Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Rupiah Melemah, Pemerintah Repot Tentukan Asumsi RAPBN 2019

Reza Gunadha

Rabu, 05 September 2018 | 19:54 WIB
Rupiah Melemah, Pemerintah Repot Tentukan Asumsi RAPBN 2019
Penjelasan RAPBN di media center Jakarta Convention Center (JCC) Hall A yang berada dalam kawasan Gelora Bung Karno (GBK). [Suara.com / Dian HAPSARI]

Suara.com - Kementerian Keuangan RI mengakui sempat kerepotan menetapkan asumsi kisaran nilai tukar Rupiah untuk membuat Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.

Sebab, pergerakan Rupiah yang kekinian cenderung melemah terhadap Dolar Amerika Serikat.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Aksolani mengungkapkan, pemerintah dan DPR awalnya bersepakat asumsi nilai Rupiah untuk RAPBN 2019 adalah Rp 13.700 - Rp 14.000 per 1 Dolar AS. Namun, asumsi tersebut diubah setelah pergerakan Rupiah terus melemah.

"Pada finalisasi nota keuangan, itu pemerintah melakukan penyesuaian yang cepat, bahwa tidak mungkin saat ini memasang perkiraan awal. Kurs rupiah kini sudah Rp 14.500, sehingga pada menit-menit terakhir penyusunan RAPBN 2019 asumsinya menjadi Rp 14.400," kata Askolani di Hotel Mandari Oriental, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Menurut Askolani, penyusunan asumsi Rupiah untuk RAPBN 2019 ini juga mengikuti perkembangan ekonomi global, sehingga pemerintah bisa mengantisipasi jika terjadi gejolak perekonomian internasional tahun depan.

"Saya ingatkan bahwa ini yang harus kami antisipasi. Ini disusun untuk mengakomodasi gejolak ekonomi global. APBN salah satu alat untuk stabilisasi," tutur dia.

Untuk diketahui, asumsi dasar RAPBN 2019 yang disahkan dalam nota keuangan adalah pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh kisaran 5,2 persen - 5,6 persen. Kemudian, inflasi ditargetkan berada pada level 2,5 persen sampai ‎4,5 persen‎.

Selanjutnya, RAPBN 2019 juga dibuat merujuk pada tingkat bunga SPN-3 bulan dalam kisaran 4,6 persen hingga 5,2 persen.

Sementara harga minyak mentah Indonesia dipatok USD 60 hingga paling tinggi USD 70 per barel. Sedangkan untuk lifting minyak bumi kisaran USD 722 ribu sampai USD 805 ribu barel per hari. Terakhir lifting gas bumi berada di kisaran 1,2 - 1,3 juta barel per hari. [Achmad Fauzi]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Melemah, Pertamina Tetapkan Harga Jual BBM

Rupiah Melemah, Pertamina Tetapkan Harga Jual BBM

Bisnis | Rabu, 05 September 2018 | 18:13 WIB

Sandiaga Uno Jual 35 Persen Aset Dolar AS Miliknya

Sandiaga Uno Jual 35 Persen Aset Dolar AS Miliknya

Bisnis | Rabu, 05 September 2018 | 17:00 WIB

Rupiah Anjlok, Timses Yakin Jokowi dan Menterinya Lagi Putar Otak

Rupiah Anjlok, Timses Yakin Jokowi dan Menterinya Lagi Putar Otak

News | Rabu, 05 September 2018 | 16:56 WIB

Rupiah Terus Melemah, Wiranto: Pemerintah Jangan Didesak

Rupiah Terus Melemah, Wiranto: Pemerintah Jangan Didesak

Bisnis | Rabu, 05 September 2018 | 12:02 WIB

Rupiah Melemah, Sandiaga: Jangan Boros dan Kurangi Jalan-jalan

Rupiah Melemah, Sandiaga: Jangan Boros dan Kurangi Jalan-jalan

Bisnis | Rabu, 05 September 2018 | 11:50 WIB

Terkini

GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer

GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:53 WIB

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan

Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang

Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng

Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta

Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?

Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2

Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2

Malang | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen

Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar

Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:35 WIB

×