Array

Tingkatkan Layanan Navigasi Penerbangan, AirNav Anggarkan Rp 2,6 Triliun

Iwan Supriyatna Suara.Com
Rabu, 20 Februari 2019 | 18:43 WIB
Tingkatkan Layanan Navigasi Penerbangan, AirNav Anggarkan Rp 2,6 Triliun
Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto (kanan mengenakan kaos) dan Kepala Otortitas Bandar Udara Wilayah VI Padang Agoes Soebagio. (Dokumen: AirNav Indonesia)

Suara.com - Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau yang lebih dikenal AirNav Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan navigasi penerbangan dalam rangka merangkai konektivitas Nusantara melalui transportasi udara.

Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto menyebut, untuk tahun 2019 ini pihaknya menganggarkan Rp 2,6 triliun untuk meningkatkan layanan navigasi penerbangan di seluruh cabang AirNav Indonesia baik di bandara-bandara besar maupun perintis.

“Kami mengalokasikan anggaran investasi sebesar Rp 2,6 triliun untuk 290 program peningkatan layanan navigasi penerbangan di seluruh cabang AirNav Indonesia. Investasi ini meningkat dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp 1,9 triliun,” kata Novie, Rabu (20/2/2019).

Dijelaskannya, investasi tersebut ditujukan untuk modernisasi peralatan CNS-A (Communication, Navigation, Surveillance dan Automation) dan peningkatan kualitas personel layanan navigasi penerbangan.

Adapun anggaran yang dialokasikan untuk peralatan communication adalah sebesar Rp 260,4 miliar, navigation Rp 113,5 miliar, surveillance Rp 222 miliar, automation Rp 1,1 triliun, mechanical & electrical Rp 71,4 miliar serta building & supporting Rp 779,7 miliar.

“Dalam mengantisipasi pertumbuhan traffic penerbangan, kualitas layanan navigasi penerbangan akan kami tingkatkan bukan hanya di bandara-bandara besar, tetapi juga bandara yang lebih kecil hingga bandara-bandara perintis. Papua misalnya, tahun ini kami meluncurkan 45 program senilai Rp 245,5 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2018 lalu senilai Rp 156 miliar,” ujarnya.

Novie memaparkan beberapa program besar yang dikerjakan oleh AirNav Indonesia pada tahun 2019 antara lain adalah pembangunan menara pengendali lalu lintas penerbangan (ATC Tower) di New International Yogyakarta Airport (NYIA), Banjarmasin, Solo, Ilaga, Wamena, Palu, Silangit, Bengkulu, Letung, Muara Teweh, Dekai dan Sintang.

Lalu peremajaan dan upgrade ADS-B (Automatic Dependent Surveillance Broadcast) di sejumlah bandara, A-SMGCS (Advanced-Surface Movement Guidance and Control System) level 2 di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, penambahan mobile tower, serta 3D ATC simulator dan surveillance simulator.

Seluruh program investasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan layanan navigasi penerbangan secara merata di seluruh ruang udara Indonesia.

Baca Juga: Kemenhub: Masih Ada Masyarakat yang Belum Sadar Keselamatan Penerbangan

Layanan navigasi penerbangan yang diberikan oleh AirNav Indonesia sepanjang tahun 2018 mendapatkan predikat excellent dari maskapai penerbangan yang beroperasi di Indonesia.

“Kami mengapresiasi salah satu mitra strategis kami yaitu Indonesia National Air Carriers Association (INACA) yang telah memberikan predikat excellent untuk layanan navigasi penerbangan,” tutur Novie.

Kepala Otortitas Bandar Udara Wilayah VI, Padang, Agoes Soebagio mengatakan, konektivitas udara menjadi salah satu elemen penting penggerak roda ekonomi di suatu daerah.

Pihak otoritas bandar udara selalu mengimbau kepada para stakeholder penerbangan untuk dapat mengedepankan safety, security, services dan compliance.

“Pertumbuhan traffic penerbangan seperti di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Bandara Sultan Thaha, Jambi, Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu dan Bandar Udara H. A. S. Hanandjoeddin, Tanjung Pandan terus meningkat setiap tahunnya. Demi memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara, kami terus bersinergi bersama seluruh operator industri penerbangan termasuk AirNav Indonesia, untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan sesuai dengan tugas dan fungsinya,” pungkas Agoes.

(Muslimin)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI