Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Kalah Saingan, Samsung Tutup Pabrik Smartphone di Cina

Dythia Novianty | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 13 Desember 2018 | 07:59 WIB
Kalah Saingan, Samsung Tutup Pabrik Smartphone di Cina
Ilustrasi Samsung. [Shutterstock]

Suara.com - Produsen ponsel pintar atau smartphone Samsung Electronic akan menghentikan operasional salah satu pabrik smartphone-nya di Cina. Hal ini setelah perusahaan mengalami penurunan penjualan di negeri Tirai Bambu.

Selain itu, perusahaan asal Korea ini juga kalah saing dengan smartphone lokal setempat seperti Huawei. Hal ini juga terlihat dari penurunan pangsa pasar jadi 1 persen pada Kuartal I 2018.

"Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi di fasilitas produksi kami, Samsung Electronics membuat keputusan sulit untuk menghentikan operasi pabrik Tianjin Electronics Electronics Samsung," ujar Manajemen Samsung seperti dilansir dari Reuters, Kamis (13/12/2018).

Rencananya, Samsung akan menutup pabrik di Tianjin pada akhir tahun ini. Sekitar 2.600 pekerja akan terdampak dari penutupan pabrik tersebut.

Meski begitu, Samsung akan memberikan kompensasi kepada karyawan, sekaligus memindahkan ke pabrik Samsung lainnya.

Pabrik Tianjin di Tianjin memproduksi 36 juta ponsel per tahun dan pabrik Huizhou menghasilkan 72 juta unit, sementara dua pabrik Samsung di Vietnam digabungkan menghasilkan 240 juta unit per tahun.

"Cina tetap merupakan pasar penting bagi Samsung dan kami secara aktif berpartisipasi dalam kebijakan ekonomi Cina dengan mendorong pertumbuhan dalam industri komponen," kata manajemen Samsung.

Kini, Samsung akan fokus membangun industri di berbiaya rendah seperti Vietnam dan India untuk produksi. Namun, Samsung akan tetap mengoperasikan pabrik telepon Cina lainnya di Huizhou, di provinsi selatan Guangdong.

"Samsung tidak perlu tinggal di Cina karena meningkatnya biaya tenaga kerja dan pangsa pasar Cina yang hampir tidak ada. Mereka bisa menjadi lebih baik di India dan Vietnam," kata seorang analis senior di Hyundai Motor Securities Greg Roh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Canggih, Samsung Kembangkan Koneksi Vehicle to Everything

Canggih, Samsung Kembangkan Koneksi Vehicle to Everything

Otomotif | Selasa, 11 Desember 2018 | 17:00 WIB

Penasaran Tampilan Samsung Galaxy S10?

Penasaran Tampilan Samsung Galaxy S10?

Tekno | Senin, 10 Desember 2018 | 16:00 WIB

Canggih: Samsung Tanam Ponselnya ke Motor Listrik Bolid E

Canggih: Samsung Tanam Ponselnya ke Motor Listrik Bolid E

Otomotif | Jum'at, 07 Desember 2018 | 15:30 WIB

Samsung Garap Motor Listrik, Begini Jadinya

Samsung Garap Motor Listrik, Begini Jadinya

Otomotif | Jum'at, 07 Desember 2018 | 11:25 WIB

Samsung Ketahuan Pakai Hasil Jepretan DSLR di Iklan Galaxy A8 Star

Samsung Ketahuan Pakai Hasil Jepretan DSLR di Iklan Galaxy A8 Star

Tekno | Rabu, 05 Desember 2018 | 19:24 WIB

Bocoran Samsung Galaxy M yang Akan Gantikan Keluarga Galaxy J

Bocoran Samsung Galaxy M yang Akan Gantikan Keluarga Galaxy J

Tekno | Sabtu, 17 November 2018 | 14:46 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB