Minim Sinergi Antar Kementerian, Program Tol Laut Tidak Efektif

Adhitya Himawan

Kamis, 22 Februari 2018 | 10:50 WIB
Minim Sinergi Antar Kementerian, Program Tol Laut Tidak Efektif
Kapal Tol Laut Logistik Natuna di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (25/10).

Suara.com - Direktur Maritim Research Institute (MARIN Nusantara) Makbul Muhammad mengatakan program Tol Laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sebetulnya bagus secara konsep. Sayangnya ketiadaan sinergi antar kementerian serta antara pemerintah pusat dengan daerah membuat program Tol Laut kurang efektif.

"Sebagai contoh, kapal Tol Laut yang membawa muatan barang dari Pulau Jawa menuju Pulau Papua, banyak yang ketika balik tidak membawa muatan alias kosong," kata Makbul saat dihubungi Suara.com, Kamis (22/2/2018).

Padahal banyak sekali komoditas di Papua yang seharusnya bisa menjadi muatan balik menuju Papua. Mulai dari kopi, kakao, kelapas sawit, dan lain sebagainya. "Sayangnya tidak ada inisiatif dari Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah setempat," ujarnya.

Makbul menegaskan riset Marin Nusantara terhadap evaluasi pelaksanaan program Tol Laut dilakukan di dua daerah. Untuk, Papua riset ini dilaksanakan di Manokwari, Wasior, Nabire, Serui, Biak. Adapun di Nusa Tenggara Timur, riset dilaksanakan di Maumere, Larantuka, Lewoleba, Rote, Sabu dan Waingapu.

Begitu pula banyak ditemui terjadi penyimpangan yang dilakukan oknum-oknum pengusaha ekspedisi yang membuat harga komoditas bahan pokok yang seharusnya bisa turun 30 persen, menjadi cuma turun 10 persen. Misalkan beras yang diangkut dengan kapal Tol Laut, setiba di daerah tujuan kemudian dioplos dengan beras yang diangkut dengan kapal ekspedisi swasta yang biaya angkutnya jauh lebih mahal.

"Masalah seperti ini seharusnya menjadi domain Kementerian Perdagangan. Kementerian Perhubungan kan hanya mengurus pengangkutan barang tersebut saat masuk ke pelabuhan pemberangkatan hingga masuk ke pelabuhan tujuan. Begitu turun dari pelabuhan tujuan, itu menjadi tanggung jawab Kemendag mengawasi peredarannya di pasar," jelasnya.

Oleh sebab itulah Marin Institute mendesak pemerintah segera mengevaluasi program Tol Laut dengan memperkuat sinergi antar Kementerian dan Pemerintah Daerah. Jika hanya mengandalkan Kemenhub, Marin meyakini efektivitas program Tol Laut untuk mengatasi disparitas harga kebutuhan pokok yang besar antara Jawa dengan luar Jawa, terutama Indonesia Timur akan mengalami kegagalan.

Sebagaimana diketahui, Tol Laut merupakan konsep pengangkutan logistik kelautan yang dicetuskan oleh Presiden Jokowi. Program ini bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di nusantara. Dengan adanya hubungan antara pelabuhan-pelabuhan laut ini, maka dapat diciptakan kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok. Selain hal itu, pemerataan harga Logistik setiap barang di seluruh wilayah Indonesia diharapkan bisa terwujud.

Target dari program Tol Laut diantaranya penyediaan 306 lokasi pelabuhan laut di 306 lokasi hingga 2019 dan 103 unit kapal perintis laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasib Penerbangan ke Arab Saudi Setelah Bandara Riyadh Diserang

Nasib Penerbangan ke Arab Saudi Setelah Bandara Riyadh Diserang

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:48 WIB

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, 107 Orang Selamat dan 6 Meninggal

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, 107 Orang Selamat dan 6 Meninggal

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:37 WIB

Usai Ditutup Imbas Abu Vulkanik, Bandara Soetta dan Halim Kembali Beroperasi

Usai Ditutup Imbas Abu Vulkanik, Bandara Soetta dan Halim Kembali Beroperasi

Video | Selasa, 08 September 2026 | 15:30 WIB

Bandara Radin Inten II Dibuka Lagi Usai Lumpuh Akibat Abu Anak Krakatau

Bandara Radin Inten II Dibuka Lagi Usai Lumpuh Akibat Abu Anak Krakatau

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:14 WIB

4 Bandara Bersih dari Abu Vulkanik, Soekarno-Hatta hingga Husein Sastranegara Bisa Segera Dibuka

4 Bandara Bersih dari Abu Vulkanik, Soekarno-Hatta hingga Husein Sastranegara Bisa Segera Dibuka

News | Senin, 07 September 2026 | 16:20 WIB

Anak Perusahaan PT KAI Didakwa Setor Rp1,1 Miliar demi Penuhi Fee Eks Pejabat Kemenhub

Anak Perusahaan PT KAI Didakwa Setor Rp1,1 Miliar demi Penuhi Fee Eks Pejabat Kemenhub

News | Senin, 07 September 2026 | 14:39 WIB

8 Bandara Tutup, 263 Ribu Penumpang Terdampak Aktivitas Anak Krakatau Hari Ini

8 Bandara Tutup, 263 Ribu Penumpang Terdampak Aktivitas Anak Krakatau Hari Ini

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 11:47 WIB

8 Bandara di Tutup Hari Ini Karena Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

8 Bandara di Tutup Hari Ini Karena Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 11:15 WIB

Meski Bandara Dibuka, Pesawat Tetap Tak Boleh Langsung Terbang

Meski Bandara Dibuka, Pesawat Tetap Tak Boleh Langsung Terbang

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:55 WIB

Terkini

Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026

Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Review Film Clayface: Saat Wajah Hilang, Jati Diri Ikut Hancur Total

Review Film Clayface: Saat Wajah Hilang, Jati Diri Ikut Hancur Total

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Arti Mimpi Orang Lain Meninggal Dunia Menurut Islam dan Psikologi

Arti Mimpi Orang Lain Meninggal Dunia Menurut Islam dan Psikologi

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Heboh Trio Wanita Berjilbab Bentangkan Poster Isu Sawit Indonesia Dikirim ke Israel

Heboh Trio Wanita Berjilbab Bentangkan Poster Isu Sawit Indonesia Dikirim ke Israel

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Tangis Pilu Kakak Bobotoh yang Tewas Mengenaskan Usai Nonton Garudayaksa vs Persib

Tangis Pilu Kakak Bobotoh yang Tewas Mengenaskan Usai Nonton Garudayaksa vs Persib

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS, Arus Modal Asing Jadi Beban

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS, Arus Modal Asing Jadi Beban

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Shio Naga Emas Tahun Berapa? Kenali Karakter Unik dan Peruntungannya

Shio Naga Emas Tahun Berapa? Kenali Karakter Unik dan Peruntungannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Masih Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.540.000/Gram

Masih Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.540.000/Gram

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Chery Group Kenalkan Mobo Robot Humanoid Pendamping Keluarga Berteknologi MoAgent

Chery Group Kenalkan Mobo Robot Humanoid Pendamping Keluarga Berteknologi MoAgent

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:30 WIB

×