Tawa dan Tepuk Tangan Warnai Pidato Game of Thrones Jokowi

Iwan Supriyatna

Jum'at, 12 Oktober 2018 | 15:59 WIB
Tawa dan Tepuk Tangan Warnai Pidato Game of Thrones Jokowi
Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan pada Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10). (ANTARA FOTO )

Suara.com - Presiden Jokowi mengibaratkan kondisi perekonomian global dimana hubungan negara ekonomi maju semakin lama semakin terlihat seperti "Game of Thrones".

"Akhir-akhir ini hubungan negara ekonomi maju semakin lama semakin terlihat seperi Game of Thrones. Balance of power dan aliansi negara ekonomi maju sedang mengalami keretakan," kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam sidang pleno tahunan atau Plenary Session Annual Meeting IMF - WB 2018 di Nusa Dua Hal BNDCC, Bali, Jumat.

Menurut dia, lemahnya kerja sama, koordinasi telah menyebabkan banyak masalah seperti peningkatan harga minyak mentah dan kekacauan mata uang yang dialami negara berkembang.

Pengibaratan tersebut mengundang antusiasme para hadirin termasuk Presiden World Bank dan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde yang tampak tersenyum mendengar pidato Presiden.

Presiden Jokowi kemudian menambahkan, dalam serial Game of Thrones sejumlah great houses, great families bertarung hebat satu sama lain untuk mengambil kendali on Thrones.

"Mother of dragons menggambarkan siklus kehidupan perebutan great houses itu bagai sebuah roda besar seiring perputaran roda satu great house tengah berjaya sementara house lain mengalami kesulitan. House lain berjaya dengan menjatuhkan house lainnya," katanya.

Namun Presiden menambahkan, yang mereka lupa ketika great houses sibuk bertarung satu sama lain mereka tidak sadar adanya ancaman besar dari utara.

"Seorang evil winter yang ingin merusak dan meliputi seluruh dunia dengan es kehancuran," kata Presiden yang disambut tepuk tangan dan tawa dari para hadirin.

Menurut Kepala Negara, dengan ancaman evil winter itu akhirnya mereka sadar untuk berpikir bahwa tidak penting lagi siapa yang duduk di Iron Thrones, sebaliknya yang penting adalah kekuatan bersama untuk mengalahkan evil winter.

baca juga

"Agar dunia tidak berubah menjadi tanah tandus, porak poranda yang menyengsarakan kita semua," katanya.

Di hadapan delegasi dan peserta pertemuan IMF - WB, Presiden menegaskan bahwa saat ini semua sedang menghadapi ancaman global yang meningkat.

"Perubahan iklim telah meningkatkan intensitas badai dan topan di AS hingga Filipina. Sampah plastik, plastik di laut telah mencemari pasokan makanan di berbagi tempat. Ancaman global tumbuh pesat itu yang hanya bisa kita tanggulangi jika kita kerja sama," katanya.

Ia mengingatkan terkait pernyataan Sekjen PBB Antonio Guterres dalam panel beberapa hari sebelumnya tentang perubahan iklim dimana waktu sudah mendesak agar semua bertindak dalam skala besar guna mencegah perubahan iklim.

"Kita perlu meningkatkan investasi tahunan global 400 persen energi terbarukan. Kita harus kerja sama menyelamatkan kehidupan bersama," katanya.

Untuk itu, Presiden pun kembali mempertanyakan kepada hadirin apakah ini saat yang tepat untuk rivalitas dan kompetisi atau saat ini waktu yang tepat untuk kerja sama.

"Apakah kita telah terlalu sibuk bersaing dan menyerang satu sama lain sehingga kita gagal menyadari ada ancaman besar yang membayangi kita semua. Apa kita gagal menyadari adanya ancaman besar yang dihadapi negara kaya atau miskin oleh negara besar ataupun kecil," katanya.

Presiden kembali menyebutkan bahwa tahun depan season terakhir Game of Thrones akan disebarluaskan. Pernyataan tersebut kembali mengundang tawa hadirin termasuk Lagarde yang tampak tersenyum.

"Saya bisa perkirakan bagaimana akhir ceritanya. Saya yakin ceritanya akan berakhir dengan pesan moral bahwa konfrontasi dan perselisihan akan mengakibatkan penderitaan bukan hanya bagi yang kalah tapi juga bagi yang menang," katanya.

Ia melanjutnya bahwa ketika kemenangan dirayakan dan kekalahan diratapi baru kemudian keduanya sadar bahwa kemenangan maupun kekalahan dalam perang hasilnya sama yaitu dunia porak poranda.

Menurut Presiden, tidak ada artinya kemenangan yang dirayakan dalam kehancuran, tidak ada artinya memiliki kekuatan ekonomi terbesar di tengah dunia yang tenggelam.

"Saat ini kita masuk season terakhir pertarungan ekspansi ekonomi global yang penuh rivalitas dan persaingan. Bisa jadi suatu situasi genting dibanding krisis finansial 10 tahun lalu," katanya.

Ia pun mengaku sangat bergantung kepada para delegasi yang merupakan insan-insan penting, para pembuat kebijakan fiskal dan moneter dunia untuk menjaga komitmen kerja sama global.

"Saya berharap Bapak Ibu berperan mendorong para pemimpin dunia menyikapi keadaan ini secara tepat," katanya.

Sebab kata dia saat ini diperlukan kebijakan moneter dan fiskal yang mampu menyangga dampak perang dagang destruksi pada pasar.

"Saya harap Bapak Ibu mampu menyerap tenaga dan memetik inspirasi indahnya alam Bali Indonesia untuk menghasilkan kejernihan hati pikiran dalam perbaiki kondisi finansial global untuk kebaikan kita semua," katanya.

Pidato tersebut mendapatkan sambutan yang meriah dari hadirin yang bertepuk tangan ketika Presiden turun dari panggung dan beberapa kalimat di antaranya bahkan telah viral di sosial media. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Harga BBM, PKS: Pemerintah Jokowi Amatiran

Soal Harga BBM, PKS: Pemerintah Jokowi Amatiran

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 11:10 WIB

Kubu Jokowi Tak Rela Tagline Prabowo 'Make Indonesia Great Again'

Kubu Jokowi Tak Rela Tagline Prabowo 'Make Indonesia Great Again'

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 08:43 WIB

Aktivis PGC Against IMF-WB Pidato Protes di Hadapan Direktur IMF

Aktivis PGC Against IMF-WB Pidato Protes di Hadapan Direktur IMF

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 18:26 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×