Praktik Suap Terjadi karena Kerdilnya Mental Pejabat Pemerintahan

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Minggu, 21 Oktober 2018 | 13:58 WIB
Praktik Suap Terjadi karena Kerdilnya Mental Pejabat Pemerintahan
Ilustrasi suap berujung bui. (Shutterstock)

Suara.com - Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda menilai mental-mental kepala daerah terhadap pengembang properti belum disiplin terhadap aturan. Sehingga, hal tersebut banyak melahirkan kasus suap.

Ali berkaca pada kasus suap Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin yang kurang disiplin dalam sistem perizinan properti kepada pengembang. Sehingga, pengembang dalam hal ini PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) berani untuk melakukan praktik suap.

"Kalau mental-mental kepala daerah bagus disiplin aturan ini enggak bakal terjadi," kata Ali saat dihubungi Suara.com, Minggu (21/10/2018).

Ali menuturkan, banyak proyek properti di Indonesia yang terganjal perizinan karena peruntukannya yang bermasalah.

Awalnya, peruntukannya untuk perumahan biasa, tetapi ditengah jalan melebar jadi kawasan hunian yang dilengkapi pusat perkantoran, bisnis dan yang lainnya.

"Kalau yang terganjal karena peruntukannya enggak sesuai, itu yang kadang-kadang bahaya. Kadang mereka mempercepat (dengan suap) ini (kasus suap) yang high-rise building, tapi yang perumahan masih oke (minim suap)," jelas dia.

Kasus suap, tambah Ali, juga terjadi jika kepala daerah memberikan lampu hijau bagi pengembang untuk bisa mempercepat perizinan. Sehingga, hal ini memberikan kesempatan bagi pengembang untuk memuluskan proyek yang dicanangkan sebelumnya.

"Kalau sudah keluar syaratnya itu legal secara izin, meskipun ada masalah peruntukan ya itu izinnya lengkap sebetulnya. Nah celah-celah suap itu yang salah (peruntukan) dibuat benar dengan suap," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Proyek Properti Rawan Praktik Suap

Ini Alasan Proyek Properti Rawan Praktik Suap

Bisnis | Minggu, 21 Oktober 2018 | 12:52 WIB

Model Cantik Steffy Burase Bantah Terima Duit Rp 1 Miliar

Model Cantik Steffy Burase Bantah Terima Duit Rp 1 Miliar

News | Sabtu, 20 Oktober 2018 | 07:00 WIB

Kasus Meikarta, Direksi Lippo Cikarang Mangkir dari Panggilan BEI

Kasus Meikarta, Direksi Lippo Cikarang Mangkir dari Panggilan BEI

Bisnis | Kamis, 18 Oktober 2018 | 18:44 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×