Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Kuartal III 2018, Laba Bersih TBIG Turun 4,1 Persen

Pebriansyah Ariefana | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 12 November 2018 | 18:07 WIB
Kuartal III 2018, Laba Bersih TBIG Turun 4,1 Persen
Pembukaa perdagangan saham 2018 di BEI, Jakarta, Selasa (2/1).

Suara.com - PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) mencatat laba bersih pada kuartal III 2018 sebesar Rp 623,4 miliar. Nilai itu turun 4,1 persen pada periode yang sama tahun lalu Rp 650,1 miliar.

Penurunan laba bersih anak usaha Saratoga Group dan Provident Capital ini disebabkan oleh beban pokok pendapatan yang naik 18,2 persen dari Rp 489,7 miliar pada kuartal III 2017 menjadi Rp 579,2 miliar pada periode yang sama tahun ini.

Kenaikan beban pokok ini disebebkan oleh kenaikan amortisasi sewa lahan dan perizinan dari Rp 171,2 miliar pada kuartal III 2017 menjadi Rp 220,2 miliar pada periode yang sama tahun ini. Selain itu, biaya penyusutan menara juga mengalami kenaikan pada kuartal III 2018 sebesar Rp 162,9 miliar dari Rp 148,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara, kewajiban atau liabilitas perseroan juga naik dari Rp 22,4 triliun pada akhir Desember 2017 menjadi Rp 25,5 triliun pada kuartal III 2018. Ekuitas perseroan juga naik dari Rp 25,5 triliun pada akhir Desember 2017 menjadi Rp 28,9 triliun pada kuartal III 2018.

Akan tetapi, pendapatan perseroan pada kuartal III 2018 naik 6,4 persen menjadi Rp 3,16 triliun. Kenaikan pendapayn ini disumbang setengahnya dari penyewaan Base Transceivert Station (BTS) oleh PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) sebesar Rp 1,42 triliun.

"Kuartal ini, kami melihat peningkatan permintaan yang signifikan dari pelanggan kami untuk menara dan kolokasi. Kami menambahkan 1.133 penyewaan yang terdiri dari 652 site telekomunikasi dan 481 kolokasi secara perhitungan kotor di kuartal ketiga 2018," ujar CEO TBIG Hardi Wijaya Liong, dalam keteranganya, Senin (12/11/2018).

Per 30 September 2018, TBIG memiliki 24.886 penyewaan dan 14.450 site telekomunikasi. Site telekomunikasi milik Perseroan terdiri dari 14.391 menara telekomunikasi dan 59 jaringan DAS. Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 24.827, maka rasio kolokasi (tenancy ratio) Perseroan menjadi 1,73.

"Kuartal ini adalah kuartal terbaik untuk TBIG di tahun 2018 dalam hal pertumbuhan dan penambahan penyewaan tersebut membuat penambahan organik kotor kami sebanyak 2.350 penyewaan untuk sembilan bulan pertama tahun 2018. Kami berharap to melebihi target kami untuk tahun 2018 yang sebesar 2.500 penyewaan," pungkas dia.

Untuk diketahui, TBIG adalah perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi bagi penempatan BTS oleh para operator telekomunikasi di Indonesia. TBIG dimiliki oleh Saratoga Group dan Provident Capital, salah satu perusahaan Sandiaga Uno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Laba Bersih Toyota Mengalami Kenaikan

Laba Bersih Toyota Mengalami Kenaikan

Otomotif | Jum'at, 09 November 2018 | 18:15 WIB

Kuartal III 2018, Cleo Catatkan Laba Bersih Rp 46,84 Miliar

Kuartal III 2018, Cleo Catatkan Laba Bersih Rp 46,84 Miliar

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 12:09 WIB

Kepanikan Pasar Picu Pelemahan IHSG Hari Ini

Kepanikan Pasar Picu Pelemahan IHSG Hari Ini

Bisnis | Kamis, 25 Oktober 2018 | 08:03 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB