Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Tiket Kereta Api Lintas Selatan Jawa Mulai Diburu Pemudik

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 16 April 2018 | 12:02 WIB
Tiket Kereta Api Lintas Selatan Jawa Mulai Diburu Pemudik
Suasana kereta api Parahyangan Jakarta-Bandung. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Tiket kereta api tambahan lebaran lintas selatan Jawa mulai diburu calon penumpang dari arah Jakarta maupun Bandung, kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko.

"Sejak pukul 00.01 WIB tadi, PT KAI (Persero) mulai melayani penjualan tiket KA tambahan lebaran," katanya di Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (16/4/2018).

Ia mengatakan khusus lintas selatan Jawa, terdapat sebanyak 24 perjalanan KA tambahan lebaran yang melintas di wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto dan dilayani oleh 12 kereta api dengan total kapasitas 13.436 tempat duduk per hari.

Dia mengakui jika antusiasme calon penumpang untuk mendapatkan tiket KA tambahan lebaran lintas selatan Jawa sangat tinggi.

Menurut dia, hal itu terlihat dari ketersediaan tiket KA tambahan lebaran lintas selatan Jawa yang mulai menipis untuk beberapa kereta api dan tanggal keberangkatan tertentu.

"Bahkan, berdasarkan pantauan hingga pukul 08.30 WIB, tiket KA tambahan lebaran lintas selatan Jawa untuk beberapa kereta api dan tanggal keberangkatan tertentu telah habis terjual," ujarnya.

Ia mencontohkan tiket KA tambahan lebaran dari arah Gambir tujuan Purwokerto, Kutoarjo, dan kota-kota lainnya di wilayah timur untuk keberangkatan tanggal 13 Juni telah terjual habis.

Sementara tiket KA tambahan lebaran dari arah Pasarsenen tujuan Purwokerto, Kutoarjo, dan kota-kota lainnya di wilayah timur untuk keberangkatan tanggal 11--13 Juni telah terjual habis.

"Bagi calon penumpang yang belum mendapatkan tiket KA tambahan lebaran, kami sarankan untuk mencari alternatif tanggal keberangkatan lainnya yang ketersediaan tiketnya masih banyak," ucapnya.

Ia mengatakan calon penumpang juga bisa kembali mencoba mengecek ketersediaan tiket melalui aplikasi "KAI Access" untuk tanggal keberangkatan yang diinginkan karena tidak menutup kemungkinan tiket KA tambahan lebaran yang sebelumnya telah habis dipesan, akan kembali tersedia.

Menurut dia, kemungkinan tersebut dapat terjadi karena dalam beberapa kasus, calon penumpang yang telah berhasil memesan tiket ternyata tidak segera melakukan pembayaran maksimal satu jam setelah pemesanan sehingga tiketnya hangus.

Dengan demikian, tiket KA tambahan lebaran untuk tanggal keberangkatan tertentu yang sebelumnya telah habis, akan kembali tersedia seiring dengan tidak adanya transaksi pembayaran oleh pemesan sebelumnya.

Disinggung mengenai adanya keluhan dari calon penumpang yang kesulitan mengakses aplikasi "KAI Access", Ixfan mengatakan pada jam-jam tertentu dimungkinkan terjadi peningkatkan lalu lintas (traffic) pengguna aplikasi pemesanan tiket kereta api tersebut.

"Jika menemui kendala tersebut, calon penumpang bisa menggunakan alternatif lain untuk memesan tiket, misalnya melalui laman kai.id atau 'Contact Center 121'. Namun, kami juga akan sampaikan keluhan-keluhan tersebut ke Kantor Pusat PT KAI (Persero)," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

99,9 Persen Tiket Ekonomi PSO Kereta Api Ludes Saat Long Weekend, Eksekutif Masih Banyak Kosong

99,9 Persen Tiket Ekonomi PSO Kereta Api Ludes Saat Long Weekend, Eksekutif Masih Banyak Kosong

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:23 WIB

15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak

15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:18 WIB

Palang Bambu dan HT Patungan, Warga Pertaruhkan Nyawa Jaga Perlintasan Liar

Palang Bambu dan HT Patungan, Warga Pertaruhkan Nyawa Jaga Perlintasan Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:27 WIB

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:24 WIB

Bekasi Timur Berduka, Penumpang Mulai Bangkit dari Trauma

Bekasi Timur Berduka, Penumpang Mulai Bangkit dari Trauma

Video | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:09 WIB

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:49 WIB

Mengapa Kecelakaan Kereta Masih Terjadi di Era Modern? Ini Alasan di Balik Tragedinya

Mengapa Kecelakaan Kereta Masih Terjadi di Era Modern? Ini Alasan di Balik Tragedinya

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:29 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama, Tiket Lama Apakah Masih Berlaku? Ini Penjelasannya

KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama, Tiket Lama Apakah Masih Berlaku? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:58 WIB

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:56 WIB

Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit

Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:14 WIB

Terkini

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:57 WIB

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:53 WIB

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:31 WIB

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:25 WIB

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:23 WIB

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:30 WIB