Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Kuartal III 2017, Transaksi Non Tunai Capai Rp525,766 Miliar

Adhitya Himawan

Kamis, 14 Desember 2017 | 10:06 WIB
Kuartal III 2017, Transaksi Non Tunai Capai Rp525,766 Miliar
True Money, produk uang elektronik dari PT Witami Tunai Mandiri. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Penggunaan non tunai mulai kartu kredit, kartu ATM dan/atau kartu debit terus meningkat atau hingga triwulan III 2017 nilai transaksinya secara nasional mencapai Rp525,766 miliar.

"Nilai transaksi itu dari volume 493 juta dan jumlah kartu 174 juta. Angka itu mengalami peningkatan dibandingkan dengan angka transaksi sepanjang 2012 yang hanya Rp200an miliar dengan volume transaksi 290 juta dan jumlah kartu 93 juta," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Arief Budi Santoso di Medan, Sumatera Utara, Rabu (14/12/2017).

Dia mengatakan itu pada acara Diskusi Publik Peran Perbankan Dalam Mendorong Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang digelar ANTARA bekerja sama dengan Bank Mandiri.

Acara dengan nara sumber Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, Arif Budi Santoso, Assistant Vice Presdient Transaction Banking Retail Head Bank Mandiri Region I/Sumatera. Ary Bramon, pengamat Ekonomi Sumut, Wahyu Ario Pratmo dan Moderator, Kepala Kantor BEI Perwakilan Medan, M Pintor Nasution dihadiri 45 peserta dari mahasiswa, pengusaha, pengurus asosiasi, selular dan wartawan.

Arief juga menyebutkan, untuk transaksi uang elektronik juga tercatat mengalami pertumbuhan.

Berdasarkan data, kalau sepanjang 2012 ada sebanyak 10 juta kartu dari sisi volume, dengan total kartu 22 juta, maka hingga triwulan III 2017 nilai transaksinya surah mencapai Rp817 miliar dari 66 juta volume transaksi dan 72 juta kartu.

"Sejalan dengan peningkatan penggunaan non tunai, pemerintah juga terus berupaya melindungi masyarakat/nasabah mulai mengharuskan pihak perbankan memberlakukan pengamaman melalui teknologi seperti "chip" untuk kartu kredit, juga mengeluarkan berbagai regulasi," katanya.

Pemerintah juga terus melakukan edukasi dan juga meminta industri perbankan melakukan sosialisasi agar penggunaan non tunai itu semakin meningkat seperti yang sudah lama dijalankan di luar negeri dan masyarakat juga aman.

"Penggunaan non tunai memiliki banyak manfaat mulai praktis, aman, transparan dan akses masyarakat dalam pembayaran lebih luas. Penggunaan non tunai juga menekan biaya pengelolaan uang Rupiah." kata Arief.

Assistant Vice President Transaction Banking Retail Head Bank Mandiri Region I/Sumatera Ary Bramon, menyebutkan, Bank Mandiri terus berupaya meningkatkan layanan transaksi non tunai.

Apalagi, kata dia, sejak transaksi non tunai diluncurkan, tingkat penggunaan sistem itu di nasabah Nank Mandiri cukup besar.

"Oleh karena itu, maka Bank Mandiri juga terus mendukung GNNT seperti mengeluarkan e-toll yang untuk wilayah Medan sudah dikeluarkan sebanyak 46.012 kartu," katanya.

Untuk mempermudah masyarakat mendapatkan kartu itu, Bank Mandiri juga sudah dan terus meningkatkan kerja sama penjualan dan tempat mengisi/menambah saldo e-toll itu.

Pengamat ekonomi Sumut, Wahyu Ario Pratomo menyebutkan, transaksi non tunai dewasa ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehingga dapat dimanfaatkan perbankan dan pihak perusahaan jasa keuangan lainnya.

"Tetapi pemerintah juga harus terus mengeluarkan regulasi- regulasi yang bisa melindungi nasabah agar sistem non tunai itu benar-benar berjalan baik di Indonesia,"kata Wahyu yang Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU) itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Rupiah Guncang, Bunga Melejit: Siap-Siap Dompet Masuk UGD

Rupiah Guncang, Bunga Melejit: Siap-Siap Dompet Masuk UGD

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:19 WIB

Anjlok! Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800! Isu Domestik Sudah Tak Terbendung

Anjlok! Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800! Isu Domestik Sudah Tak Terbendung

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:09 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:54 WIB

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:09 WIB

Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun

Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:16 WIB

Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:22 WIB

4 Cara Isi Saldo BRIZZI Terbaru, Bisa Dari Mana Saja dan Tanpa Perlu Hape

4 Cara Isi Saldo BRIZZI Terbaru, Bisa Dari Mana Saja dan Tanpa Perlu Hape

Bri | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:25 WIB

Terkini

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:00 WIB

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB