Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Jokowi Minta Ekspor Bahan Mentah Hasil Tambang Dihentikan

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 27 November 2018 | 14:50 WIB
Jokowi Minta Ekspor Bahan Mentah Hasil Tambang Dihentikan
Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo berdiskusi dengan masyarakat kreatif Bandung di Simpul Space, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/11). [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengaku hingga saat ini pihaknya masih terus mencari cara agar kondisi perekonomian dan defisit transaksi berjalan yang kian membengkak bisa terkendali.

Salah satu yang tengah digalakkan oleh Jokowi adalah hilirisasi dan industrialisasi. Dimana dua sektor tersebut memiliki peran penting dalam mendongkrak perekonomian.

“Utamanya hasil tambang nggak bisa lagi kirim mentah. Harus dibelokkan entah namanya nikel timah kalau nggak bisa barang jadi tapi 1/2 jadi. Batubara sekarang ini nggak dijual jutaan ton mentah. Hal ini bertujuan untuk menambah nilai perekonomian,” kata Jokowi saat berpidato dalam Forum 100 CEO di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2018).

Menurut Jokowi, para pelaku industri harus memanfaatkan perkembangan teknologi. Pasalnya, perkembangan teknologi yang ada saat ini harus dimanfaatkan untuk menambah nilai perekonomian.

“Kan sudah ada teknologi untuk batubara kelas rendah menengah jadi gas, minyak, karena tekno baru sudah berkembang kenapa kita masih mau ekspor bahan mentah seperti sekarang ini. Harus dihentikan dan berani beralih ke 1/2 jadi atau jadi,” ujarnya.

Dengan begitu, Jokowi meyakini perekonomian dan defisit transaksi berjalan bisa kembali berjalan dengan normal dibandingkan dengan sebelumnya.

Setelah tahap hilirisasi dan industrialisasi berjalan dengan baik. Upaya selanjutanya untuk menekan CAD adalah dengan memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia.

“Kami dorong pendidikan vokasi. Saya ingin 2019 besar-besaran mengubah mind set dari konsumtif produktif, penguatan kapasitas pimpinan kita dalam hadapi revolusi industri 4.0 dari kecamatan Kabupaten, Kota, Provinsi hingga pemerintah pusat harus ada penguatan kapasitas di sini,” ujarnya.

“Harus berubah cara pandang dari sektoral ke keutuhan. Nggak akan bisa lompat maju kalau cara pikir sektoral seperti yang kita lihat. Banyak bangun agen transformasi perubahan begini cepatnya,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesan Jokowi ke Pengusaha : Dalam Kesempitan Ada Kesempatan

Pesan Jokowi ke Pengusaha : Dalam Kesempitan Ada Kesempatan

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 14:30 WIB

Jokowi Hanya Berharap Ada Keajaiban Antara AS dan Cina

Jokowi Hanya Berharap Ada Keajaiban Antara AS dan Cina

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 13:21 WIB

Jokowi Ditertawakan Tawar Tol Bakaheuni - Palembang Rampung April

Jokowi Ditertawakan Tawar Tol Bakaheuni - Palembang Rampung April

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 12:25 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×