Array

Survei LSI: Presiden Kuat Akan Stabilkan Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Oktober 2018 | 16:03 WIB
Survei LSI: Presiden Kuat Akan Stabilkan Pertumbuhan Ekonomi
Rilis survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. (Suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melakukan riset terkait keinginan publik terhadap Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019. Hasil riset mereka, mayoritas publik berharap Pemilu 2019 berakhir dengan lahirnya tiga kuat. Yaitu Presiden yang kuat, partai politik yang kuat dan paham kebangsaan yang kuat.

Peneliti LSI, Rully Akbar menyampaikan, mayoritas publik sebanyak 85,6 persen menginginkan Pilpres 2019 berakhir dengan terpilihnya Presiden yang kuat. Kemudian 6,7 persen menyatakan tidak ingin, sisanya menyatakan biasa saja (4,2 persen) dan tidak tahu/tidak jawab 3,5 persen.

“Mengapa publik ingin presiden kuat? Mayoritas, 42,4 persen menyatakan agar Indonesia lebih stabil untuk pertumbuhan ekonomi,” kata Rully dalam konfrensi pers di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis 4/10/2018).

Kemudian, sebanyak 20,4 persen menyatakan agar tidak diperalat oleh sekelompok kepentingan. Sebanyak 15,3 persen menyatakan agar tidak terlalu banyak negosiasi yang tak perlu untuk mengambil keputusan, lalu 13,5 persen menyatakan agar presiden kokoh melindungi keberagaman Indonesia.

Kemudian siapa capres dan cawapres yang berpotensi menang telak? dalam survei ini pasangan Jokowi-Maruf Amin unggul.

“Sebanyak 58,6 persen koresponden menyatakan Jokowi-Ma’ruf Amin (selisih di atas 10 persen). Sebanyak 25,7 menyatakan Prabowo-Sandi akan menang telak,” ujar dia.

Menurut dia, presiden yang kuat adalah yang menang dengan perolehan suara di atas 60 persen. Dan dalam keadaan sekarang yang paling mungkin; Jokowi lebih dianggap mungkin menang di atas 60 persen.

“Jokowi menang di atas 55 persen sudah memadai untuk strong leadership,” kata dia.

Survei LSI ini dilakukan pada tanggal 14-22 September 2018 melalui face to face interview menggunakan kuesioner. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden dan margin of error sebsar +/- 2,9 persen.

Baca Juga: Tim Jokowi Laporkan Hoaks Ratna Sarumpaet ke Bawaslu

Survei dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia. Survei dilengkapi dengan penelitian kualitatis dengan metode analisa media, FGD dan in depth inverview. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI