Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

BI Jateng Siapkan Rp 23,2 Triliun untuk Salam Tempel Lebaran

Iwan Supriyatna

Selasa, 22 Mei 2018 | 07:26 WIB
BI Jateng Siapkan Rp 23,2 Triliun untuk Salam Tempel Lebaran
BI menyediakan layanan mobil kas keliling penukaran uang. (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Besarnya minat masyarakat menukarkan uang baru menjelang Lebaran, membuat Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah menyiapkan uang baru senilai Rp 23,2 triliun.

"Ada kenaikan 14 persen untuk uang baru di lebaran, dikarenakan makin tinggi pula pengupahan THR dan tradisi salam tempel di masyarakat," kata Hamid Ponco Wibowo, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jateng, Senin (21/5/2018).

Untuk memudahkan masyarakat dalam menukar uang baru, BI menyediakan layanan mobil kas keliling penukaran uang salah satunya di komplek GOR Tri Lomba Juang Semarang.

"Kita sediakan mobil kas keliling di seluruh Kantor BI Perwakilan Jateng seperti di Semarang, Tegal, Solo, dan Purwokerto, jadi merata, selain itu kami juga bekerja sama dengan delapan bank umum untuk penukaran uang itu," ujarnya.

Hamid mengatakan, untuk layanan mobil kas keliling dibuka mulai Senin (21/5/218) hingga Kamis (24/5/2018). Sedangkan layanan di kantor perbankan diberikan pada Selasa-Kamis tiap pekannya hingga 7 Juni 2018.

"Tahun ini kami sediakan uang Rp 23,2 triliun untuk Jateng. Untuk Kota Semarang disediakan sekitar Rp 9,6 triliun. Uang ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat saat Lebaran," terangnya.

Untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang baru bagi pemudik yang masuk Jateng dan arah Jatim, BI juga membuka gerai penukaran uang di rest area Tol Ungaran Kabupaten Semarang, pada 5-7 Juni 2018.

"Karena hari terakhir bekerja itu 8 Juni, jadi 5-7 Juni kita buka di rest area Tol Ungaran karena di tanggal itu sudah banyak pemudik yang menuju Jateng dan Jatim, ada libur panjang kurang lebih 11 hari," paparnya.

BI menyiapkan uang Rp 23,2 triliun terdiri dari berbagai pecahan yakni pecahan Rp 5.000, Rp 10.000, dan Rp 50.000.

baca juga

Berdasarkan data 2017, penarikan uang oleh perbankan di Jawa Tengah mencapai Rp 20,28 triliun. Penukaran uang di Jawa Tengah selama periode lebaran 2017 didominasi uang Rp 10.000 sebesar 26 persen, Rp 20.000 sebesar 29 persen, serta Rp 5.000 sebesar 26 persen.

Pihaknya juga mengimbau pada masyarakat untuk tetap bersabar mengantri di tiap gerai mobil kas keliling dan perbankan yang ditunjuk.
Masyarakat juga diminta untuk tidak menukarkan uang pada jasa penukaran uang yang ada dipinggir jalan.

"Tidak dianjurkan penukaran pada jasa penukaran di pinggir jalan. Karena sangat riskan, bisa saja di dalam satu paket itu tidak sampai 100 lembar tapi mungkin saja kurang dan justru malah ada selipan uang palsu," tukasnya. [Adam Iyasa]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:48 WIB

Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat

Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:48 WIB

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:24 WIB

Indeks Keyakinan Konsumen Turun ke 117,8 pada Juni 2026, BI: Masyarakat Masih Optimistis

Indeks Keyakinan Konsumen Turun ke 117,8 pada Juni 2026, BI: Masyarakat Masih Optimistis

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:17 WIB

Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:02 WIB

2 Cara Tukar Uang Rusak di Bank, Bisa Datang Langsung atau Lewat Aplikasi

2 Cara Tukar Uang Rusak di Bank, Bisa Datang Langsung atau Lewat Aplikasi

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:09 WIB

Neraca Perdagangan Indonesia Defisit 1,61 Miliar Dolar AS pada Mei 2026, BI Bakal Lakukan Ini

Neraca Perdagangan Indonesia Defisit 1,61 Miliar Dolar AS pada Mei 2026, BI Bakal Lakukan Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:08 WIB

Inflasi Juni 2026 Naik Jadi 3,34 Persen, Bank Indonesia Pastikan Masih Terkendali

Inflasi Juni 2026 Naik Jadi 3,34 Persen, Bank Indonesia Pastikan Masih Terkendali

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:22 WIB

Cara Menukar Uang Kertas Rupiah yang Rusak, Sobek, hingga Lusuh di Bank Indonesia

Cara Menukar Uang Kertas Rupiah yang Rusak, Sobek, hingga Lusuh di Bank Indonesia

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 11:59 WIB

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:26 WIB

Terkini

Meki Nawipa Luncurkan Program Bangkit Papua Tengah, Fokus Cetak Generasi Unggul

Meki Nawipa Luncurkan Program Bangkit Papua Tengah, Fokus Cetak Generasi Unggul

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:50 WIB

Kalah Taruhan Rp50 Juta, FIFA Dituding Ubah Skenario Juara Piala Dunia 2026

Kalah Taruhan Rp50 Juta, FIFA Dituding Ubah Skenario Juara Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:49 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.940 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

Rupiah Menguat ke Rp17.940 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:47 WIB

Momentum Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.601.000 per Gram

Momentum Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2.601.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:45 WIB

4 Sepatu Lari Terbaik untuk Jarak 5-10K, Nyaman Dipakai Daily Trainer hingga Race

4 Sepatu Lari Terbaik untuk Jarak 5-10K, Nyaman Dipakai Daily Trainer hingga Race

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:43 WIB

Istri Solehah, Kata-kata Antonela Roccuzzo untuk Messi: Kamu Tetap Suami Terbaik

Istri Solehah, Kata-kata Antonela Roccuzzo untuk Messi: Kamu Tetap Suami Terbaik

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:42 WIB

Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia

Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:40 WIB

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:37 WIB

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:32 WIB

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:30 WIB

×