Indonesia dan Prancis Sepakat Bangun Tiga Pembangkit Listrik EBT

Adhitya Himawan

Selasa, 12 Desember 2017 | 14:42 WIB
Indonesia dan Prancis Sepakat Bangun Tiga Pembangkit Listrik EBT
Pembangkit Jawa Bali Unit Pembangkit Paiton (PT PJB UP Paiton) di Probolinggo, Jawa TImur, Kamis (17/3).

Suara.com - Indonesia dan Prancis menandatangani tiga kesepakatan energi pembangkit listrik dari energi terbarukan antara PLN Indonesia dengan tiga perusahaan energi Independent Power Producers (IPP) dari Prancis. Acara penandatangan kesepakatan bertempat di KBRI Paris, Prancis, Senin (12/12/2017).

Penandatanganan ketiga Letter of Intent (LoI) pembangkit listrik dari energi terbarukan antara PLN Indonesia dengan tiga IPP dari Prancis itu disaksikan langsung Menteri ESDM Ignasius Jonan, di sela-sela KTT One Planet di Paris. Informasi ini sebagaimana dikemukakan oleh Sekretaris I KBRI Paris, Jane Runkat, Selasa (12/12).

Disebutkan, penandatanganan LoI ini merupakan tindak lanjut dari acara "French Renewable Energy Group" yang dilangsungkan di Jakarta pada Februari lalu.

Tiga proyek pembangkit listrik tersebut akan menghasilkan total 170 MW, dengan nilai investasi sebesar 336,9 juta dolar AS. Dari pihak Indonesia, pendandatanganan dilakukan Direktur Perencanaan Korporat PLN, Djoko R Abumanan, sementara dari Prancis masing-masing oleh Fabienne Demol dari Pace Energy, Timothy Russell dari Equis Energy Indonesia, dan Christophe Moyon dari Akuo Energy Indonesia.

Adapun ketiga LoI yang ditandatangani meliputi, pertama, PLTB Tanah Laut di Provinsi Kalimantan Selatan, kapasitas 70 MW, dengan pengembang konsorsium Pace Energy Pte Ltd & PT Juvisk Tri Swarna, dengan nilai investasi sebesar 153,738 juta dolar AS.

Kedua adalah PLTS Bali-1 di Kabupaten Kubu, Provinsi Bali, berkapasitas 50 MWp, dengan pengembang konsorsium Equis Energy Indonesia & PT Infrastruktur Terbarukan Fortuna, dengan nilai investasi 91,600 juta dolar. Sedangkan ketiga, PLTS Bali-2 di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, kapasitas 50 MWp, dengan pengembang Akuo Energy Indonesia ltd, dengan nilai investasi 91,600 juta dolar.

Dalam sambutannya, Menteri ESDM Ignasius Jonan menyampaikan pujiannya atas kerja sama Indonesia-Prancis yang diwujudkan dengan komitmen melalui LoI di sektor ketenagalistrikan ini. Kerja sama ini diyakini dapat mendorong upaya peningkatan bauran energi terbarukan di Indonesia dalam mencapai target 23 persen pada 2025 dan berkontribusi pada aksi perubahan iklim.

Sementara itu, Duta Besar Hotmangaradja Pandjaitan menyampaikan harapannya agar tiga proyek energi ini nantinya dapat memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan di Tanah Air.

Penandatanganan kesepakatan ini semakin menegaskan energi terbarukan di Indonesia menarik bagi investor, baik pelaku bisnis, organisasi internasional, maupun lembaga perbankan internasional.

Menteri ESDM dan rombongan selanjutnya dijadwalkan mengikuti rangkaian acara One Planet Summit di Paris pada tanggal 12 Desember, sebagai peringatan dua tahun atas ditandatanganinya Perjanjian Perubahan Iklim "Paris Agreement", serta meninjau kembali komitmen dan implementasi kesepakatan global tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PLN Pastikan Cina akan Bangun Pembangkit Listrik Efisien

PLN Pastikan Cina akan Bangun Pembangkit Listrik Efisien

Bisnis | Jum'at, 08 Desember 2017 | 04:00 WIB

Semester II 2017, PLN Klaim Rasio Elektrifikasi 93,08 Persen

Semester II 2017, PLN Klaim Rasio Elektrifikasi 93,08 Persen

Bisnis | Kamis, 30 November 2017 | 15:59 WIB

ESDM Beberkan Tujuh Poin Penting Sistem Tarif Listrik Baru

ESDM Beberkan Tujuh Poin Penting Sistem Tarif Listrik Baru

Bisnis | Rabu, 15 November 2017 | 13:52 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×