Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Indonesia Syariah Fair Ditutup, 845 UMKM Ajukan Pinjaman Dana

Fabiola Febrinastri

Senin, 10 Desember 2018 | 12:00 WIB
Indonesia Syariah Fair Ditutup, 845 UMKM Ajukan Pinjaman Dana
Indonesia Syariah Fair (Insyaf), di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (29/11/2018). (Dok: LPDB-KUMKM)

Suara.com - Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), Braman Setyo, resmi menutup pameran Indonesia Syariah Fair (Insyaf), di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (29/11/2018). Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut tercatat sebanyak 846 UMKM yang mengajukan permohonan dana bergulir, dengan total nilai Rp216 miliar.

"Ini sangat luar biasa memberikan dampak positif, karena pelaku usaha sangat membutuhkan pembiayaan dana bergulir dari LPDB," kata Braman, dalam sambutan penutupan.

Ia menambahkan, pihaknya akan melibatkan lembaga perantara, seperti koperasi, modal ventura, dan multi finance untuk menindaklanjuti permohonan pembiayaan dari para UMKM. LPDB-KUMKM membuka dua skema pembiayaan bagi UMKM, yakni konvensional dengan kisaran bunga antara 4,5-7 persen pertahun, dan syariah dengan sistem bagi hasil 70:30.

"Kalau memang UKM (konvensional) sudah punya legalitas atau badan hukum bisa langsung mengajukan, tapi kalau tidak punya, UMKM bisa mengajukan melalui lembaga perantara," pungkas Braman.

Dalam Insyaf 2018, LPDB-KUMKM mengadakan table top one on one yang menghadirkan para pelaku UMKM dari sejumlah asosiasi dan lembaga pembiayaan, maupun lembaga penjaminan. Maka tak heran Insyaf 2018 ini disebut sebagai ajang edukasi, dimana pelaku usaha diberikan pemahaman lebih jauh tentang dana bergulir LPDB-KUMKM, termasuk tata cara pengajuan pembiayaan.

"Banyak edukasi yang diberikan kepada pelaku usaha. Oleh karena itu saya berharap,  acara ini selain mereka (UMKM) bisa mengajukan akses pembiayaan LPDB, UMKM yang sudah eksis bisa lebih besar lagi, sehingga bisa naik kelas," katanya.

Pasca Insyaf, LPDB akan berkolaborasi, diantaranya dengan kementerian/lembaga, perusahaan BUMN, dan Dekranas untuk memperbanyak penyerapan dana bergulir. Dari target penyaluran dana bergulir 2018 sebesar Rp1,2 triliun, Braman memperkirakan bisa tercapai sekitar 80 persen atau sebesar Rp1 triliun hingga pertengahan Desember.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM, Jaenal Aripin, mengatakan, para pelaku UMKM yang mengajukan permohonan dana bergulir saat Insyaf akan mendapat privilage dari LPDB-KUMKM. Pihaknya bahkan sudah bekerja sama dengan lembaga keuangan untuk menindaklanjuti permohonan UMKM.

"Ada privilage. Kita akan dorong, kalau perorangan kita sudah kerja sama dengan lembaga keuangan. Kalau pembiayaan syariah harus tunggu perubahan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) insyaallah 2019," ungkap Jaenal.

baca juga

Insyaf 2018 mendapat apresiasi dari sejumlah stakeholders yang hadir. Meski baru pertama kali diselenggarakan, Insyaf mampu menjadi forum yang dinamis, karena mendudukan para pelaku usaha dari level ultra mikro, hingga skala besar dengan lembaga keuangan bank dan non bank dalam satu forum yang sama.

Insyaf dipertimbangkan untuk dijadikan sebagai agenda rutin setiap tahun.

"Jadi ada value yang diperoleh dari acara Insyaf ini, yang dari awal tidak kita prediksi. Dengan adanya Insyaf,  kita mampu mempertemukan pelaku UMKM, mulai dari yang ultra mikro sampai atas, maupun lembaga keuangan dalam satu forum bersama," ujar Jaenal bangga.

"Kedua, dengan adanya Insyaf, UMKM mulai mengetahui akses pembiayaan dari lembaga keuangan bank maupun lembaga keuangan bukan bank, termasuk LPDB yang sebelumnya mereka tidak tahu, ataupun kalau mau tapi takut. Maka dengan Insyaf ke depan, mereka punya harapan bisa akses permodalan dari LPDB," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LPDB-KUMKM Berkomitmen Salurkan Dana Bergulir Tahun 2024 Sebesar Rp 1,85 Triliun, Sektor Riil Jadi Fokus

LPDB-KUMKM Berkomitmen Salurkan Dana Bergulir Tahun 2024 Sebesar Rp 1,85 Triliun, Sektor Riil Jadi Fokus

Bisnis | Selasa, 02 April 2024 | 20:47 WIB

Peningkatan Layanan dan Integritas Jadi Fokus LPDB-KUMKM dengan Tetapkan Core Values BerAkhlak

Peningkatan Layanan dan Integritas Jadi Fokus LPDB-KUMKM dengan Tetapkan Core Values BerAkhlak

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2024 | 12:40 WIB

LPDB-KUMKM Dukung Program Hilirisasi Komoditas Pangan dari Koperasi Sektor Riil

LPDB-KUMKM Dukung Program Hilirisasi Komoditas Pangan dari Koperasi Sektor Riil

Bisnis | Jum'at, 29 September 2023 | 13:45 WIB

Terkini

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB