Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Tiga Kata Kunci yang Harus Dihindari Saat Mengiklankan Properti

Angelina Donna

Minggu, 12 November 2017 | 07:00 WIB
Tiga Kata Kunci yang Harus Dihindari Saat Mengiklankan Properti

Suara.com - Banyaknya agen properti yang mulai beriklan di media online membuat persaingan semakin ketat. Oleh karena itu, tak jarang para agen menggunakan beragam kata kunci yang dirasa mampu menarik perhatian para pencari properti. Sudah tepatkah kata kunci yang Anda gunakan?

Ternyata ada beberapa kata kunci yang banyak digunakan oleh agen dalam beriklan, namun nyatanya kata kunci ini harus dihindari. Ini dia tiga kata kunci yang sebaiknya dihindari saat beriklan properti:

Murah
Penggunaan kata murah nampaknya masih banyak digunakan untuk beriklan. Kini pencari properti banyak yang menganggap penggunaan kata murah merupakan iming-iming semata. Hal ini disebabkan oleh fakta yang menunjukkan bahwa harga properti memang mahal.

Sebaiknya tuliskan saja nominal harganya jika memang benar-benar murah, sehingga calon pembeli tidak merasa tertipu. Solusi lainnya, bisa juga menggunakan dengan bentuk kalimat lain, seperti “harga di bawah pasaran” atau “harga belum naik”.

Strategis
Selain murah, penggunaan kata kunci ‘strategis” pun banyak digunakan oleh para agen properti untuk beriklan. Sayangnya, ternyata kata yang satu ini terlalu klise dan tidak spesifik. Penggunaan kata strategis pun cukup relatif.

Lalu, kata apa yang harus digunakan untuk menunjukan lokasi? Sebaiknya gunakanlah keterangan spesifik untuk menunjukkan lokasi dari properti yang diiklankan. Sebagai contoh, bisa menuliskan “150 meter dari jalan raya” atau “500 meter dari pusat perbelanjaan”

Mewah
Kata kunci selanjutnya yang harus dihindari adalah “mewah” karena tidak semua rumah atau properti lainnya bisa dikatakan mewah. Apabila ingin menggunakan kata “mewah”, pastikanlah properti tersebut memang benar-benar mewah.

Terkait hal ini, Anda juga bisa mengkreasikannya menggunakan pilihan kata lain, seperti “bermaterial premium” atau “dilengkapi perabot kelas dunia”. Penggunaan kata tersebut tergolong aman digunakan karena tidak memberikan ekspektasi berlebih kepada para calon pembeli.

Sebenarnya, tak ada salahnya jika ketiga kata kunci tersebut masih digunakan, namun sangat disarankan untuk mengkreasikannya dengan kalimat-kalimat yang sudah dijelaskan di atas. Penggunaan kalimat yang menarik pada judul dan keterangan iklan dipastikan akan mampu menarik perhatian calon pembeli.


Artikel ini dipublikasikan bekerjasama dengan Urbanindo. com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gaji Besar Bisa Jadi Penghambat Punya Rumah, Kok Bisa?

Gaji Besar Bisa Jadi Penghambat Punya Rumah, Kok Bisa?

Bisnis | Kamis, 09 November 2017 | 18:57 WIB

Tips Mendeteksi Iklan Properti Online Palsu

Tips Mendeteksi Iklan Properti Online Palsu

Bisnis | Selasa, 03 Oktober 2017 | 08:22 WIB

Terkini

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×