Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Cerita Epy Kusnandar Belajar Buka Usaha Ayam Keramas dari Kang Mus

Iwan Supriyatna, Ismail

Rabu, 16 Januari 2019 | 10:44 WIB
Cerita Epy Kusnandar Belajar Buka Usaha Ayam Keramas dari Kang Mus
Aktor Epy Kusnandar berpose saat berkunjung di kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Selasa (8/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Epy Kusnandar diam-diam mengambil contoh kehidupan dari seorang Kang Mus perannya di film Preman Pensiun untuk bisa membuka bisnis di kehidupan nyata.

Epy Kusnandar mengaku, Kang Mus merupakan sosok yang gigih menjalankan bisnis, meski banyak halangan dan rintangan tetap semangat menjalani bisnisnya.

"Dalam ceritanya kan Kang Mus memang tidak punya latar belakang bisnis. Ia adalah mantan preman yang sudah menyatakan pensiun. Ia tidak bisa mengandalkan hidup dari menjadi preman. Akhirnya belajar untuk berbisnis produksi kicimpring," ungkap Epy Kusnandar saat ditemui di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, beberapa waktu yang lalu.

Lelaki 54 tahun itu mengaku tidak bisa mengandalkan dunia entertain sebagai penghasilan utamanya.

"Preman Pensiun mengajarkan saya untuk berpikir bisnis sebagai usaha mendapatkan penghasilan," imbuh Epy Kusnandar.

Saat ini, aktor yang turut aktif di dunia teater itu mengaku memiliki bisnis kuliner sebuah kedai penjualan berlabel Ayam Keramas.

"Sebenarnya ayam keremes, cuma kan diplesetin jadi ayam keramas. Bisnis kecil-kecilan dulu sih, ya kantin, warung yang sampai sekarang masih buka, masih jalan," tutur Epy Kusnandar sambil tersenyum.

Epy Kusnandar sadar betul, banyak tantangan dalam menjalani bisnisnya. Apa lagi saat ini dia masih tergolong baru menjalani bisnis kuliner tersebut.

"Pingin dibesarin, tapi perlahan dulu. Membesarkan usaha kan perlu banyak faktor, ada modal, tenaga kerja, bahan baku dan waktu yang cukup juga," ujar Epy Kusnandar.

baca juga

Ia juga bersyukur, mendapatkan peran sebagai Kang Mus di Preman Pensiun yang karakternya begitu kuat. Hal tersebut pun berimbas pada usaha dan kesehariannya.

"Banyak yang kenalnya ayamnya Kang Mus bukan Epy Kusnandar. Tapi, nggak apa-apa jadi lebih terkenal," ujar Epy Kusnandar.

‎Selain berbisnis, Epy Kusnandar saat ini sedang disibukan dengan promo film terbarunya, Preman Pensiun. Film yang merupakan lanjutan dari versi serial televisi itu dijadwalkan hadir di bioskop Tanah Air mulai 17 Januari 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Interview: Denny Firdaus Pensiun Jadi Preman Gara-Gara Sinetron

Interview: Denny Firdaus Pensiun Jadi Preman Gara-Gara Sinetron

Entertainment | Minggu, 13 Januari 2019 | 10:00 WIB

Ridwan Kamil Sebut Film Preman Sangat Receh dan Menghibur

Ridwan Kamil Sebut Film Preman Sangat Receh dan Menghibur

Entertainment | Minggu, 13 Januari 2019 | 06:30 WIB

Epy Kusnandar Terpikir Bikin Yayasan untuk Anak Aa Jimmy

Epy Kusnandar Terpikir Bikin Yayasan untuk Anak Aa Jimmy

Entertainment | Sabtu, 12 Januari 2019 | 18:44 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB