XL Axiata Bangun Kabel Laut Australia-Indonesia-Singapura

Tomi Tresnady, Aditya Gema Pratomo

Senin, 11 Desember 2017 | 15:27 WIB
XL Axiata Bangun Kabel Laut Australia-Indonesia-Singapura
Peta abstrak Asia Tenggara. [shutterstock]

Suara.com - PT XL Axiata turut serta dalam proyek Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Australia-Indonesia-Singapura sepanjang 4.600 km.

SKKL ini akan menyediakan alternatif akses internet dari Indonesia ke jaringan global melalui Australia.

Proyek dengan nilai investasi 170 juta dolar AS ini, merupakan proyek bersama antara XL Axiata, Vocus Group, dan Alcatel Submarine Networks.

Dalam proyek yang dikerjakan oleh Alcatel Submarine Network (ASN) ini, XL Axiata turut serta sebagai landing partner, administrator, dan perwakilan SKKL Australia-Indonesia-Singapura di Indonesia.

Menurut Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini, Keberadaan SKKL ini akan mendorong perkembangan industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Indonesia karena menyediakan konektifitas berkapasitas besar ke Singapura dan terutama ke Australia yang selanjutnya bisa menjadi jalur alternatif ke jaringan global.

"Dengan kapasitas mencapai 30Tb untuk jalur Jakarta - Singapura serta 20Tb antara Jakarta - Perth, SKKL ini mampu menyediakan kapasitas hingga 6 kali lipat dari total kapasitas jaringan internasional dari Indonesia yang ada saat ini," katanya di Jakarta, Senin (11/12/2017).

Dian menambahkan, pembangunan SKKL ini akan mengurangi ketergantungan terhadap Singapura yang saat ini merupakan jalur utama untuk menyalurkan trafik dari Indonesia ke jaringan global.

Dengan demikian, apabila jaringan internet lewat Singapura terjadi gangguan, maka akses Internet dari Indonesia menuju jaringan global tidak akan ikut terganggu.

Bertambahnya ketersediaan kapasitas bandwidth melalui SKKL Australia-Indonesia-Singapore ini akan memberikan dampak yang signifikan terutama dalam struktur biaya akses internasional.

baca juga

Selain itu, jalur internet global melalui Australia ini juga lebih aman dari gempa bumi.

Chairman Vocus Group Vaughan Bowen mengatakan bahwa keberadaan jaringan ini sangat penting untuk mendukung perkembangan infrastruktur TIK di Indonesia

"Untuk kali pertama, ada sebuah hub di tengah arus trafik yang menghubungkan antara Asia dan Amerika Utara dan bukan menjadi sebuah akhir dari jaringan fiber optik yang ada di kawasan tersebut”.

Hingga saat ini proses pembangunan jaringan sepanjang 4.600 km ini masih berjalan dan siap untuk beroperasi pada kuartal ketiga tahun 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

XL Bangun Infrastruktur Program USO, Ditargetkan Selesai 2017

XL Bangun Infrastruktur Program USO, Ditargetkan Selesai 2017

Tekno | Senin, 23 Oktober 2017 | 13:05 WIB

XL Luncurkan Kartu Perdana Xtra Fun, Cuma Dijual di Indomaret

XL Luncurkan Kartu Perdana Xtra Fun, Cuma Dijual di Indomaret

Tekno | Kamis, 19 Oktober 2017 | 21:49 WIB

Bentuk Kepedulian XL Axiata pada Pengungsi Gunung Agung

Bentuk Kepedulian XL Axiata pada Pengungsi Gunung Agung

Press Release | Selasa, 26 September 2017 | 13:02 WIB

Begini Cara XL Dorong Peningkatan Keamanan Siber

Begini Cara XL Dorong Peningkatan Keamanan Siber

Tekno | Rabu, 13 September 2017 | 12:24 WIB

XL Genjot Pertumbuhan Pelanggan Pascabayar

XL Genjot Pertumbuhan Pelanggan Pascabayar

Bisnis | Selasa, 05 September 2017 | 03:19 WIB

Terkini

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

×