarti terwujudnya ketersediaan pangan. Kondisi kekeringan di beberapa wilayah yang diperkirakan terburuk dalam 60 tahun terakhir, telah menyebabkan kegagalan panen seperti di Ethiopia, Somalia dan Kenya dan menyebabkan kekurangan pangan yang parah.

Selain itu, konflik di Sudan Selatan, Yaman dan Nigeria telah mendorong jutaan orang meninggalkan rumah mereka dan jutaan lainnya membutuhkan makanan darurat. Dengan kondisi itu, meski harga untuk komoditas pertanian, termasuk komoditas pangan dan bahan baku, diperkirakan sedikit turun pada 2017, harga-harga tersebut akan kembali meningkat.

Laporan "Commodity Markets Outlook" ini memberikan analisis rinci pasar untuk kelompok komoditas utama, termasuk energi, logam, pertanian, logam mulia, dan pupuk. Publikasi ini mencakup perkiraan harga sampai 2030 untuk lebih dari 45 komoditas serta menyediakan data harga historis dan penawaran, permintaan, dan neraca perdagangan untuk sebagian besar komoditas. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Jelaskan Soal Gunung Agung Pada IMF dan Bank Dunia

Luhut Jelaskan Soal Gunung Agung Pada IMF dan Bank Dunia

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 14:24 WIB

Jokowi Mendadak Panggil Menteri Ekonomi ke Istana, Reshuflle?

Jokowi Mendadak Panggil Menteri Ekonomi ke Istana, Reshuflle?

News | Kamis, 27 Juli 2017 | 13:07 WIB

Temui Jokowi, Bank Dunia Tawarkan Bantuan Dana Infrastruktur

Temui Jokowi, Bank Dunia Tawarkan Bantuan Dana Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2017 | 12:26 WIB

Presiden Bank Dunia Tak Tahan Tawa saat Jokowi Katakan Ini

Presiden Bank Dunia Tak Tahan Tawa saat Jokowi Katakan Ini

Bisnis | Rabu, 26 Juli 2017 | 16:31 WIB

Menteri PUPR: Infrastruktur Pertemuan IMF-Bank Dunia Telah Siap

Menteri PUPR: Infrastruktur Pertemuan IMF-Bank Dunia Telah Siap

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 10:03 WIB

Harga Minyak "Rebound" Jelang Data Persediaan AS

Harga Minyak "Rebound" Jelang Data Persediaan AS

Bisnis | Rabu, 07 Juni 2017 | 04:47 WIB

Darmin Akui Ketegangan Timur Tengah Bisa Pengaruhi Harga Minyak

Darmin Akui Ketegangan Timur Tengah Bisa Pengaruhi Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 21:01 WIB

Bank Dunia Kucurkan 225 Juta Dolar AS Untuk Perumahan Swadaya

Bank Dunia Kucurkan 225 Juta Dolar AS Untuk Perumahan Swadaya

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 20:11 WIB

PKS Kritik Asumsi Makro Pemerintah di Sektor Energi Stagnan

PKS Kritik Asumsi Makro Pemerintah di Sektor Energi Stagnan

Bisnis | Rabu, 31 Mei 2017 | 12:36 WIB

Kunjungan Bank Dunia ke Jakarta Berdampak Positif Bagi Ekonomi

Kunjungan Bank Dunia ke Jakarta Berdampak Positif Bagi Ekonomi

Bisnis | Selasa, 16 Mei 2017 | 19:59 WIB

Terkini

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB

Investasi Blockchain Mulai Dikenalkan ke Mahasiswa

Investasi Blockchain Mulai Dikenalkan ke Mahasiswa

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:10 WIB

Masih Genggam Sedikit, Kapan Danantara Tambah Porsi Saham GOTO?

Masih Genggam Sedikit, Kapan Danantara Tambah Porsi Saham GOTO?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:02 WIB

Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas

Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:55 WIB