Rel Ganda Sukabumi - Bogor Bisa Urai Kepadatan Jalur Darat

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 05 April 2018 | 14:07 WIB
Rel Ganda Sukabumi - Bogor Bisa Urai Kepadatan Jalur Darat
Pekerja mengangkat bantalan beton penahan besi rel di lintasan kereta wilayah Cipinang, Jakarta Timur, Selasa,(26/11).

Suara.com - Bupati Sukabumi, Jawa Barat, Marwan Hamami mengatakan pembangunan jalur ganda kereta api Sukabumi-Bogor. Pembangunan infrastruktur ini membantu pengguna moda transportasi darat memangkas waktu tempuh Sukabumi-Jakarta.

"Tentunya progam Presiden RI Joko Widodo membangun jalur ganda KA sangat membantu dalam peningkatan kualitas moda trasportasi darat. Apalagi di jalur utama Sukabumi-Bogor kemacetan selalu terjadi yang dikarenakan jumlah kendaraan meningkat, tetapi akses jalan tetap walaupun ada penambahan, tetapi tidak signifikan," katanya di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (5/4/2018).

Menurutnya, saat ini jika menggunakan kendaraan roda empat maupun lebih dari Sukabumi ke Jakarta bisa memakan waktu enam hingga tujuh jam. Bahkan pada hari-hari tertentu jika terjadi kemacetan, waktu tempuhnya bisa mencapai 12 jam.

Karena itu, dengan pembangunan jalur ganda ini diharapkan bisa mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur utama Sukabumi-Jakarta dan tentunya warga bisa memanfaatkan kereta api sebagai transportasi umum utama.

Lanjut dia, jalur ganda ini pun merupakan impian warga Sukabumi baik kota maupun kabupaten sehingga diharapkan penyelesaian pembangunannya tepat waktu.

"Kami pun dari Pemkab Sukabumi tentunya akan membantun proses berjalannya pembangunan jalur ganda ini, agar proses pengerjaannya tidak tertunda karena hal-hal yang tidak diinginkan," tambah Marwan.

Sementara, salah seorang warga Kota Sukabumi Dina Nurlela mengatakan untuk bepergian ke Jakarta membutuhkan waktu hingga enam sampai tujuh jam sehingga waktu habis di jalan, belum lagi biaya tambahan lainnya.

Walaupun saat ini sudah beroperasi kembali kereta api jurusan Sukabumi-Bogor tetapi jadwal pemberangkatannya terbatas, sehingga harus mengikuti jadwal yang ada.

"Kami berharap jalur ganda ini bisa segera selesai, dan jadwal pemberangkatannya pun harus ditambah agar memudahkan kami sebagai penumpang mendapatkan pelayanan transportasi masal seperti KA," katanya.

Warga lainnya, Evi Silvia warga Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi dirinya sudah lama mendambakan moda trasnportasi umum yang nyaman. Walaupun sudah ada KA tetapi tiketnya terbatas sehingga perlu adanya penambahan kursi dan jadwal pemberangkatan KA.

"Untuk ke Jakarta jika naik angkutan umum seperti bus membutuhkan waktu lama, belum lagi di jalan jika terjadi kemacetan sehingga waktu habis di jalan," tambahnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beton Precast Jadi Solusi Efektif Percepatan Pembangunan Infrastruktur Nasional

Beton Precast Jadi Solusi Efektif Percepatan Pembangunan Infrastruktur Nasional

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 19:00 WIB

BMKG Peringatkan Krisis Pangan Akibat Cuaca Ekstrem, Desak Pembangunan Infrastruktur Tahan Bencana

BMKG Peringatkan Krisis Pangan Akibat Cuaca Ekstrem, Desak Pembangunan Infrastruktur Tahan Bencana

News | Minggu, 28 September 2025 | 10:51 WIB

Pemerataan Pembangunan Infrastruktur hingga ke Wilayah Timur Indonesia

Pemerataan Pembangunan Infrastruktur hingga ke Wilayah Timur Indonesia

Bisnis | Senin, 15 September 2025 | 18:36 WIB

Kuras Anggaran Rp4,1 Triliun, WSKT Ungkap Progres Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Kuras Anggaran Rp4,1 Triliun, WSKT Ungkap Progres Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Bisnis | Sabtu, 06 September 2025 | 11:41 WIB

Bukan Infrastruktur Besar, Daftar Proyek yang Dibangun di Era Pemerintahan Prabowo

Bukan Infrastruktur Besar, Daftar Proyek yang Dibangun di Era Pemerintahan Prabowo

Bisnis | Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:29 WIB

Disebut Tak Masuk Program Prioritas , Apa Saja Infrastruktur yang Dibangun Prabowo di 2026?

Disebut Tak Masuk Program Prioritas , Apa Saja Infrastruktur yang Dibangun Prabowo di 2026?

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 16:04 WIB

ICI 2025, InJourney Dorong Kolaborasi Pembangunan Infrastruktur bagi Aviasi dan Wisata Indonesia

ICI 2025, InJourney Dorong Kolaborasi Pembangunan Infrastruktur bagi Aviasi dan Wisata Indonesia

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 14:47 WIB

WIKA Mulai Rasakan Dampak Ucapan Prabowo

WIKA Mulai Rasakan Dampak Ucapan Prabowo

Bisnis | Senin, 17 Februari 2025 | 17:07 WIB

Alasan Prabowo Ingin Serahkan Proyek Infrastruktur ke Swasta: Lebih Efisien dan Inovatif

Alasan Prabowo Ingin Serahkan Proyek Infrastruktur ke Swasta: Lebih Efisien dan Inovatif

News | Kamis, 16 Januari 2025 | 21:14 WIB

Tepis Kabar Bakal Setop Bangun Infrastruktur, Prabowo: Saya Ingin Memberikan Peran yang Lebih Besar Pada Swasta

Tepis Kabar Bakal Setop Bangun Infrastruktur, Prabowo: Saya Ingin Memberikan Peran yang Lebih Besar Pada Swasta

News | Kamis, 16 Januari 2025 | 18:52 WIB

Terkini

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:55 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:20 WIB

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:02 WIB